Marak Kasus Keracunan Jajanan Sekolah, Pemkab Cirebon Bentuk Satgas Gabungan

- Redaksi

Kamis, 9 November 2017 - 19:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RakyatJabarNews.com, Cirebon – Maraknya kasus anak yang keracunan setelah jajan di lingkungan sekolah membuat Pemerintah Daerah Kabupaten Cirebon akan membentuk Satgas dari Dinas Kesehatan dan Dinas Pendidikan untuk menghindari terulangnya keracunan yang menimpa anak-anak di sekolah.

Istri Bupati Cirebon Ayu Sunjaya bersama Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Cirebon Hi. Eni sesusai menghadiri Acara Lomba Cuci tangan di Puskesmas Astana Japura mengatakan bahwa dirinya sangat prihatin atas musibah keracunan yang menimpa anak anak di sekolah baru baru ini.

Baca Juga :  Pondasi Jembatan Greged Longsor, Ini kata Pihak PUPR Kabupaten Cirebon

“Kami prihatin atas musibah keracunan yang menimpa anak-anak di Desa Muara Kecamatan Suranenggala. Dan kami akan menggandeng Dinas Pendidikan dan Dinas Kesehatan akan membentuk Satgas Gabungan untuk memantau jajanan tidak sehat yang beredar di lingkungan sekolah,” jelas Ayu.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ditambahkan Ayu Sunjaya, untuk menghindari terulangnya Kejadian serupa, maka dirinya mengimbau kepada para orang tua untuk memberikan bekal dari rumah.

Baca Juga :  MH Laporkan Kaesang Atas Dugaan Ujaran Kebencian di Youtube

Sedangkan menurut Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Cirebon Hj. Eni mengatakan akan menindaklanjuti hasil uji laboratorium dari sampel makanan yang telah membuat anak-anak keracunan massal.

“Kami menunggu hasil uji laboratorium dari sample makanan yang meracuni anak anak Sekolah dan kami akan mensosialisasikan makanan yang berbahaya kepada anak anak di sekolah,” jelasnya.

Baca Juga :  Ketua Komisioner Panwas akan Tindak Tegas Kuwu dan PNS yang Bermain Money Politik

Ditambahkan Eni, sekarang sedang menunggu hasil lab dan pada minggu ini akan ada hasil, sehingga ke depan pihaknya akan memantau makanan yang berbahaya supaya tidak beredar di masyarakat.

“Kami juga ada jejaring promkes dan kesling yang akan turun untuk sosialisasi kepada masyarakat dan sekolah-sekolah. Dan kami sekarang sedang menunggu hasil laboratorium dan untuk pengusaha nakal akan ditindak tegas,” pungkasnya.(Juf/RJN)

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Disdamkarmat Kabupaten Bekasi Turunkan Kekuatan Penuh Hadapi Kebakaran Gudang Limbah
Pasien Dirawat di Rumah Sakit, Tim Adminduk Cikarang Pusat Jemput Bola Rekam E-KTP ke Ruang Perawatan
Pemkab Bekasi Bidik Pajak Air Tanah, Ribuan Perusahaan Siap Diawasi
Sapi Kurban Presiden 1,2 Ton Tiba di Jatiasih, Warga Sambut Haru
Keren! Warga Tambun Sulap Minyak Jelantah Jadi Dana Posyandu dan Kegiatan Sosial
Bapenda Bekasi Apresiasi PLN Cikarang Tertib Setor PPJ
SPMB 2026 Kota Bekasi, Pemkot Pastikan Semua Anak Bisa Sekolah
Ketua DPRD Kota Bekasi Dukung Program Literasi Digital JMSI Bekasi Raya
Tag :

Berita Terkait

Minggu, 31 Mei 2026 - 23:00 WIB

Disdamkarmat Kabupaten Bekasi Turunkan Kekuatan Penuh Hadapi Kebakaran Gudang Limbah

Jumat, 29 Mei 2026 - 10:12 WIB

Pasien Dirawat di Rumah Sakit, Tim Adminduk Cikarang Pusat Jemput Bola Rekam E-KTP ke Ruang Perawatan

Jumat, 29 Mei 2026 - 10:05 WIB

Pemkab Bekasi Bidik Pajak Air Tanah, Ribuan Perusahaan Siap Diawasi

Rabu, 27 Mei 2026 - 17:59 WIB

Sapi Kurban Presiden 1,2 Ton Tiba di Jatiasih, Warga Sambut Haru

Selasa, 26 Mei 2026 - 14:40 WIB

Keren! Warga Tambun Sulap Minyak Jelantah Jadi Dana Posyandu dan Kegiatan Sosial

Berita Terbaru