Kejaksaan Agung RI Sidak Ke Gedung Setda 8 Lantai di Kota Cirebon

- Redaksi

Kamis, 9 Agustus 2018 - 19:02 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🎯 Promosikan Bisnis Anda di rakyatjabarnews.com
Hubungi Kami !

Tim Intelejen Kejaksaan Agung RI turun langsung melakukan sidak ke bangunan Gedung Setda 8 Lantai di Kota Cirebon, Kamis (9/8) siang.

i

Tim Intelejen Kejaksaan Agung RI turun langsung melakukan sidak ke bangunan Gedung Setda 8 Lantai di Kota Cirebon, Kamis (9/8) siang.

RakyatJabarNews.com, Cirebon– Pemantauan hasil pembangunan Gedung Setda 8 Lantai oleh Kejaksaan Agung (Kejagung) RI menjadi perhatian semua pihak. Terutama pihak kontraktor yang harus segera memperbaiki apa-apa saja yang bisa menjadi temuan Kejagung dalam penyelidikan di lokasi pembangunan.

Kontraktor Pembangunan Gedung Setda 8 Lantai, Taryanto mengatakan, pembangunan Gedung Setda ini masuk kedalam masa pemeliharaan. Dimana batas akhir masa pemeliharaan pada tanggal 12 Agustus 2018 mendatang. Pihaknya sedang memanfaatkan masa pemeliharaan ini dengan melakukan perbaikan pekerjaan yang belum selesai dan terlihat belum baik.

Baca Juga :  Faizal Hafan Farid Sosialisasi Ranperda RTRW Provinsi Jawa Barat Tahun 2022-2042

”Apa-apa saja yang kurang kami perbaiki dengan memanfaatkan dimasa pemeliharaan ini,” kata Taryanto kepada awak media, Kamis (9/8/2018).

Taryanto menyebutkan, bahwa pembangunan Gedung Setda berakhir pada Tanggal 25 Desember 2017 lalu, yang kemudian ada perpanjangan waktu sampai dengan 12 Februari 2018 dan dilanjutkna dengan masa pemeliharaan 6 bulan yang berakhir sampai Tanggal 12 Agustus 2018 mendatang.

”Kalau masalah teknis dan gambar tidak ada yang ideal. Kami sudah mengerjakan semua pekerjaannya,” ujarnya.

Baca Juga :  Disbudpora Optimis Raih Hattrick Juara di PON XXI/2024 Aceh-Sumatera Utara

Taryanto menjelaskan, jika masalah teknis tidak ada yang ideal dengan apa yang ada digambar. Apalagi, kata dia, teknis pembayaran dan teknis perencanaan belum matang. Pihaknya mengakui sudah mengerjakan pembangunan dengan menggunakan uang sendiri.

”Sampai saat ini kami baru dibayarkan 60 persen. Kami akan terus melakukan perbaikan-perbaikan, sehingga bisa maksimal,” tandasnya. (gie/RJN)

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pokdarwis Kuya Asih Perkuat Promosi Digital Wisata Belawa
Babarik Kanci Bertahan di Era Modern, Tradisi Leluhur Satukan Warga Cirebon
Asep Surya Atmaja Tunggu Proses Jadi Bupati Definitif, DPRD Bekasi Siapkan Usulan
DPRD Bekasi Siapkan Paripurna Bupati Definitif, Ade Sukron Ungkap Tahapannya
Plt Bupati Bekasi Minta Maaf ke Media, Undang Perwakilan Massa Berdialog
Pemkab Bekasi Normalisasi Kali CBL 16 Km, Target Rampung Akhir Tahun
Bapenda Kejar Tunggakan Pajak Kendaraan, Operasi Digelar hingga Akhir Tahun
Bapenda Tegaskan Air Tanah Rumah Tangga Tak Otomatis Kena Pajak

Berita Terkait

Minggu, 18 Oktober 2026 - 18:14 WIB

Pokdarwis Kuya Asih Perkuat Promosi Digital Wisata Belawa

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 15:28 WIB

Babarik Kanci Bertahan di Era Modern, Tradisi Leluhur Satukan Warga Cirebon

Jumat, 16 Oktober 2026 - 17:42 WIB

Asep Surya Atmaja Tunggu Proses Jadi Bupati Definitif, DPRD Bekasi Siapkan Usulan

Kamis, 15 Oktober 2026 - 15:44 WIB

DPRD Bekasi Siapkan Paripurna Bupati Definitif, Ade Sukron Ungkap Tahapannya

Kamis, 15 Oktober 2026 - 13:54 WIB

Plt Bupati Bekasi Minta Maaf ke Media, Undang Perwakilan Massa Berdialog

Berita Terbaru

Anggota Pokdarwis Kuya Asih Belawa mengikuti pendampingan digital marketing pariwisata untuk meningkatkan promosi destinasi wisata Kura-kura Belawa. (Istimewa)

Cirebon

Pokdarwis Kuya Asih Perkuat Promosi Digital Wisata Belawa

Minggu, 18 Okt 2026 - 18:14 WIB