Marak Kasus Keracunan Jajanan Sekolah, Pemkab Cirebon Bentuk Satgas Gabungan

- Redaksi

Kamis, 9 November 2017 - 19:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RakyatJabarNews.com, Cirebon – Maraknya kasus anak yang keracunan setelah jajan di lingkungan sekolah membuat Pemerintah Daerah Kabupaten Cirebon akan membentuk Satgas dari Dinas Kesehatan dan Dinas Pendidikan untuk menghindari terulangnya keracunan yang menimpa anak-anak di sekolah.

Istri Bupati Cirebon Ayu Sunjaya bersama Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Cirebon Hi. Eni sesusai menghadiri Acara Lomba Cuci tangan di Puskesmas Astana Japura mengatakan bahwa dirinya sangat prihatin atas musibah keracunan yang menimpa anak anak di sekolah baru baru ini.

Baca Juga :  Dua ABG Menjadi Korban Tabrak Lari di Pantura

“Kami prihatin atas musibah keracunan yang menimpa anak-anak di Desa Muara Kecamatan Suranenggala. Dan kami akan menggandeng Dinas Pendidikan dan Dinas Kesehatan akan membentuk Satgas Gabungan untuk memantau jajanan tidak sehat yang beredar di lingkungan sekolah,” jelas Ayu.

Ditambahkan Ayu Sunjaya, untuk menghindari terulangnya Kejadian serupa, maka dirinya mengimbau kepada para orang tua untuk memberikan bekal dari rumah.

Baca Juga :  Volume Lalu Lintas Transaksi Keluar Jakarta Melalui Bandara Soekarno-Hatta Meningkat 8,67%

Sedangkan menurut Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Cirebon Hj. Eni mengatakan akan menindaklanjuti hasil uji laboratorium dari sampel makanan yang telah membuat anak-anak keracunan massal.

“Kami menunggu hasil uji laboratorium dari sample makanan yang meracuni anak anak Sekolah dan kami akan mensosialisasikan makanan yang berbahaya kepada anak anak di sekolah,” jelasnya.

Baca Juga :  Merasa Dicurangi, Pendukung Calon Tak Terpilih Mendemo

Ditambahkan Eni, sekarang sedang menunggu hasil lab dan pada minggu ini akan ada hasil, sehingga ke depan pihaknya akan memantau makanan yang berbahaya supaya tidak beredar di masyarakat.

“Kami juga ada jejaring promkes dan kesling yang akan turun untuk sosialisasi kepada masyarakat dan sekolah-sekolah. Dan kami sekarang sedang menunggu hasil laboratorium dan untuk pengusaha nakal akan ditindak tegas,” pungkasnya.(Juf/RJN)

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pemkab Bekasi Buka Beasiswa S1 untuk 100 Putra-Putri Berprestasi, Pendaftaran Dimulai 27 Juli
Open Dumping TPST Bantargebang Ditargetkan Berakhir pada 2029
Sensus Ekonomi 2026, Plt Bupati Bekasi Dorong Sinkronisasi BLK dengan Kebutuhan Industri
BPS, Kemenaker, dan Kemenperin Perkuat Kolaborasi Menuju Sensus Ekonomi 2026
Camat Cibitung Encun Sunarto: Masukan Kepala Desa dan BPD Jadi Bahan Penyempurnaan Raperda Desa
Pramono Tegaskan Komitmen Wujudkan Jakarta sebagai Kota Ramah Anak
Wawali Harris Bobihoe Ajak Siswa Baru SMAN 10 Bekasi Bangun Karakter dan Raih Prestasi
Pemkab Bekasi Dorong Penguatan Koperasi pada Peringatan Harkopnas ke-79
Tag :

Berita Terkait

Jumat, 24 Juli 2026 - 21:51 WIB

Pemkab Bekasi Buka Beasiswa S1 untuk 100 Putra-Putri Berprestasi, Pendaftaran Dimulai 27 Juli

Kamis, 23 Juli 2026 - 06:20 WIB

Open Dumping TPST Bantargebang Ditargetkan Berakhir pada 2029

Selasa, 21 Juli 2026 - 18:44 WIB

Sensus Ekonomi 2026, Plt Bupati Bekasi Dorong Sinkronisasi BLK dengan Kebutuhan Industri

Selasa, 21 Juli 2026 - 18:01 WIB

BPS, Kemenaker, dan Kemenperin Perkuat Kolaborasi Menuju Sensus Ekonomi 2026

Selasa, 21 Juli 2026 - 07:15 WIB

Camat Cibitung Encun Sunarto: Masukan Kepala Desa dan BPD Jadi Bahan Penyempurnaan Raperda Desa

Berita Terbaru

Kerjasama Hubungi Kami