Kota Bekasi Raih Sertifikat Kota Bebas Frambusia Tingkat Nasional

- Redaksi

Jumat, 8 Maret 2024 - 21:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Penyerahan sertifikat tersebut digelar di Ballroom Hotel Sahid Jaya, Jakarta Pusat yang dihadiri langsung oleh Menteri Kesehatan RI Budi Gunadi Sadikin dan Deputi Perwakilan Organisasi Kesehatan Dunia/World Health Organization untuk Indonesia Dr. Momoe Takeuchi, pada Rabu (06/03/2024).

i

Penyerahan sertifikat tersebut digelar di Ballroom Hotel Sahid Jaya, Jakarta Pusat yang dihadiri langsung oleh Menteri Kesehatan RI Budi Gunadi Sadikin dan Deputi Perwakilan Organisasi Kesehatan Dunia/World Health Organization untuk Indonesia Dr. Momoe Takeuchi, pada Rabu (06/03/2024).

Di tahun 2023, terdapat 99 Kabupaten/Kota yang mendapatkan Sertifikat Bebas Frambusia, khususnya di Provinsi Jawa Barat yang mendapatkan sertifikat tersebut adalah, yakni Kota Bekasi, Kota Bogor, Kota Bandung, Kota Depok, Kabupaten Karawang, Kabupaten Subang dan Kabupaten Bogor.

Frambusia dikenal juga sebagai frambesia tropica atau patek. Penyakit ini bisa menular melalui kontak langsung dengan ruam pada kulit yang terinfeksi. Pada awalnya, frambusia hanya akan menyerang kulit. Namun, seiring berjalannya waktu, penyakit ini juga dapat menyerang tulang dan sendi.

Baca Juga :  Ini Dia, 3 Aspirasi Jurnalis Bekasi Terhadap DPRD Kota Bekasi Yang Harus Direalisasikan

Atas raihan tersebut, Pj. Wali Kota Bekasi Gani Muhamad memberikan apresiasi kepada semua pihak yang terlibat dan sungguh-sungguh dalam menjalankan komitmen kerjanya sehingga Kota Bekasi dinyatakan Bebas Frambiusis.

Baca Juga :  Pj. Wali Kota Bekasi Hadiri Maulid Akbar Nabi Muhammad SAW oleh YPI Daarut Tauhid

“Raihan ini merupakan wujud kolaborasi dan sinergitas yang tangguh antara Dinas Kesehatan bersama pemangku di wilayah baik Camat dan Lurah serta seluruh Tenaga Medis di Kota Bekasi untuk gencar melakukan langkah preventif dan solutif dalam penanganannya,” ungkap Gani Muhamad.



Baca Juga :  IPAL TPA Burangkeng Disorot, Pemerhati Lingkungan Nilai Belum Penuhi Prinsip AMDAL

Gani Muhamad pun mengucapkan terima kasih atas dukungan besar masyarakat yang telah bersama-sama berjuang melawan penyakit tersebut dan Ia pun berpesan, “tetap terapkan pola hidup bersih dan sehat di lingkungan tempat tinggal masing-masing, lengkapi dengan asupan makanan yang sehat, sehingga cita-cita Indonesia Sehat dapat terwujud di masa depan,” pungkasnya.

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tanggapi Aspirasi Pegawai, Perumda Tirta Bhagasasi Pastikan Layanan Air Tetap Normal
1.564 Anggota BPD Dilantik, Asep Surya Atmaja Tegaskan Netralitas dan Kolaborasi Desa
Asep Sebut SK Anggaran Pilkades Sudah Ditandatangani, Pemkab Bekasi Siapkan Rp59 Miliar
Tri Adhianto Tinjau Relokasi Pedagang Pasar Baru, Pemkot Siapkan Kanopi dan Eskalator
Sensus Ekonomi 2026, Plt Bupati Bekasi Dorong Sinkronisasi BLK dengan Kebutuhan Industri
BPS, Kemenaker, dan Kemenperin Perkuat Kolaborasi Menuju Sensus Ekonomi 2026
Enam Hari Aniaya dan Sekap Kekasih, Pria di Bekasi Ditangkap Saat Kabur ke Matraman
DKI Jakarta Mulai Hentikan Open Dumping di TPST Bantargebang, Terapkan Controlled Landfill

Berita Terkait

Rabu, 22 Juli 2026 - 15:09 WIB

Tanggapi Aspirasi Pegawai, Perumda Tirta Bhagasasi Pastikan Layanan Air Tetap Normal

Rabu, 22 Juli 2026 - 14:30 WIB

1.564 Anggota BPD Dilantik, Asep Surya Atmaja Tegaskan Netralitas dan Kolaborasi Desa

Rabu, 22 Juli 2026 - 12:33 WIB

Asep Sebut SK Anggaran Pilkades Sudah Ditandatangani, Pemkab Bekasi Siapkan Rp59 Miliar

Selasa, 21 Juli 2026 - 21:45 WIB

Tri Adhianto Tinjau Relokasi Pedagang Pasar Baru, Pemkot Siapkan Kanopi dan Eskalator

Selasa, 21 Juli 2026 - 18:01 WIB

BPS, Kemenaker, dan Kemenperin Perkuat Kolaborasi Menuju Sensus Ekonomi 2026

Berita Terbaru