Pondasi Jembatan Greged Longsor, Ini kata Pihak PUPR Kabupaten Cirebon

  • Whatsapp

RakyatJabarNews.com, Cirebon – Kondisi jembatan Sungai Bakom di Desa Greged semakin mengkhawatirkan. Dengan kondisi curah hujan tinggi dalam bulan ini, sepertiga pada pondasi penyangga jembatan sudah tergerus abrasi akibat hujan dan banjir beberapa hari ini. Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Kabupaten Cirebon yang menangani pemeliharaan jalan jembatan pun tidak bisa berbuat banyak.

Kabid Pemeliharaan Jalan dan Jembatan Dinas PUPR Kabupaten Cirebon Teti, membenarkan jika banyak jembatan yang rusak dan memerlukan perbaikan, baik dalam bentuk perawatan maupun pembangunan jembatan baru yang sudah tidak layak lagi.

Bacaan Lainnya

Robohnya jembatan di Desa Gumulung Lebak menjadi contoh di mana ketidakberdayaan pihak Dinas PUPR Kabupaten Cirebon dalam mengantisipasi putusnya akses mobilitas warga di desa setempat. Dikatakan Teti bahwa sebagai pelaksanaan pemeliharaan jalan dan Jembatan hanya sebagai eksekutor dalam pelaksanaan saja.

“Untuk kebijakan ada di Pemerintah Daerah dan Legislatif dalam masalah anggaran untuk pembangunan. Di Dinas PUPR Kabupaten Cirebon sendiri sangat minim jika dibandingkan dengan cakupan luas jalan dan banyaknya jembatan yang harus dipelihara,” jelasnya saat ditemui awak media di kantornya di Talun, Kabupaten Cirebon, Kamis (1/3).

Masih menurut Teti, dalam satu tahun anggaran hanya mampu 5 sampai 6 jembatan saja yang bisa diperbaiki. Sedangkan banyak infrastruktur yang sangat perlu perbaikan sesui pelaporan dari masing-masing UPT yang tersebar di Kabupaten Cirebon.

Lanjut Teti, untuk pembangunan jembatan yang bentangan lebih dari 6 meter, memerlukan anggaran yang besar. Dan khususnya untuk jembatan yang di Desa Gumulung Lebak, sudah diajukan ke Dinas PUPR Provinsi Jawa Barat.

“Untuk jembatan darurat pun akan dibantu oleh Dinas dari Provinsi,” pungkasnya.(Ymd/RJN)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *