Bekasi – Dinas Lingkungan Hidup (DLH ) melalui Kepala Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Wilayah II, Adi Suryana menjelaskan sebanyak tujuh (7) armada truck yang dimana satu (1) truck berisi 5 personil dengan total keseluruhan sebanyak 35 personil yang di turunkan pada pengawasan Pembongkaran Bangunan Liar (Bangli) di Desa Sumberjaya, Kecamatan Tambun Selatan, pada Rabu (30/4/2025).
“Kita armada truck 7 ya, masing-masing armada berisi 5 orang, jadi total 35 orang dengan armada 7 truck yang kita turunkan pada pembongkaran bangunan liar hari ini di Tambun Selatan,” katanya saat dikonfirmasi langsung di lapangan.
Kendati begitu, Adi memaparkan sesuai arahan Camat Tambun Selatan nantinya UPTD Wilayah II akan membersihkan hancuran-hancuran puing bangunan usai semuanya selesai dilakukan pembongkaran.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Dirobohkan saja dulu, setelah pemerataan diangkat puing atau sampah-sampahnya,” jelasnya
“Sisa-siaa bongkaran kita dari UPTD nantinya akan mengangkat puing atau sampah-sampah nantinya kita buang ke Griya Asri yang sudah ditentukan bersama,” sambungnya.
Dalam informasi tambahan, Kepala UPTD Wilayah II juga mengatakan saat ini kondisi Kali Jambe yang berada di Tambun Selatan menjadi perhatian khusus dengan kondisi tumpukan-tumpukan sampah.
“Kalau untuk Kali, di Kali Jambe yaa jadi perhatian khusus kita kondisi tumpukan-tumpukan sampahnya parah,” katanya.
“Kita juga punya tim Biawak kita namakan, kita lakukan pembersihan sampah 2 hari sekali,” tutupnya. (*)









