Info Mudik: Polres Cirebon Pastikan Jalur Pantura Tegalgubug Terbebas dari kemacetan

- Redaksi

Jumat, 24 Mei 2019 - 00:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RJN, Cirebon – Kapolres Cirebon AKBP Suhermanto pastikan jalur Pantura Kabupaten Cirebon yang akan dilalui oleh para pemudik akan bebas dari kemacetan, terutama di titik-titik rawan kemacetan, seperti pasar tumpah Tegalgubug Kecamatan Arjawinangun Kabupaten Cirebon.

Hal tersebut diungkapkannya saat pengecekan jalur bersama Dirbinmas Polda Jabar Kombes Pol Badya Wijaya beserta rombongan di wilayah Pantura Kabupaten Cirebon, Kamis (23/5/2019).

Baca Juga :  Polytron Rayakan 47 Tahun, Optimis Lebih Gemilang di Tahun Depan

“Kami pastikan wilayah pasar Tegalgubug akan terbebas dari kemacetan,” jelasnya, Kamis (23/5/2019).

Kapolres melanjutkan, pihaknya telah berkoordinasi dengan Kepala Pasar Tegalgubug untuk menertibkan pedagang yang berjualan di bahu jalan. Dan juga, berkoordinasi dengan Pemerintah Daerah Kabupaten Cirebon untuk memberikan kompensasi kepada para tukang becak.

Baca Juga :  Diprediksi, 109 Ribu Kendaraan Per Hari Melintas di Tol Cipali

“Sehingga nantinya, pada saat arus mudik nanti tidak beroperasi di jalur utama Pantura,” jelasnya.

Selain penertiban pedagang dan tukang becak, lanjutnya, Polres Cirebon juga akan menutup U-Turn atau putar balik di sepanjang wilayah Pasar Tegalgubug, dan menempatkan personel untuk mengantisipasi jika terjadi kemacetan, sehingga tidak ada masyarakat yang memutar balik.

Baca Juga :  Selly A Gantina Minta RS Waled Tingkatkan Pelayanan yang Maksimal

“Kita tempatkan petugas yang akan melakukan pagar betis, dengan jumlah personel yang cukup banyak di pasar tegalgubug untuk antisipasi krodit,” pungkasnya.

(pri/rjn)

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Firefighter Skill Competition 2026 di Bekasi Diikuti Puluhan Tim Pemadam Industri
Jiovanno: Tujuan Revisi Tutup Celah Hukum
KPU Kabupaten Cirebon Tetapkan 1,84 Juta Pemilih, Partisipasi Masyarakat Jadi Kunci Akurasi Data
JTT Tanam 300 Pohon di Tol Trans Jawa, Dorong Infrastruktur Hijau dan Berkelanjutan
Balita 2 Tahun Tewas di Bekasi, Paman Kandung Jadi Terduga Pelaku, Polisi Selidiki Dugaan Gangguan Jiwa
500 Personel Gabungan Amankan Eksekusi Rumah di Medan Satria Bekasi, Situasi Berjalan Kondusif
Masjid Baitul Makmur Cibitung Gelar Kurban 15 Hewan, Warga RW 016 Gotong Royong
Bapenda Kabupaten Bekasi Tegaskan Nilai Rp1 Juta per Meter Bukan Ketentuan Wajib dalam Perhitungan BPHTB

Berita Terkait

Senin, 13 Juli 2026 - 12:31 WIB

Firefighter Skill Competition 2026 di Bekasi Diikuti Puluhan Tim Pemadam Industri

Kamis, 9 Juli 2026 - 14:47 WIB

Jiovanno: Tujuan Revisi Tutup Celah Hukum

Sabtu, 4 Juli 2026 - 11:55 WIB

KPU Kabupaten Cirebon Tetapkan 1,84 Juta Pemilih, Partisipasi Masyarakat Jadi Kunci Akurasi Data

Kamis, 2 Juli 2026 - 10:06 WIB

JTT Tanam 300 Pohon di Tol Trans Jawa, Dorong Infrastruktur Hijau dan Berkelanjutan

Rabu, 3 Juni 2026 - 16:53 WIB

Balita 2 Tahun Tewas di Bekasi, Paman Kandung Jadi Terduga Pelaku, Polisi Selidiki Dugaan Gangguan Jiwa

Berita Terbaru

Dua terduga pelaku kasus dugaan penganiayaan yang berujung pada meninggalnya seorang pria diamankan Unit Reskrim Polsek Cikarang Barat. Keduanya saat ini menjalani proses penyidikan untuk kepentingan hukum lebih lanjut.

Bekasi

Perselisihan di Depan Salon Berujung Maut

Jumat, 24 Jul 2026 - 12:57 WIB

Tim gabungan Bapenda Kabupaten Bekasi bersama Kejaksaan, TNI, Polri, Dinas ESDM Provinsi Jawa Barat, dan perangkat daerah terkait melakukan inspeksi terhadap fasilitas sumur air tanah di salah satu perusahaan dalam rangka pengawasan perizinan serta optimalisasi penerimaan Pajak Air Tanah di Kabupaten Bekasi.

Bekasi

Bapenda Sidak 7 Perusahaan, Optimalkan Pajak Air Tanah

Jumat, 24 Jul 2026 - 08:19 WIB

Kerjasama Hubungi Kami