IRMAS Ciheurang Gelar Diskusi Rekonstruksi Ideologi dan Histori Jamaah Asysyahadatain

- Redaksi

Rabu, 18 Desember 2019 - 20:37 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🎯 Promosikan Bisnis Anda di rakyatjabarnews.com
Hubungi Kami !

RJN, Cirebon – Mengisi kegiatan dihari libur bagi pelajar sekolah, Ikatan Remaja Masjid Nurul Huda Ciheurang, Munjul, Astanajapura, Kabupaten Cirebon helat diskusi publik yang mengangkat tema “Tentang Relevansi Nilai nilai tuntunan yang diajarkan oleh Habib Umar Bin Ismail Bin Yahya (Pendiri Jamaah Asysyahadatain) di Era Milenial.”

Menurut M Fadhilah selaku Ketua Panitia Pelaksana kegiatan tersebut, keberadaan Jamaah Asysyahadatain di Indonesia, khususnya di Cirebon merupakan bagian yang tak terpisahkan, baik ditinjau dari esksitensinya kini dan sejarahnya.

Baca Juga :  Pagar Laut di Bekasi, Pemprov Jabar Beri Surat Teguran kepada PT TRPN

“Kami selaku generasi penerus merasa perlu untuk menggelar kajian formal dan non formal sebagai bentuk kecintaan kami kepada Habib Umar Bin Ismail Bin Yahya.”

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dikatakan Fadhilah, kegiatan ini akan dihadiri oleh beberapa narasumber lokal dan nasional, khususnya generasi muda jamaah asysyahadatain yang aktiv melalui bidangnya masing – masing. Sebut saja, Ust. Maula Asyari, Alumnus UIN Syarif Hidayatullah Ciputat, Tangerang Selatan yang kini menjabat sebagai Sekretaris Nasional Ikatan Alumni Pondok Pesantren Nurul Huda Munjul Cirebon, “ujarnya.

Baca Juga :  Bupati Bekasi Siap Disuntik Vaksin Covid-19

“Ada juga Habib Ali Ausath Bin Yahya yang merupakan cucu pendiri Jamaah Asysyahadatain, serta Ust. Yusuf Muhajir Ilallah dari Pondok Pesantren Miftahussa’adah Kudus, Jawa Tengah sekaligus pengurus DPP Jamaah Asysyahadatain Indonesia.”

Baca Juga :  di 2020, Telkomsel Berikan Kontribusi Pajak Terbesar

Rencananya, Diskusi Publik akan digelar pada Sabtu (28/12/2019), pukul 08.00 WIB di Halaman Masjid Nurul Huda, Ciheurang Desa Munjul. Pihaknya mengundang masyarakat untuk turut hadir dan membuka ruang diskusi berkaitan dengan Jamaah Asysyahadatain,” ujarnya.

” Acara ini terbuka untuk umum, ini momentum bagi siapapun untuk bersilaturahmi dan mengetahui secara jelas tentang Jamaah Asysyahadatain.”

(gie/rjn)

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pokdarwis Kuya Asih Perkuat Promosi Digital Wisata Belawa
Babarik Kanci Bertahan di Era Modern, Tradisi Leluhur Satukan Warga Cirebon
Air Ciremai Jadi Sorotan, Aktivis Ingatkan Dampak Geotermal bagi Cirebon Timur
Bisri: Putusan MK Tegaskan Gibran Sah, Polemik Ijazah Dinilai Bermotif Politik
Geotermal Ciremai Ditolak, Hamzaiya Ingatkan Cirebon Timur Tak Abaikan Lingkungan
BBWS Cimancis Salurkan 15.000 Liter Air ke Sawah Terdampak Kekeringan di Cirebon
Bukan di China, Gedung Bertulisan Mandarin Ini Berdiri di Bypass Cirebon
Pemkab Cirebon Bekali 100 Calon PMI, Tekankan Berangkat Lewat Jalur Resmi

Berita Terkait

Minggu, 18 Oktober 2026 - 18:14 WIB

Pokdarwis Kuya Asih Perkuat Promosi Digital Wisata Belawa

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 15:28 WIB

Babarik Kanci Bertahan di Era Modern, Tradisi Leluhur Satukan Warga Cirebon

Jumat, 9 Oktober 2026 - 19:07 WIB

Air Ciremai Jadi Sorotan, Aktivis Ingatkan Dampak Geotermal bagi Cirebon Timur

Kamis, 8 Oktober 2026 - 14:30 WIB

Bisri: Putusan MK Tegaskan Gibran Sah, Polemik Ijazah Dinilai Bermotif Politik

Senin, 5 Oktober 2026 - 21:00 WIB

Geotermal Ciremai Ditolak, Hamzaiya Ingatkan Cirebon Timur Tak Abaikan Lingkungan

Berita Terbaru

Salah satu kandidat calon Ketua Umum PP KAMMI menyampaikan gagasan dalam debat kandidat Muktamar XIV KAMMI di Jakarta, Sabtu (17/10/2026).

Jakarta

KAMMI Diajak Terlibat Aktif dalam Pembangunan Desa

Selasa, 20 Okt 2026 - 15:24 WIB