Ini Upaya Pemkab Bekasi Atasi Kemacetan Antar Kawasan Industri

- Redaksi

Sabtu, 15 Februari 2020 - 14:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RJN, Bekasi – Menyikapi kemacetan parah yang kerap terjadi di wilayah Cikarang Selatan khususnya di Kawasan Industri EJIP yang menuju Kawasan MM2100. Dodo Hendra Rosika Camat Cikarang Selatan mengundang pengelola kawasan MM 2100 dan Pimpinan PT Bekasi Fajar pada Jum’at (14/2) di Kantor Kecamatan Cikarang Selatan guna membahas penyelesaian permasalahan tersebut.

Selain pengelola kawasan, pihaknya juga mengundang Kepala Desa besert para Ketua dan Anggota Badan Permusyawaratan Desa Sukasejati serta Unsur Muspika Cikarang Selatan.

Baca Juga :  PDAM Tirta Bhagasasi Bekasi Targetkan Tambahan 50.000 Sambungan Langganan di 2022

Dodo menjelaskan dari hasil pertemuan tersebut menghasilkan beberapa kesepakatan yang diharapkan dapat menjadi solusi permasalahan kemacetan yang ada di wilayahnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurut Dodo, hal pertama adalah meminta pihak pengelola kawasan untuk membantu dan memberikan fasilitas jalan alternatif diluar jalur alternatif yang ada yaitu jalur yang melewati kawasan EJIP menuju kawasan MM2100.

Baca Juga :  Ini Penjelasan Jasa Marga Mengenai Video Viral di Tol Japek

“Jalur alternatif yang akan dibuka ini berada di Kampung Nambo Desa, Sukasejati. Masyarakat bisa mengakses jalan tersebut melalui Cifest dan melewati Perumahan Villa Mutiara, sehingga tidak usah melalui kawasan EJIP,” ujarnya.

Ditambahkannya pihak pengelola kawasan MM2100 dan PT Bekasi Fajar juga akan berkontribusi penuh dan bertanggung jawab dalam perbaikan dan pelebaran jalan pada jalur alternatif.

Baca Juga :  Tokoh Lintas Agama Gelar Deklarasi Anti Hoax dan Radikalisme

“Jalur tersebut akan diperbaiki sebelum digunakan, agar jalur tersebut juga bisa dilalui oleh 2 arah,” ungkap Dodo.

Dodo berkata, pembukaan jalur tersebut akan dilaksanakan dalam acara pembukaan yang beragendakan penandatanganan nota kesepahaman antara kedua perusahaan tersebut dan pemerintah desa.

“Semoga keputusan yang diambil ini merupakan keputusan yang tepat dalam mengatasi kemacetan, dan manfaatnya dapat langsung dirasakan oleh masyarakat.” tutupnya.

(Adv/ziz/rjn)

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

PSEL TPA Burangkeng Bekasi Siap Dilelang, Target Operasi 2028
TPS Ilegal di Tambun Utara Ditutup, Plt Bupati Bekasi: Dampaknya Sudah Ganggu Kesehatan
Jangan Abaikan! Ini 5 Poin Penting dari Plt Bupati Bekasi untuk Pemerintahan Desa
Tirta Bhagasasi Evaluasi Kerja Sama Air Curah demi Layanan Lebih Optimal
Tropicana Slim Ajak Masyarakat Kejar Remisi Diabetes Lewat Beat Diabetes 2026
PHD Bekasi Dorong Pelayanan Jemaah Haji Mandiri Lebih Optimal dan Merata
Bekasi Luncurkan Sekolah Peduli Pendengaran
Dokter Gigi Bekasi Kurang

Berita Terkait

Selasa, 14 April 2026 - 20:21 WIB

PSEL TPA Burangkeng Bekasi Siap Dilelang, Target Operasi 2028

Selasa, 14 April 2026 - 13:25 WIB

TPS Ilegal di Tambun Utara Ditutup, Plt Bupati Bekasi: Dampaknya Sudah Ganggu Kesehatan

Selasa, 14 April 2026 - 11:33 WIB

Jangan Abaikan! Ini 5 Poin Penting dari Plt Bupati Bekasi untuk Pemerintahan Desa

Senin, 13 April 2026 - 16:37 WIB

Tirta Bhagasasi Evaluasi Kerja Sama Air Curah demi Layanan Lebih Optimal

Minggu, 12 April 2026 - 10:40 WIB

PHD Bekasi Dorong Pelayanan Jemaah Haji Mandiri Lebih Optimal dan Merata

Berita Terbaru

Rapat koordinasi rencana pembangunan PSEL di TPA Burangkeng yang diikuti jajaran Pemerintah Kabupaten Bekasi bersama Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara secara daring di Command Center Diskominfosantik, Selasa (14/4/2026).

Pemerintahan

PSEL TPA Burangkeng Bekasi Siap Dilelang, Target Operasi 2028

Selasa, 14 Apr 2026 - 20:21 WIB

Anda Kurang Beruntung !