Pondasi Jembatan Greged Longsor, Ini kata Pihak PUPR Kabupaten Cirebon

- Redaksi

Kamis, 1 Maret 2018 - 19:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RakyatJabarNews.com, Cirebon – Kondisi jembatan Sungai Bakom di Desa Greged semakin mengkhawatirkan. Dengan kondisi curah hujan tinggi dalam bulan ini, sepertiga pada pondasi penyangga jembatan sudah tergerus abrasi akibat hujan dan banjir beberapa hari ini. Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Kabupaten Cirebon yang menangani pemeliharaan jalan jembatan pun tidak bisa berbuat banyak.

Kabid Pemeliharaan Jalan dan Jembatan Dinas PUPR Kabupaten Cirebon Teti, membenarkan jika banyak jembatan yang rusak dan memerlukan perbaikan, baik dalam bentuk perawatan maupun pembangunan jembatan baru yang sudah tidak layak lagi.

Baca Juga :  Ahmad Hadadi : Guru Non PNS dalam Proses pencairan

Robohnya jembatan di Desa Gumulung Lebak menjadi contoh di mana ketidakberdayaan pihak Dinas PUPR Kabupaten Cirebon dalam mengantisipasi putusnya akses mobilitas warga di desa setempat. Dikatakan Teti bahwa sebagai pelaksanaan pemeliharaan jalan dan Jembatan hanya sebagai eksekutor dalam pelaksanaan saja.

“Untuk kebijakan ada di Pemerintah Daerah dan Legislatif dalam masalah anggaran untuk pembangunan. Di Dinas PUPR Kabupaten Cirebon sendiri sangat minim jika dibandingkan dengan cakupan luas jalan dan banyaknya jembatan yang harus dipelihara,” jelasnya saat ditemui awak media di kantornya di Talun, Kabupaten Cirebon, Kamis (1/3).

Masih menurut Teti, dalam satu tahun anggaran hanya mampu 5 sampai 6 jembatan saja yang bisa diperbaiki. Sedangkan banyak infrastruktur yang sangat perlu perbaikan sesui pelaporan dari masing-masing UPT yang tersebar di Kabupaten Cirebon.

Baca Juga :  Tri: Program Pemagangan Mandiri Sangat Penting Sekali

Lanjut Teti, untuk pembangunan jembatan yang bentangan lebih dari 6 meter, memerlukan anggaran yang besar. Dan khususnya untuk jembatan yang di Desa Gumulung Lebak, sudah diajukan ke Dinas PUPR Provinsi Jawa Barat.

“Untuk jembatan darurat pun akan dibantu oleh Dinas dari Provinsi,” pungkasnya.(Ymd/RJN)

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

PSEL TPA Burangkeng Bekasi Siap Dilelang, Target Operasi 2028
Jangan Abaikan! Ini 5 Poin Penting dari Plt Bupati Bekasi untuk Pemerintahan Desa
Pemkab Bekasi Perkuat Perlindungan Anak di Ruang Digital
Plt Bupati Bekasi Ajak Mahasiswa Kolaborasi Bangun Daerah, DPRD Siap Kawal Aspirasi
Dua Skema Atasi Sampah Burangkeng
Pemkab Bekasi Terapkan WFH 50% untuk ASN
Wawali Bekasi Jenguk Korban Ledakan Cimuning, 2 Orang Dirawat di ICU
Wawalkot Bekasi Resmikan SPKLU Ultra Fast Charging di Summarecon Mall

Berita Terkait

Selasa, 14 April 2026 - 20:21 WIB

PSEL TPA Burangkeng Bekasi Siap Dilelang, Target Operasi 2028

Selasa, 14 April 2026 - 11:33 WIB

Jangan Abaikan! Ini 5 Poin Penting dari Plt Bupati Bekasi untuk Pemerintahan Desa

Rabu, 8 April 2026 - 07:09 WIB

Pemkab Bekasi Perkuat Perlindungan Anak di Ruang Digital

Senin, 6 April 2026 - 17:05 WIB

Plt Bupati Bekasi Ajak Mahasiswa Kolaborasi Bangun Daerah, DPRD Siap Kawal Aspirasi

Senin, 6 April 2026 - 12:17 WIB

Dua Skema Atasi Sampah Burangkeng

Berita Terbaru

Rapat koordinasi rencana pembangunan PSEL di TPA Burangkeng yang diikuti jajaran Pemerintah Kabupaten Bekasi bersama Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara secara daring di Command Center Diskominfosantik, Selasa (14/4/2026).

Pemerintahan

PSEL TPA Burangkeng Bekasi Siap Dilelang, Target Operasi 2028

Selasa, 14 Apr 2026 - 20:21 WIB

Anda Kurang Beruntung !