oleh

IRMAS Ciheurang Gelar Diskusi Rekonstruksi Ideologi dan Histori Jamaah Asysyahadatain

RJN, Cirebon – Mengisi kegiatan dihari libur bagi pelajar sekolah, Ikatan Remaja Masjid Nurul Huda Ciheurang, Munjul, Astanajapura, Kabupaten Cirebon helat diskusi publik yang mengangkat tema “Tentang Relevansi Nilai nilai tuntunan yang diajarkan oleh Habib Umar Bin Ismail Bin Yahya (Pendiri Jamaah Asysyahadatain) di Era Milenial.”

Menurut M Fadhilah selaku Ketua Panitia Pelaksana kegiatan tersebut, keberadaan Jamaah Asysyahadatain di Indonesia, khususnya di Cirebon merupakan bagian yang tak terpisahkan, baik ditinjau dari esksitensinya kini dan sejarahnya.

“Kami selaku generasi penerus merasa perlu untuk menggelar kajian formal dan non formal sebagai bentuk kecintaan kami kepada Habib Umar Bin Ismail Bin Yahya.”

Dikatakan Fadhilah, kegiatan ini akan dihadiri oleh beberapa narasumber lokal dan nasional, khususnya generasi muda jamaah asysyahadatain yang aktiv melalui bidangnya masing – masing. Sebut saja, Ust. Maula Asyari, Alumnus UIN Syarif Hidayatullah Ciputat, Tangerang Selatan yang kini menjabat sebagai Sekretaris Nasional Ikatan Alumni Pondok Pesantren Nurul Huda Munjul Cirebon, “ujarnya.

“Ada juga Habib Ali Ausath Bin Yahya yang merupakan cucu pendiri Jamaah Asysyahadatain, serta Ust. Yusuf Muhajir Ilallah dari Pondok Pesantren Miftahussa’adah Kudus, Jawa Tengah sekaligus pengurus DPP Jamaah Asysyahadatain Indonesia.”

Rencananya, Diskusi Publik akan digelar pada Sabtu (28/12/2019), pukul 08.00 WIB di Halaman Masjid Nurul Huda, Ciheurang Desa Munjul. Pihaknya mengundang masyarakat untuk turut hadir dan membuka ruang diskusi berkaitan dengan Jamaah Asysyahadatain,” ujarnya.

” Acara ini terbuka untuk umum, ini momentum bagi siapapun untuk bersilaturahmi dan mengetahui secara jelas tentang Jamaah Asysyahadatain.”

(gie/rjn)

Komentar

News Feed