Laka Maut di Cipali Dorong Kemenhub Evaluasi Standar Armada dan Pengemudi

- Redaksi

Selasa, 18 Juni 2019 - 23:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RJN, Majalengka– Kecelakaan maut di Tol Cipali KM 150.900 yang merenggut 12 nyawa serta puluhan korban luka menyita perhatian Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi.

Peristiwa tersebut, kata Budi, mendorong Kemenhub untuk melakukan evaluasi, terutama terkait standar armada dan pengemudi.

Kecelakaan di Tol Cipali sejauh ini berdasarkan penyelidikan sementara kepolisian disebabkan oleh aksi penyerangan yang dilakukan seorang penumpang bus Safari kepada sopir.

Baca Juga :  Harhubnas Tingkat Prov Jabar, Dishub Kota Bekasi Raih Juara 1 Lomba Yel Yel dan Juara III Paduan Suara

“Kecepatan tidak boleh lebih dari 100 kilometer per jam, kondisi kendaraan dan pengemudi harus baik dan sehat,” ungkap Budi Karya Sumadi saat meninjau kesiapan BIJB Kertajati , Selasa (18/6/2019).

Baca Juga :  Wali Kota Bekasi Membuka Acara Ngabring Ka Sakola ( NGABASO ) Di CFD Kota Bekasi

Pihaknya juga akan melakukan koordinasi dengan Kementerian PUPR selaku otoritas yang menangani keadaan dan fasilitas penunjang jalan seperti marka jalan, penerangan jalan umum dan lain sebagainya.

“Melihat isu keselamatan merupakan suatu keharusan. Karena perhubungan sangat bersinergi dengan sarananya yang dalam hal ini jalan yang dikelola oleh kementerian PU,” terangnya.

Baca Juga :  Tesona Premium Iced Tea Tebar Pesona di CFD Bekasi

Dikatakan Budi, Tol Cipali yang belum memiliki median jalan atau pembatas antara lajur A dan lajur B akan dilaporkan kepada Kementerian PU.

“Kita sudah instruksikan kepada Ditjen Darat, untuk berkoordinasi dengan Kementerian PUPR,” sebutnya. 

(kki/rjn)

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Jiovanno: Tujuan Revisi Tutup Celah Hukum
Balita 2 Tahun Tewas di Bekasi, Paman Kandung Jadi Terduga Pelaku, Polisi Selidiki Dugaan Gangguan Jiwa
500 Personel Gabungan Amankan Eksekusi Rumah di Medan Satria Bekasi, Situasi Berjalan Kondusif
Misteri Kematian WNA Korea di Bekasi, Polisi Temukan Luka Benda Tajam dan Tumpul
Masjid Baitul Makmur Cibitung Gelar Kurban 15 Hewan, Warga RW 016 Gotong Royong
Balita 2 Tahun Tewas di Kontrakan Jatirangga Bekasi, Polisi Selidiki Penyebabnya
Bapenda Kabupaten Bekasi Tegaskan Nilai Rp1 Juta per Meter Bukan Ketentuan Wajib dalam Perhitungan BPHTB
Polres Metro Bekasi Ringkus 25 Bandit Motor, 23 Motor Curian Berhasil Disita

Berita Terkait

Kamis, 9 Juli 2026 - 14:47 WIB

Jiovanno: Tujuan Revisi Tutup Celah Hukum

Rabu, 3 Juni 2026 - 16:53 WIB

Balita 2 Tahun Tewas di Bekasi, Paman Kandung Jadi Terduga Pelaku, Polisi Selidiki Dugaan Gangguan Jiwa

Rabu, 3 Juni 2026 - 16:36 WIB

500 Personel Gabungan Amankan Eksekusi Rumah di Medan Satria Bekasi, Situasi Berjalan Kondusif

Jumat, 29 Mei 2026 - 18:16 WIB

Misteri Kematian WNA Korea di Bekasi, Polisi Temukan Luka Benda Tajam dan Tumpul

Rabu, 27 Mei 2026 - 17:23 WIB

Masjid Baitul Makmur Cibitung Gelar Kurban 15 Hewan, Warga RW 016 Gotong Royong

Berita Terbaru

Kerjasama Hubungi Kami