Ini Upaya Pemkab Bekasi Turunkan Angka Stunting

- Redaksi

Jumat, 19 Juni 2020 - 05:39 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🎯 Promosikan Bisnis Anda di rakyatjabarnews.com
Hubungi Kami !

Bupati Bekasi Eka Supria Atmaja memimpin secara langsung kegiatan yang juga turut dihadiri oleh Ketua DPRD Kabupaten Bekasi Aria Dwi Nugraha, Kepala Perangkat Daerah terkait, serta Unsur Swasta.

i

Bupati Bekasi Eka Supria Atmaja memimpin secara langsung kegiatan yang juga turut dihadiri oleh Ketua DPRD Kabupaten Bekasi Aria Dwi Nugraha, Kepala Perangkat Daerah terkait, serta Unsur Swasta.

RJN, Bekasi – Pemerintah Kabupaten Bekasi terus gencar menekan angka kasus Stunting di wilayahnya. Hal ini dibuktikan melalui penandatanganan Deklarasi Pelaksanaan Percepatan Pencegahan Stunting oleh para pemangku kebijakan melalui acara Rembug Stunting yang digelar pada Kamis (18/6) secara virtual di Command Center, Gedung Diskominfo Kabupaten Bekasi.

Bupati Bekasi Eka Supria Atmaja memimpin secara langsung kegiatan yang juga turut dihadiri oleh Ketua DPRD Kabupaten Bekasi Aria Dwi Nugraha, Kepala Perangkat Daerah terkait, serta Unsur Swasta.

Dalam sambutannya, Bupati Bekasi meminta seluruh perangkat daerah termasuk pemerintah desa agar menjadikan program pencegahan stunting ini sebagai bagian dari rencana kerja.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Saya meminta, kegiatan-kegiatan yang sudah direncanakan agar secepatnya direalisasikan sesuai dengan jadwal dan tepat sasaran,” jelasnya.

Baca Juga :  Ati Samiyati: Workshop Hidroponik Jadi Bekal Baru Pelaku UMKM Cibitung

Dirinyapun berharap target percepatan penanganan stunting di tahun 2021 dapat diselesaikan secara tepat waktu di semua lokus, tanpa harus menunggu sampai tahun 2022.

“Jadi saya harap ada keseriusan dari seluruh perangkat daerah yang ada agar bisa mencapai target percepatan penanganan stunting sesuai dengan target. Mari kita bersama-sama kampanyekan Stop Stunting Itu Penting, di wilayah Kabupaten Bekasi” tutup Bupati Bekasi.

Sementara itu, Sri Enny Mainarti selaku Kepala Dinas Kesehatan dalam paparannya mengatakan bahwa perkembangan prevalensi angka stunting di Kabupaten Bekasi selama dua tahun terakhir meningkat.

“Menurut data yang didapat dari Kementerian Kesehatan, perkembangan prevalensi angka stunting di Kabupaten Bekasi selama dua tahun terakhir meningkat. Dimana di tahun 2016 itu sebesar 20,3 kemudian di tahun 2017 sebesar 23,7 dan terakhir tahun 2018 mencapai angka 26,4” jelasnya

Baca Juga :  Menteri PPPA RI Belusukan Ke TPST Bantar Gebang Bekasi Berikan 1000 Paket Kebutuhan Anak

Sri Enny menjelaskan bahwa Kabupaten Bekasi menargetkan dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) untuk penurunan angka stunting di tahun 2022 adalah sebesar 6%.

Diwawancarai terpisah, Irsan selaku Kepala Bidang Sosial Budaya dan Ekonomi Bappeda Kabupaten Bekasi mengatakan bahwa stunting merupakan salah satu program nasional dari Presiden Republik Indonesia dalam pembangunan Sumber Daya Manusia.

“Ada 8 aksi integrasi intervensi penurunan angka stunting, yg pertama analisa situasi, rencana kegiatan dan sekarang kita ada di tahap tiga yaitu rembuk stunting,” ucapnya

Baca Juga :  Jasa Marga Salurkan 6.000 Paket Sembako dan Berbagi 4.000 Takjil Untuk Masyarakat

Menurutnya, rembuk stunting sendiri merupakan suatu komitmen oleh pemangku kepentingan untuk melaksanakan program percepatan pertumbuhan stunting di Kabupaten Bekasi ini.

Irsan menyebutkan, di Kabupaten Bekasi ini ada sebanyak 29 program dan 68 kegiatan untuk mencegah pertumbuhan angka stunting. Angka ini belum termasuk kegiatan di setiap Desa untuk menangani program stunting ini.

“Sekarang ini bukan bagaimana kita menangani stunting, tapi bagaimana kita mencegah stunting sejak dini.” Tutupnya.

Sebagaimana diketahui bahwa stunting sendiri merupakan kondisi gagal tumbuh pada anak balita akibat kekurangan gizi kronis sehingga anak lebih pendek untuk usianya.

(Advertorial)

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

HUT ke-105, RSD Gunung Jati Perkuat Layanan Rujukan
Rp4,5 Miliar Jadi Sorotan, Kasus Korupsi Tirta Bhagasasi Segera Meja Hijau
Bukan Perkara Pidana, Datun Kejari Kabupaten Bekasi Justru Pulihkan Rp4 Miliar Lebih
Kejari Bekasi Selamatkan Rp40,1 Miliar Uang Negara, 739 Perkara Ditangani
Wayang Ajen Meriahkan Pembukaan PNBK Jilid III di Plaza Patriot Bekasi
DLH Kota Bekasi Susur Kali Bekasi, Tak Temukan Pipa Limbah Industri
Pemkot Bekasi Perketat Pengawasan MBG, 249 SPPG Jadi Perhatian
Semarak HUT Bekasi dan RI, Cibitung Dorong Warga Makin Gemar Berolahraga

Berita Terkait

Selasa, 1 September 2026 - 06:44 WIB

HUT ke-105, RSD Gunung Jati Perkuat Layanan Rujukan

Senin, 31 Agustus 2026 - 18:15 WIB

Rp4,5 Miliar Jadi Sorotan, Kasus Korupsi Tirta Bhagasasi Segera Meja Hijau

Senin, 31 Agustus 2026 - 18:05 WIB

Bukan Perkara Pidana, Datun Kejari Kabupaten Bekasi Justru Pulihkan Rp4 Miliar Lebih

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 20:21 WIB

Wayang Ajen Meriahkan Pembukaan PNBK Jilid III di Plaza Patriot Bekasi

Jumat, 28 Agustus 2026 - 13:16 WIB

DLH Kota Bekasi Susur Kali Bekasi, Tak Temukan Pipa Limbah Industri

Berita Terbaru

RSD Gunung Jati Kota Cirebon genap berusia 105 tahun. Wali Kota Effendi Edo mendorong penguatan layanan dan transformasi rumah sakit sebagai rujukan utama Ciayumajakuning.

Cirebon

HUT ke-105, RSD Gunung Jati Perkuat Layanan Rujukan

Selasa, 1 Sep 2026 - 06:44 WIB

Kerjasama Hubungi Kami