Keluarga Ketua JAD Kota Cirebon Sayangkan Sikap Kepolisian

- Redaksi

Jumat, 28 Juni 2019 - 16:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RJN, Cirebon– Penangkapan AN, Ketua JAD Kota Cirebon oleh Dirkrimum Polda Jabar mendapat reaksi keras dari keluarganya. AN diamankan petugas setelah melaksanakan salat subuh berjamaah, tepat di depan gang rumahnya di Kelurahan Sunyaragi, Kecamatan Kesambi, Kota Cirebon.

Istri AN, Ummy Usamah menyayangkan kepolisian menangkap suaminya tanpa pemberitahuan terlebih dahulu. “Suami saya dibawa secara paksa. Saya kecewa karena tidak ada pemberitahuan sebelumnya,” katanya, Kamis (27/6/2019).

Baca Juga :  Pemkot Bekasi Raih Juara 1 Lomba BPJS Ketenagakerjaan 2018 Tingkat Jawa Barat

Setelah hari penangkapan, ia pun menyesalkan sikap petugas yang tidak melakukan konfirmasi kepada istri sahnya.

“Mengenai penangkapan suami, saya dapat kabar dari tetangga. Saya ingin kepastian dari Polisi atau konfirmasi bahwa suami saya telah ditangkap,” imbuhnya.

Baca Juga :  Ini Kata Kabid Kab Cirebon, Terkait Viralnya Virus HIV

Ia mengaku, tidak tahu alasan apa yang disangkakan polisi terhadap suaminya sehingga AN ditangkap dengan cepat.

“Sampai sekarang tidak bisa komunikasi dengan suami, karena handphonenya tidak aktif. Saya juga tidak tahu, suami saya terlibat apa,” ujarnya.

Baca Juga :  Penambangan Batu dengan Bom Berakhir Petaka, Dedi Mulyadi Desak IUP PT MSS Dicabut

Ia pun merasa gerah dengan pemberitaan di media sosial mengenai penangkapan suaminya yang dinilainya berlebihan dan tidak jelas.

“Sayang sekali informasi-informasi yang beredar di Facebook tidak ada yang jelas. Karena Kepolisian belum melakukan klarifikasi kepada keluarga,” pungkasnya. (uan/rjn)

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Firefighter Skill Competition 2026 di Bekasi Diikuti Puluhan Tim Pemadam Industri
Jiovanno: Tujuan Revisi Tutup Celah Hukum
KPU Kabupaten Cirebon Tetapkan 1,84 Juta Pemilih, Partisipasi Masyarakat Jadi Kunci Akurasi Data
JTT Tanam 300 Pohon di Tol Trans Jawa, Dorong Infrastruktur Hijau dan Berkelanjutan
Balita 2 Tahun Tewas di Bekasi, Paman Kandung Jadi Terduga Pelaku, Polisi Selidiki Dugaan Gangguan Jiwa
500 Personel Gabungan Amankan Eksekusi Rumah di Medan Satria Bekasi, Situasi Berjalan Kondusif
Masjid Baitul Makmur Cibitung Gelar Kurban 15 Hewan, Warga RW 016 Gotong Royong
Bapenda Kabupaten Bekasi Tegaskan Nilai Rp1 Juta per Meter Bukan Ketentuan Wajib dalam Perhitungan BPHTB

Berita Terkait

Senin, 13 Juli 2026 - 12:31 WIB

Firefighter Skill Competition 2026 di Bekasi Diikuti Puluhan Tim Pemadam Industri

Kamis, 9 Juli 2026 - 14:47 WIB

Jiovanno: Tujuan Revisi Tutup Celah Hukum

Sabtu, 4 Juli 2026 - 11:55 WIB

KPU Kabupaten Cirebon Tetapkan 1,84 Juta Pemilih, Partisipasi Masyarakat Jadi Kunci Akurasi Data

Kamis, 2 Juli 2026 - 10:06 WIB

JTT Tanam 300 Pohon di Tol Trans Jawa, Dorong Infrastruktur Hijau dan Berkelanjutan

Rabu, 3 Juni 2026 - 16:53 WIB

Balita 2 Tahun Tewas di Bekasi, Paman Kandung Jadi Terduga Pelaku, Polisi Selidiki Dugaan Gangguan Jiwa

Berita Terbaru

Wali Kota Bekasi Tri Adhianto bersama warga dan pengurus Kampung KB Kenanga RW 08, Kelurahan Bintara Jaya, Kecamatan Bekasi Barat, usai memberikan apresiasi atas keberhasilan meraih Juara 1 Kampung Keluarga Berkualitas tingkat Provinsi Jawa Barat dan mewakili Jawa Barat pada penilaian tingkat nasional.

Pemerintahan

Wali Kota Bekasi Optimistis Raih Prestasi Nasional

Rabu, 29 Jul 2026 - 14:18 WIB

Wali Kota Bekasi Tri Adhianto memberikan arahan kepada ASN saat sosialisasi Sistem Informasi BEETRI di BKPSDM Kota Bekasi sebagai upaya memperkuat budaya disiplin dan integritas aparatur.

Bekasi

Tri: Disiplin ASN Tak Hanya Diukur dari Absensi

Rabu, 29 Jul 2026 - 14:00 WIB