Viral Siswa Gagal Masuk SMPN Bekasi, Dinas Pendidikan Beri Penjelasan: Siswi Berdomisili di Kabupaten

- Redaksi

Minggu, 6 Juli 2025 - 06:31 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🎯 Promosikan Bisnis Anda di rakyatjabarnews.com
Hubungi Kami !

Bekasi – Menanggapi viralnya video seorang siswi SD yang mengungkapkan kekecewaannya karena tidak dapat masuk ke Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) di Kota Bekasi, Dinas Pendidikan Kota Bekasi memberikan klarifikasi resmi pada Sabtu (6/7/2025).

Plt. Kepala Dinas Pendidikan Kota Bekasi, Alexander, menyampaikan bahwa siswa dalam video tersebut, bernama Keimita Ayuni Putri Aiman, diketahui berdomisili di Desa Taman Rahayu, Kecamatan Setu, Kabupaten Bekasi, sehingga tidak memenuhi syarat pendaftaran umum di SMP Negeri wilayah Kota Bekasi.

“Berdasarkan Keputusan Wali Kota Bekasi tentang Petunjuk Teknis Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB), calon siswa dengan KTP atau KK luar Kota Bekasi hanya bisa mendaftar melalui Jalur Mutasi atau wilayah beririsan. Siswa yang bersangkutan tidak mendaftar melalui jalur tersebut, sehingga secara sistem tertolak,” jelas Alexander.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia menambahkan, Pemkot Bekasi tetap memberikan perhatian bagi warga tidak mampu melalui program beasiswa.

“Bagi calon siswa warga Kota Bekasi dari keluarga tidak mampu yang tidak diterima di SMPN, disediakan beasiswa untuk bersekolah di SMP swasta. Bantuan yang diberikan sebesar Rp250.000 per bulan selama masa sekolah,” ujarnya.

Kepala Sekolah SDN Sumur Batu I, tempat Keimita menempuh pendidikan dasar, menyatakan bahwa seluruh proses pendaftaran telah dilakukan sesuai juknis yang berlaku. Pihak sekolah juga telah melakukan komunikasi langsung dengan orang tua siswa untuk menjelaskan proses seleksi.

“Kami sudah menjelaskan kepada orang tua siswi bahwa berdasarkan data, mereka adalah warga Kabupaten Bekasi,” ujar Kepala Sekolah.

Terkait viralnya informasi tersebut, Pemerintah Kota Bekasi melalui Diskominfostandi telah berkoordinasi dengan Diskominfosantik Kabupaten Bekasi guna memastikan kejelasan data dan mekanisme pendaftaran.

Baca Juga :  Pemkot Bekasi Gelar Apel Akbar Sambut Walikota dan Wakil Walikota Bekasi

Sementara itu, Kepala Diskominfosantik Kabupaten Bekasi, Yan Yan Akhmad Kurnia, menyatakan bahwa pihaknya telah menindaklanjuti informasi tersebut. Melalui Dinas Pendidikan Kabupaten Bekasi, mereka telah bertemu langsung dengan pihak keluarga dan menyampaikan bahwa Keimita masih memiliki kesempatan mendaftar di SMPN 02 Setu melalui jalur domisili yang dibuka dari 4 hingga 8 Juli 2025.

“Keputusan untuk mendaftar sepenuhnya menjadi hak dan kewenangan dari pihak keluarga. Kami hanya memastikan bahwa informasi sudah diterima dengan jelas dan tepat,” ujar Yan Yan.

Pemerintah berharap seluruh masyarakat dapat memahami mekanisme penerimaan peserta didik baru yang sudah diatur berdasarkan domisili dan sistem zonasi, agar tidak terjadi kesalahpahaman serupa di kemudian hari.

Baca Juga :  Koperasi Merah Putih Picu Kegelisahan, Warga Desak Transparansi!

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Abu Vulkanik Anak Krakatau Jadi Perhatian, Pemkot Bekasi Bagikan Masker
Fajar Paper Siapkan Fasilitas Pengolahan Limbah, Aktivitas Truk Bakal Ditata
Abu Vulkanik Anak Krakatau Sampai Bekasi, Tri Adhianto Minta Warga Waspada
Video CCTV Lift Viral, Eks Caleg Jabar VII Siapkan Langkah Hukum
8.000 PPPK Kota Bekasi Tuntaskan Orientasi, Tri Adhianto Tekankan Kualitas Pelayanan
Ratusan Pedagang Pasar Baru Geruduk DPRD Kota Bekasi, Sardi Effendi Desak Wali Kota Bertindak
277 Siswa Kota Bekasi Raih Pramuka Garuda, Tri Adhianto Minta Jadi Teladan
Demi Keselamatan Siswa, Akses SMAN 20 Bekasi Dibongkar dan Diperlebar 8 Meter

Berita Terkait

Selasa, 8 September 2026 - 15:27 WIB

Abu Vulkanik Anak Krakatau Jadi Perhatian, Pemkot Bekasi Bagikan Masker

Senin, 7 September 2026 - 19:24 WIB

Fajar Paper Siapkan Fasilitas Pengolahan Limbah, Aktivitas Truk Bakal Ditata

Senin, 7 September 2026 - 16:20 WIB

Abu Vulkanik Anak Krakatau Sampai Bekasi, Tri Adhianto Minta Warga Waspada

Kamis, 3 September 2026 - 16:56 WIB

Video CCTV Lift Viral, Eks Caleg Jabar VII Siapkan Langkah Hukum

Rabu, 2 September 2026 - 22:44 WIB

8.000 PPPK Kota Bekasi Tuntaskan Orientasi, Tri Adhianto Tekankan Kualitas Pelayanan

Berita Terbaru

Pengunjung melihat produk dan teknologi industri yang dipamerkan dalam GIFA Indonesia dan METEC Indonesia 2026 di JIExpo Kemayoran, Jakarta, Rabu (9/9/2026). Pameran ini diikuti lebih dari 260 eksibitor dari 19 negara dan menampilkan berbagai solusi teknologi untuk industri logam dan manufaktur.

Jakarta

GIFA Indonesia dan METEC Indonesia 2026 Resmi Dibuka

Rabu, 9 Sep 2026 - 12:23 WIB