Polres Cirebon Kota Sambangi Padepokan Ustad Ujang Bustomi

- Redaksi

Senin, 19 Februari 2018 - 20:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RakyatJabarNews.com, Cirebon – Kapolres Cirebon Kota AKBP Adi Vivid AB sambangi Padepokan Anti Galau Ustad Kondang Ujang Bustomi, Kecamatan Mundu, Kabupaten Cirebon hari Senin (19/2). Kedatangan rombongan Polres Cirebon Kota disambut oleh pasukan Ansor dan Banser di Pendopo Padepokan Anti Galau. Turut hadir juga para Kuwu dan Muspika setempat.

Dalam kegiatan tersebut, Kapolres Cirebon Kota mengimbau agar para muspika, tokoh agama, dan masyarakat untuk bersama-sama dan bahu-membahu menjaga kamtibmas jelang suhu politik yang semakin meninggi, dan selalu berkordinasi dengan Polsek Mundu.

Baca Juga :  Menarik Simpati Masyarakat, UU Terus Menyisir Simpul Masyarakat

Menurut Adi Vivid, moment penting dan krusial berada di tahun 2018 ini, karena ini adalah tahun politik dan sedang beredar isu orang gila menyerang ulama dan ustad. Hal itu terjadi karena tujuan dari penyebaran isu yang menyesatkan tersebut agar kondisinya menjadi batu loncatan jelang pilpres dan pileg.

Baca Juga :  Panwaslu Kota Cirebon Tangani 3 Aduan Dugaan Money Politic

Berkaca dari beberapa kasus penganiyaan yang dialami oleh ulama dan ustad di beberapa tempat di Jawa Barat itulah, maka jajaran Polres Cirebon Kota mengadakan silaturahmi kepada para kyai dan ustad di pondok pesantren yang ada di wilayah hukum Polres Cirebon Kota. Seperti kunjungan ke Ustad Bustomi ini.

“Kami dari jajaran kepolisian berharap setiap element masyarakat untuk bergabung dan bersatu padu, agar ketertiban bisa terjaga dalam rangkaian Pemilihan Kepala Daerah, Pileg, dan Pilpres bersama kepolisian,” jelas Adi Vivid.

Baca Juga :  Perayaan Cap Go Meh, Masyarakat Cirebon Padati Vihara Dewi Welas Asih

Adi Vivid melanjutkan, karena polisi dan TNI tidak bisa sendiri, maka sangat perlu kebersamaan dan dukungan dari masyarakat. Apalagi jika stabilitas keamanan dan politik sengaja dikacaukan oleh orang-orang yang tidak bertanggung jawab.

“Masyarakat diminta berhati-hati dalam menyebarkan berita yang tidak bisa dipertanggungjawabkan,” imbaunya.(Ymd/RJN)

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pemkab Bekasi Buka Beasiswa S1 untuk 100 Putra-Putri Berprestasi, Pendaftaran Dimulai 27 Juli
Open Dumping TPST Bantargebang Ditargetkan Berakhir pada 2029
Sensus Ekonomi 2026, Plt Bupati Bekasi Dorong Sinkronisasi BLK dengan Kebutuhan Industri
BPS, Kemenaker, dan Kemenperin Perkuat Kolaborasi Menuju Sensus Ekonomi 2026
Camat Cibitung Encun Sunarto: Masukan Kepala Desa dan BPD Jadi Bahan Penyempurnaan Raperda Desa
Pramono Tegaskan Komitmen Wujudkan Jakarta sebagai Kota Ramah Anak
Wawali Harris Bobihoe Ajak Siswa Baru SMAN 10 Bekasi Bangun Karakter dan Raih Prestasi
Pemkab Bekasi Dorong Penguatan Koperasi pada Peringatan Harkopnas ke-79

Berita Terkait

Jumat, 24 Juli 2026 - 21:51 WIB

Pemkab Bekasi Buka Beasiswa S1 untuk 100 Putra-Putri Berprestasi, Pendaftaran Dimulai 27 Juli

Kamis, 23 Juli 2026 - 06:20 WIB

Open Dumping TPST Bantargebang Ditargetkan Berakhir pada 2029

Selasa, 21 Juli 2026 - 18:44 WIB

Sensus Ekonomi 2026, Plt Bupati Bekasi Dorong Sinkronisasi BLK dengan Kebutuhan Industri

Selasa, 21 Juli 2026 - 18:01 WIB

BPS, Kemenaker, dan Kemenperin Perkuat Kolaborasi Menuju Sensus Ekonomi 2026

Selasa, 21 Juli 2026 - 07:15 WIB

Camat Cibitung Encun Sunarto: Masukan Kepala Desa dan BPD Jadi Bahan Penyempurnaan Raperda Desa

Berita Terbaru

Kerjasama Hubungi Kami