Kertajati Dirumorkan Bakal Jadi DOB, Ini Tanggapan Bupati Majalengka

- Redaksi

Sabtu, 7 September 2019 - 17:00 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🎯 Promosikan Bisnis Anda di rakyatjabarnews.com
Hubungi Kami !

RJN, Majalengka – Rumor Kecamatan Kertajati dan sekitarnya bakal jadi daerah otonomi baru (DOB) bergulir dan ramai dibahas masyarakat di Kabuapaten Majalengka. Bahkan, kabarnya usulan Kertajati jadi DOB sudah sampai ke anggota DPD RI.

Menanggapi isu tersebut, Bupati Majalengka Karna Sobahi menyebutkan kondisi geografis Kabupaten Majalengka tak memungkinkan jika ‘dibelah’ jadi kota dan kabupaten. Untuk diketahui, Majalengka memiliki luas wilayah 1.204,24 km per segi, dengan 26 kecamatan dan terdapat 319 desa, dan 13 kelurahan.

Namun begitu, Bupati Karna Sobahi juga tak memungkiri kemungkinan wilayah di Majalengka jadi DOB cukup terbuka. “Ya, suatu saat bisa saja terjadi nanti. Dengan perkembangan pesat di kabupaten Majalengka,” ungkap Karna Sobahi saat ditemui usai kegiatan sapa warga desa Cipulus kecamatan Cikijing, Sabtu (7/9/2019).

Karna juga tidak membantah jika saat ini di Majalengka sudah ada wilayah yang menjadi pusat pengembangan seperti kecamatan Kadipaten. Ditambah lagi dengan pertumbuhan industri yang ada di wilayah timur Majalengka dampak dari relokasi industri Bandung raya.

“Sudah terpetakan wilayah timur seperti Kertajati, Jatitujuh, Kadipaten, Jatiwangi sudah masuk ke pusat pengembangan wilayah,” jelasnya.

Baca Juga :  Jelang Bulan Puasa, Bupati Majalengka Ajak Masyarakat Turunkan Suhu Politik

Namun disebutkan Bupati, pihaknya masih fokus dalam membranding Majalengka sebagai kabupaten pariwisata dan penerbangan dan belum memikirkan kajian tentang adanya DOB tersebut.

“Kalau kajian belum sampai kesana, tapi besar kemungkinan apalagi sekarang geliat pembangunan mengarah kesana (wilayah timur),” tukasnya.

Sementara itu akademisi dari kota angin Majalengka, Sudibyo mengatakan, sepakat bahwa Kertajati memang harus memisahkan diri dari Majalengka. Menurutnya, ada lima daerah di Jawa Barat yang rencananya membentuk daerah otonom baru (DOB).

Pembentukan DOB baru itu pun dinilai penting karena melihat dari jumlah penduduk yang tidak sebanding dengan jumlah kota/kabupaten di Jawa Barat.

Baca Juga :  Putus Rantai Penyebaran Covid, Empat Elemen Lakukan Penyemprotan Disinfektan

“Saat ini, jumlah penduduk di Jawa Barat mencapai 50 juta orang. Sementara jumlah kota/kabupaten hanya 27 wilayah,” terangnya.

Menurutnya, saat ini Pemprov Jawa Barat tengah menunggu pencabutan moratorium DOB oleh pemerintah pusat. Seluruh pengajuan kelima induk pemekaran sudah disampaikan kepada pemerintah pusat.

“Untuk Kecamatan Kertajati juga kabarnya sudah disampaikan, tetapi keputusan itu tetap dari pemerintah pusat. Tetapi intinya harus sudah siap soal kelengkapan syarat dan administrasi dari induk pemekaran tersebut,” tuntasnya.

(red/rjn)

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Abu Vulkanik Anak Krakatau Jadi Perhatian, Pemkot Bekasi Bagikan Masker
Kota Bekasi Peringkat 6 Wilayah Terinovatif Indonesia
Jalan Ditutup, Warga Terdampak! Komisi III Desak Pengembang Punya Akses Sendiri
Komisi III DPRD Kabupaten Bekasi Panggil Fajar Paper, Pastikan Perizinan Pengolahan Limbah Lengkap
8.000 PPPK Kota Bekasi Tuntaskan Orientasi, Tri Adhianto Tekankan Kualitas Pelayanan
Demi Keselamatan Siswa, Akses SMAN 20 Bekasi Dibongkar dan Diperlebar 8 Meter
HUT ke-105, RSD Gunung Jati Perkuat Layanan Rujukan
BPBD Kabupaten Bekasi Kirim 20 Ton Bantuan ke NTT

Berita Terkait

Selasa, 8 September 2026 - 15:27 WIB

Abu Vulkanik Anak Krakatau Jadi Perhatian, Pemkot Bekasi Bagikan Masker

Senin, 7 September 2026 - 16:35 WIB

Kota Bekasi Peringkat 6 Wilayah Terinovatif Indonesia

Senin, 7 September 2026 - 16:04 WIB

Jalan Ditutup, Warga Terdampak! Komisi III Desak Pengembang Punya Akses Sendiri

Senin, 7 September 2026 - 15:09 WIB

Komisi III DPRD Kabupaten Bekasi Panggil Fajar Paper, Pastikan Perizinan Pengolahan Limbah Lengkap

Rabu, 2 September 2026 - 22:44 WIB

8.000 PPPK Kota Bekasi Tuntaskan Orientasi, Tri Adhianto Tekankan Kualitas Pelayanan

Berita Terbaru