Kemacetan Kerap Terjadi di Bawah Jembatan Rel Kereta Sindanglaut

- Redaksi

Rabu, 3 Januari 2018 - 21:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RakyatJabarNews.com, Cirebon – Sudah hampir satu bulan kondisi di bawah jembatan rel kereta milik PT KAI, tepatnya di wilayah Mertapada Kecamatan Astana Japura Kabupaten Cirebon dipenuhi genangan air hujan akibat tidak adanya pembuangan saluran air. Kondisi tersebut diperparah dengan bermunculan lobang jalan yang dalam, dan mengakibtakan pengendara baik roda empat maupun roda dua harus ekstra hati-hati saat melewati kolong jembatan arah Sindanglaut maupun arah Kanci.

Pada saat jam berangkat kerja di pagi hari maupun pulang kerja di sore hari, kemacetan tidak bisa dihindarkan. Bahkan kemacetan tersebut hingga mencapai 2 kilometer dan memakan waktu satu sampai satu setengah jam untuk bisa melewati kolong jembatan rel kereta di Sindanglaut.

Baca Juga :  Tanaman Binahong Dipercaya Mengobati Ginjal

“Ya intinya, sangat menghambat perjalanan, khususnya para pekerja yang memang ketika jam pulang kantor dari arah Cirebon. Meskipun ketika di terowongannya itu tidak ada lubang, terkadang kendaraan berpapasan saja sudah lumayan lambat. Apa lagi sekarang ditambah jalannya berlubang dan tergenang air hujan karena pembuangannya juga tidak memadai,” keluh seorang Perangkat Desa di Kecamatan Lemahabang, Deni pada awak media, Rabu (3/1).

Baca Juga :  Mengenal Balong kramat Glampok, Situs Dari Era Kerajaan Indraprasta

Masih menurut Deni, kemacetannya pun lumayan bisa hampir 1 jam. Dia mengaku terjebak macet dari mulai depan sekolah SMK Negeri 1 Lemahabang sampai SMK Samudra Nusantara Kecamatan Astana Japura. Padahal jika lancar hanya butuh 3 menit saja.

Deni menambahkan, seharusnya pihak terkait sudah bisa mempunyai rencana atau pun rancangan untuk ke depannya, agar akses khususnya di jalur vital Sindanglaut bisa dilewati dengan lancar. Bahkan bukan hanya untuk kendaraan roda dua ataupun minibus saja, terkadang juga dilewati bus besar contohnya bus pariwisata atau pun truk-truk besar.

Baca Juga :  Zainal Abidin: Dana BanProv Sudah Sesuai Alur

“Jadi menurut saya, sudah saatnya ada terobosan atau perencanaan ke depan untuk akses baru/jalan baru agar lebih bebas hambatan dan maksimal lagi,” pungkasnya.(Ymd/RJN)

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Open Dumping TPST Bantargebang Ditargetkan Berakhir pada 2029
Sensus Ekonomi 2026, Plt Bupati Bekasi Dorong Sinkronisasi BLK dengan Kebutuhan Industri
BPS, Kemenaker, dan Kemenperin Perkuat Kolaborasi Menuju Sensus Ekonomi 2026
Camat Cibitung Encun Sunarto: Masukan Kepala Desa dan BPD Jadi Bahan Penyempurnaan Raperda Desa
Pramono Tegaskan Komitmen Wujudkan Jakarta sebagai Kota Ramah Anak
Wawali Harris Bobihoe Ajak Siswa Baru SMAN 10 Bekasi Bangun Karakter dan Raih Prestasi
Pemkab Bekasi Dorong Penguatan Koperasi pada Peringatan Harkopnas ke-79
Komisi III Desak Percepat Realisasi Infrastruktur

Berita Terkait

Kamis, 23 Juli 2026 - 06:20 WIB

Open Dumping TPST Bantargebang Ditargetkan Berakhir pada 2029

Selasa, 21 Juli 2026 - 18:44 WIB

Sensus Ekonomi 2026, Plt Bupati Bekasi Dorong Sinkronisasi BLK dengan Kebutuhan Industri

Selasa, 21 Juli 2026 - 18:01 WIB

BPS, Kemenaker, dan Kemenperin Perkuat Kolaborasi Menuju Sensus Ekonomi 2026

Selasa, 21 Juli 2026 - 07:15 WIB

Camat Cibitung Encun Sunarto: Masukan Kepala Desa dan BPD Jadi Bahan Penyempurnaan Raperda Desa

Senin, 20 Juli 2026 - 18:48 WIB

Pramono Tegaskan Komitmen Wujudkan Jakarta sebagai Kota Ramah Anak

Berita Terbaru

Dua terduga pelaku kasus dugaan penganiayaan yang berujung pada meninggalnya seorang pria diamankan Unit Reskrim Polsek Cikarang Barat. Keduanya saat ini menjalani proses penyidikan untuk kepentingan hukum lebih lanjut.

Bekasi

Perselisihan di Depan Salon Berujung Maut

Jumat, 24 Jul 2026 - 12:57 WIB

Tim gabungan Bapenda Kabupaten Bekasi bersama Kejaksaan, TNI, Polri, Dinas ESDM Provinsi Jawa Barat, dan perangkat daerah terkait melakukan inspeksi terhadap fasilitas sumur air tanah di salah satu perusahaan dalam rangka pengawasan perizinan serta optimalisasi penerimaan Pajak Air Tanah di Kabupaten Bekasi.

Bekasi

Bapenda Sidak 7 Perusahaan, Optimalkan Pajak Air Tanah

Jumat, 24 Jul 2026 - 08:19 WIB

Kerjasama Hubungi Kami