Kadinkes Kabupaten Kesehatan: Walau ada BPJS, Tetap Berpola Hidup Sehat

- Redaksi

Minggu, 17 Desember 2017 - 19:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RakyatJabarNews.com, Cirebon – Pemerintah Daerah Kabupaten Cirebon menganggarkan APBD tingkat 2 melalui pendataan Dinas Sosial dan Dinas Kesehatan dengan membagikan Kartu BPJS jenis PBI. Program tersebut langsung memberikan pelayanan pada masyarakat baik tidak mampu maupun kepada masyarakat yang mandiri dalam keikutsertaan BPJS.

Untuk itu, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Cirebon, Hj. Eni Suhaeni, SKM, M.Kes meminta pada masyarakat untuk berpola hidup sehat agar tidak perlu berobat walaupun memiliki Kartu BPJS. Sedangkan untuk para ibu hamil untuk segera memeriksakan kondisi kandungannya dan mendaftarkan diri dalam program BPJS mandiri atau PBI.

Baca Juga :  33 Siswa SDN 1 Muara Kabupaten Cirebon Keracunan Makanan

“Bagi masyarakat pemegang BPJS khususnya ibu hamil digratiskan biaya persalinan sesuai yang sudah diatur oleh BPJS,” jelasnya saat dihubungi via pesan singkat, Minggu (17/12).

Masih menurut Hj. Eni Suhaeni, bagi bayi yang belum didaftarkan BPJS bisa melalui program Jampersal (Jaminan Persalinan). Karena, di samping memang sudah menjadi kodratnya seorang wanita, juga dalam hal biaya lebih murah bahkan gratis jika menggunakan BPJS Kesehatan aktif.

Baca Juga :  Jabar Masagi Sebagai Kebajikan Universal Jawa Barat

“Jika ada pungutan terhadap pemegang BPJS aktif, masyarakat harus lapor ke kita. Tidak usah takut, tidak usah gak enak, karena anggaran persalinan sudah disiapkan oleh pemerintah Kabupaten Cirebon,” tuturnya.

Baca Juga :  63 Anggota BPD Cikarang Timur Resmi Dilantik

Apabila ibu hamil telah memiliki kartu BPJS, maka bisa melahirkan secara gratis. Biaya yang dicover BPJS Kesehatan dengan syarat kartu BPJS-nya aktif. Jika masih ada pungutan, masyarakat harap melaporkannya kepada Dinas Kesehatan.

“Kita langsung tindak lanjuti laporan masyarakat yang valid. Dan kami minta tolong pada masyarakat untuk terus aktif bersinergi agar pelayanan kesehatan pada masyarakat bisa maksimal,” pungkasnya.(Juf/RJN)

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Wawali Harris Bobihoe Ajak Siswa Baru SMAN 10 Bekasi Bangun Karakter dan Raih Prestasi
Pemkab Bekasi Dorong Penguatan Koperasi pada Peringatan Harkopnas ke-79
Komisi III Desak Percepat Realisasi Infrastruktur
Harris Bobihoe: Sinergi Pusat-Daerah Kunci Sukses Cek Kesehatan Gratis
Tri Adhianto Ajak Sahabat MUI Berantas Judi Online dan Perkuat Pembinaan Sosial
2.416 KK di Bekasi Terdampak Kekeringan, BPBD Salurkan 575 Ribu Liter Air Bersih ke 20 Titik
DPRD Kabupaten Bekasi Revisi Perda Desa, Sesuaikan dengan UU Desa Terbaru
Plt. Bupati Bekasi Akan Panggil Direktur RSUD, Soroti Pelayanan hingga Kondisi Keuangan

Berita Terkait

Sabtu, 18 Juli 2026 - 14:07 WIB

Pemkab Bekasi Dorong Penguatan Koperasi pada Peringatan Harkopnas ke-79

Kamis, 16 Juli 2026 - 22:48 WIB

Komisi III Desak Percepat Realisasi Infrastruktur

Kamis, 16 Juli 2026 - 16:34 WIB

Harris Bobihoe: Sinergi Pusat-Daerah Kunci Sukses Cek Kesehatan Gratis

Rabu, 15 Juli 2026 - 20:48 WIB

Tri Adhianto Ajak Sahabat MUI Berantas Judi Online dan Perkuat Pembinaan Sosial

Selasa, 14 Juli 2026 - 12:06 WIB

2.416 KK di Bekasi Terdampak Kekeringan, BPBD Salurkan 575 Ribu Liter Air Bersih ke 20 Titik

Berita Terbaru

Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo bersama jajaran meninjau implementasi sistem tilang elektronik (Electronic Traffic Law Enforcement/ETLE) sebagai bagian dari transformasi digital penegakan hukum lalu lintas. Korlantas Polri mengimbau masyarakat untuk mengecek status ETLE hanya melalui situs resmi guna menghindari penipuan dan penyalahgunaan data pribadi.

Jakarta

Cek Tilang ETLE Kini Bisa Online, Hanya Butuh 1 Menit

Senin, 20 Jul 2026 - 17:21 WIB