Aksi Unras Karyawan Dan Dosen Unswagati Cirebon Kepada Pihak Yayasan, Ini Tuntutannya

- Redaksi

Selasa, 26 September 2017 - 19:33 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🎯 Promosikan Bisnis Anda di rakyatjabarnews.com
Hubungi Kami !

RakyatJabarNews.com, Cirebon – Aksi unjuk rasa karyawan dan dosen Yayasan Pendidikan Swadaya Gunung Jati, yang menuntut tiga pejabat struktural yayasan dicopot dari jabatannya mendapat sambutan positif dari pihak yayasan.

Ketua Yayasan Pendidikan Swadaya Gunung Jati, Dadang Sukandar Kasidin, menandatangani surat pernyataan yang dibubuhi materai untuk merespons tuntutan para karyawan dan dosen, Selasa (26/09).

Dalam surat tersebut, Dadang Sukandar Kasidin menyebutkan, dirinya selaku Ketua Yayasan Pendidikan Swadaya Gunung Jati menimbang tiga hal.

Pertama atau poin β€˜A’ berupa surat dari Kopertis Wilayah IV tanggal 11 September 2017 terkait prosedur bantuan tenaga Pegawai Negeri Sipil (PNS), yang intinya menerangkan ada kesalahan prosedur pada pengangkatan Prof Dr Suherli Kusmana, M.Pd sebagai Wakil Ketua Yayasan

Baca Juga :  Rumah Nenek Saenah Dibakar Anaknya, Kok Bisa?

Poin β€˜B’ yakni dorongan luhur dari para staf atau karyawan dan dosen Unswagati sekaligus menuntut agar aturan dan prosedur harus dijalankan di lembaga pendidikan Unswagati.

Sedangkan poin β€˜C’ menyebutkan, pengurus yayasan lain, seperti Hj Djuariah, SH, MH dan Hj Dharliana tidak dapat membantu atau memberikan nilai positif untuk kemajuan Yayasan Pendidikan Swadaya Gunung Jati sebagaimana yang diharapkan.

Baca Juga :  RS Siloam Hospitals Bekasi Timur di Resmikan Oleh Walikota Bekasi

Dengan pertimbangan-pertimbangan itu, Dadang Sukandar Kasidin selaku Ketua Yayasan Pendidikan Swadaya Gunung Jati memberhentikan Prof Dr Suherli Kusmana Mpd dari jabatan Wakil Ketua Yayasan Pendidikan Swadaya Gunung Jati dan mengembalikannya kepada Kopertis Wilayah IV.

Dadang Sukandar Kasidin juga memberhentikan Hj Djuariah dan Hj Dharliana dari masing-masing jabatannya, yakni Sekretaris dan Bendahara Yayasan Pendidikan Swadaya Unswagati.(juf/RJN)

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Abu Vulkanik Anak Krakatau Jadi Perhatian, Pemkot Bekasi Bagikan Masker
APINDO Cirebon Ingatkan Polemik PT Yihong Novatex Jangan Digiring Jadi Opini
HUT ke-105, RSD Gunung Jati Perkuat Layanan Rujukan
OTT Rektor Jadi Alarm, Prof Sugianto Soroti Integritas dan Tata Kelola Kampus
Bukan Sekadar Lomba Cerpen, 15 Pelajar Bekasi Berebut Juara dan Karya Mereka Bakal Dibukukan
Harris Bobihoe Sidak SDN 05 Rusak Puting Beliung
Siswa Cuma 46 Orang, Sekolah Ini Tetap Dapat Bantuan CSR PT LX Pantos
1.300 Pramuka Garuda Dikukuhkan, 74 Kontingen Kota Bekasi Siap Guncang Jambore Nasional

Berita Terkait

Selasa, 8 September 2026 - 15:27 WIB

Abu Vulkanik Anak Krakatau Jadi Perhatian, Pemkot Bekasi Bagikan Masker

Rabu, 2 September 2026 - 12:25 WIB

APINDO Cirebon Ingatkan Polemik PT Yihong Novatex Jangan Digiring Jadi Opini

Selasa, 1 September 2026 - 06:44 WIB

HUT ke-105, RSD Gunung Jati Perkuat Layanan Rujukan

Selasa, 1 September 2026 - 06:34 WIB

OTT Rektor Jadi Alarm, Prof Sugianto Soroti Integritas dan Tata Kelola Kampus

Kamis, 27 Agustus 2026 - 19:12 WIB

Bukan Sekadar Lomba Cerpen, 15 Pelajar Bekasi Berebut Juara dan Karya Mereka Bakal Dibukukan

Berita Terbaru

Pengunjung melihat produk dan teknologi industri yang dipamerkan dalam GIFA Indonesia dan METEC Indonesia 2026 di JIExpo Kemayoran, Jakarta, Rabu (9/9/2026). Pameran ini diikuti lebih dari 260 eksibitor dari 19 negara dan menampilkan berbagai solusi teknologi untuk industri logam dan manufaktur.

Jakarta

GIFA Indonesia dan METEC Indonesia 2026 Resmi Dibuka

Rabu, 9 Sep 2026 - 12:23 WIB