oleh

Lagi, Desa Babakan Cirebon Dihebohkan Penangkapan Terduga Teroris

RJN, Cirebon– Warga Kecamatan Babakan dihebohkan dengan fenomena penangkapan terduga teroris tepatnya di Desa Babakan Gebang Kecamatan Babakan Kabupaten Cirebon, pada Selasa (4/9/2018) sore sekitar pukul 17:00. Puluhan pengguna jalan yang kebetulan melintas dan warga setempat awalnya kaget melihat iring-iringan mobil polisi dengan sirine yang terus dibunyikan.

Kontan, kabar ini langsung tersebar luas melalui media sosial facebook lengkap dengan foto di lokasi. Salah satu netizen yang mengunggah kabar tersebut yakni Babe Prawira. Dalam ulasannya, Ia menuliskan sebuah status beserta foto kerumunan warga di lokasi. “Babakan Gebang tiba-tiba ramai digemparkan oleh team Densus 88 yang menggerebek sebuah rumah yang diduga teroris penembakan polisi di Tol Kanci. (Saat) penggeledahan dilakukan, (polisi) berhasil menemukan bom, pistol tulup, dan blati,” tulisnya.

Netizen lainnya, Lintang Pangkih menuliskan: “Kaya Bancakan Babakan ana Teroris”. Ia pun menerangkan bahwa ada tetangga rekannya yang ditangkap oleh Densus 88. “Benar, makanya rame banget banyak polisi densus. Rumahnya (pelaku-red) depan rumah Mba Windy,” tulisnya dalam status dan komen secara berbalasan.

Istri terduga teroris yang diketahui bernama MU. Ia mengaku shock dan tidak menyangka bahwa suaminya MU yang diamanakan polisi adalah terduga teroris yang ramai diperbincangkan belakangan ini. “Tadi polisi datang ke rumah dan memeriksa bagian dalam rumah. Lalu polisi bilang ke saya, ‘Suami Ibu sudah diamankan’. Saya juga kaget pas ada polisi datang ke rumah saya. Soalnya suami saya pamit berangkat kerja ke Jakarta. Kata suami, ada yang mengajak kerja sebagai tukang pangkas rambut di Jakarta. Saya shock mendengar dari polisi suami saya diamankan, tidak tahu permasalahannya apa,” ucap istri terduga.

Sementara itu, Kuwu Babakan Gebang Yeni Setiati saat dikonfirmasi membenarkan adanya peristiwa itu. “Tadi puluhan polisi kayanya dari Densus 88. Ada dua pelaku yang sudah ditangkap yang satu MU warga kami, yang satunya RZ warga pendatang,” ulas Kuwu. Ia menjelaskan, pertama kali polisi mendatangi tempat pangkas rambut milik MU, lalu mendatangi rumah mertua MU selanjutnya ke rumah RZ di Perum BBI,” terang Yeni, seraya menegaskan bahwa sore tadi tidak ada warganya yang diamanakan di Desa Babakan Gebang. Kedua pelaku yang disebutkan diatas sudah diamankan polisi di tempat lainnya.

“Tadi saya sempat tanya ke Densus, peran MU sebagai apa? Lalu pak polisi jawab, dia salah satu pelaku penembakan polisi,” ujarnya. Di Babakan kata dia, polisi hanya mengamankan sejumlah barang bukti seperti gunting, peluru, dan dokumen (buku).

Kabid Humas Polda Jabar, KBP Turnoyudho saat dikonfirmasi terkait peristiwa penggerebekan Densus 88 di Desa Babakan Gebang, Kab Cirebon, hanya menjawabnya singkat. “Tidak ada data di saya, yah,” jawabnya singkat. Kuat dugaan, penggerebekan dilakukan langsung oleh Densus 88 dari Mabes Polri-Jakarta.(red/RJN)

Komentar

News Feed