Insiden Penangkapan Setnov Menginspirasi Seniman Batik asal Cirebon untuk Membuat Karya Batik yang Unik

- Redaksi

Kamis, 4 Januari 2018 - 13:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RakyatJabarNews.com, Cirebon – Insiden pengerebekan di rumah tersangka korupsi Setya Novanto (Setnov) dan menabrak tiang listrik, ternyata menginspirasi seorang maestro batik asal Cirebon untuk membuat sebuah karya batik yang unik. Karya batik tersebut diberi nama Kroter Kronas yang merupakan akronim dari Kronologi Tertangkapnya Koruptor Nasional.

Dalam karya batik tersebut, terdapat seekor burung yang mencengkeram seekor tikus. Tikus tersebut membawa uang yang dilambangkan sebagai hasil korupsi. Selain itu, terdapat beberapa tikus kecil di sekeliling yang menunjukkan koruptor lain. Terdapat juga sebuah tiang listrik yang menggambarkan tiang listrik yang pernah ditabrak oleh tersangka korupsi.

Baca Juga :  Peti Kubur Batu Berusia 6000 SM yang Ditemukan di Kabupaten Cirebon Butuh Perhatian Pemerintah

Karya batik tersebut diberi warna merah tua sebagai latar belakangnya. Terdapat tulisan Kroter Kronas yang mencolok sebagai judul dari karya batik tersebut. Di bawahnya terdapat tukisan-tulian kecil sebagai akronim dari Kroter Kronas. Kemudian, sebagai bentuk dokumentasi, diberi tanggal dibuatnya karya tersebut.

Katura AR, seniman batik yang menciptakan karya Kroter Kronas tersebut menuturkan, beliau terinspirasi membuat batik tersebut ketika menonton berita tentang penggerebekan tersangka kasus korupsi, tanggal 13 Desember 2017 lalu. Saat itulah, dia langsung menggambar ilustrasinya.

“Saat menonton berita di TV, saya langsung menggambar. Sedangkan proses membatiknya menghabiskan waktu seminggu,” jelasnya saat ditemui awak media di kediamannya di Trusmi, Plered, Kabupaten Cirebon hari Kamis (4/1).

Baca Juga :  Humas Polda Jabar Tegaskan Beredarnya Broadcast Yang Lagi Viral di Sosmed Adalah Hoax

Katura menuturkan, karya berukuran 70×90 tersebut menggambarkan ilustrasi tentang penangkapan sang tersangka korupsi. Burung di karya batik tersebut adalah burung Garuda yang menggambarkan KPK. Sedangkan tikus tersebut sudah pasti menunjukkan sang koruptor.

Katura berniat, dengan membuat hasil karya tersebut akan dijual, terutama kepada KPK. Tujuannya adalah untuk mengapresiasi hasil kerja KPK dalam memberantas korupsi di Indonesia.

“Niatnya mau saya jual ke KPK,” pungkasnya.(Juf/RJN)

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Ramadhan 1447 H: Rektor Institut Agama Islam Nusantara Ajak Umat Raih Predikat Taqwa
Mekanik Cikarang Juara Nasional Kontes Mitsubishi Fuso 2025, Persiapan Hanya 1 Bulan
Ekosistem PNM Ciptakan Pemberdayaan Lintas Generasi, dari UMKM hingga Lapangan Kerja
Jasa Marga Gelar Tinjauan Keselamatan Terpadu di Tol Palikanci, Begini Hasilnya!
Dari Bekasi untuk Dunia: ProHijab Academy Siap Go Internasional!
Tragedi Gunung Kuda! Jasamarga Kerahkan Derek Raksasa Angkat Truk- truk Terkubur
Gunung Kuda Kembali Bergemuruh, Tim SAR Nyaris Jadi Korban Longsor Susulan
Longsor Maut, Tambang Ditutup!

Berita Terkait

Jumat, 13 Maret 2026 - 17:39 WIB

Ramadhan 1447 H: Rektor Institut Agama Islam Nusantara Ajak Umat Raih Predikat Taqwa

Sabtu, 14 Februari 2026 - 17:14 WIB

Mekanik Cikarang Juara Nasional Kontes Mitsubishi Fuso 2025, Persiapan Hanya 1 Bulan

Kamis, 12 Februari 2026 - 07:37 WIB

Ekosistem PNM Ciptakan Pemberdayaan Lintas Generasi, dari UMKM hingga Lapangan Kerja

Senin, 15 September 2025 - 16:00 WIB

Jasa Marga Gelar Tinjauan Keselamatan Terpadu di Tol Palikanci, Begini Hasilnya!

Minggu, 7 September 2025 - 21:20 WIB

Dari Bekasi untuk Dunia: ProHijab Academy Siap Go Internasional!

Berita Terbaru