Korban Penganiayaan Dengan Modus Cincin di Bandung

- Redaksi

Senin, 19 Maret 2018 - 17:28 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🎯 Promosikan Bisnis Anda di rakyatjabarnews.com
Hubungi Kami !

RakyatJabarNews.com, Bandung– Ratu Shella Rickie Ferdinansyah (21) mahasiswi semester akhir salah satu perguruan tinggi di Bandung, menjadi korban penganiayaan dengan modus dipasang cincin oleh  orang tak  dikenal.

Menurut  penuturan ayah dari Ratu, Rickie Ferdiansyah, saat kejadian anaknya itu langsung meluncur ke rumah sakit terdekat untuk membuka cincin perak yang dipasang secara tiba-tiba oleh pria tak dikenal.

Baca Juga :  Terkait Isu Penganiayaan Ustad, Ini Klarifikasi Polres Cirebon

“Saat kejadian anak saya langsung ke Rumah sakit yang secara kebetulan dekat dengan mall. Namun saat di RS yang pertama yakni menyatakan bahwa jari tangan anak saya harus diamputasi,” jelas Rickie di Mapolrestabes , Senin (19/3/2018).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Selanjutnya, anaknya ke RS Advent, karena di RS Melinda harus diamputasi.

Baca Juga :  Viral, Satpol PP Kota Bandung Memukuli PKL

“Saat di RS Advent pun sama jawaban pihak RS harus melalukan amputasi jari tangan,” paparnya.

Melihat hal itu, anaknya menghubungi ibunya, dan langsung ke RS Hasan Sadikin.

“Setelah menelpon ibunya, lalu ke RSHS, dan Alhamdulillah bisa ditangani,” paparnya.

Ia membeberkan, meski harus melakukan proses mengambil cincin dengan tang untuk baja, anaknya pasrah.

“Daripada harus diamputasi, ya pasrah saja dengan dibongkar cincinnya menggunakan tang baja untuk alat pertukangan,” terang Rickie.

Baca Juga :  Polres Metro Bekasi Kota Ungkap Penganiayaan Terhadap Anggota Dishub

Kata Rickie, kondisi Ratu pasca kejadian di mall istana plaza sendiri, saat ini sudah pemulihan psikologis.

“Tadinya agak trauma dan takut ketemu orang, sekarang sudah pemulihan. Untuk luka dijarinya hanya memar dan bengkak saja, tak ada jahitan,” pungkasnya. (one/RJN)

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Jelang Hadapi Persik, PERSIB Dapat Kabar Baik soal Beckham dan Gakuto
PrimeBiz Hotel Cikarang Dukung NTSC 2026, Perkuat Kompetensi Generasi Hospitality
Maxim Unity Fest Meriahkan Bandung Indah Plaza, Hadirkan Hiburan dan Doorprize
E-Waste Bisa Jadi Kuota Internet? Teknologi Ini Hadir di ITB
Vonis Ade Kuswara Ditunda, Sidang Perkara Korupsi Digelar 14 September
GIIAS Bandung 2026 Hadirkan 19 Merek, Ada 5 Merek Baru
Otomotif di Jabar Tertinggi Nasional, GIIAS Bandung 2026 Resmi Digelar
Persib Hajar Sabah FC 3-0, Umpan Notsuda Bikin Gol Ini Jadi Sorotan

Berita Terkait

Minggu, 18 Oktober 2026 - 15:13 WIB

Jelang Hadapi Persik, PERSIB Dapat Kabar Baik soal Beckham dan Gakuto

Selasa, 13 Oktober 2026 - 22:06 WIB

PrimeBiz Hotel Cikarang Dukung NTSC 2026, Perkuat Kompetensi Generasi Hospitality

Senin, 5 Oktober 2026 - 13:52 WIB

Maxim Unity Fest Meriahkan Bandung Indah Plaza, Hadirkan Hiburan dan Doorprize

Selasa, 15 September 2026 - 20:27 WIB

E-Waste Bisa Jadi Kuota Internet? Teknologi Ini Hadir di ITB

Senin, 7 September 2026 - 20:22 WIB

Vonis Ade Kuswara Ditunda, Sidang Perkara Korupsi Digelar 14 September

Berita Terbaru

Wali Kota Bekasi Tri Adhianto mengikuti ekspos pembangunan manajemen talenta ASN bersama Badan Kepegawaian Negara (BKN) di Kantor BKN RI, Rabu (21/10/2026), sebagai upaya memperkuat profesionalisme dan kinerja aparatur di lingkungan Pemkot Bekasi.

Pemerintahan

Tri Adhianto Matangkan Manajemen Talenta ASN

Rabu, 21 Okt 2026 - 21:30 WIB