oleh

Diprediksi, 109 Ribu Kendaraan Per Hari Melintas di Tol Cipali

RJN Indramayu – Jumlah kendaraan yang akan melintas di tol Cipali pada Mudik lebaran 2019 diprediksi sebanyak 109.000/hari. Meningkat dibanding tahun lalu, sebanyak 90.000 kendaraan/hari.

“Jumlah kendaraan diprediksi akan meningkat sekitar 12 Persen dibanding musim mudik tahun lalu,” ungkap Suyitno, GM Operasional Lintas Marga Sedaya (LMS) tol Cipali.

Disampaikan olehnya, lonjakan kendaraan sudah mulai terjadi sejak kemarin meskipun jumlahnya tidak begitu signifikan. Hal itu karena masih belum masuknya puncak arus mudik.

“Saat ini sekitar 40.000/hari kendaraan melintas di tol Cipali,” ujarnya.

Atas peningkatan jumlah kendaraan tersebut, operator pengelola tol Cipali memaksimalkan pelayananya. Termasuk penambahan fasilitas di 8 Rest Area sepanjang jalur tol Cipali seperti, penambahan toilet, pengisian BBM, hingga gerai Top Up saldo.

“26 gerbang loket di Palimanan dibuka dan penambahan 10 Mobile Leader untuk mempercepat, karena Lalu lintas kendaraan dimusim lebaran meningkat 3 lipat dari pada hari biasanya,” tandas Suyitno.

Karena terbatasnya area parkir kendaraan di setiap Rest Area sepanjang jalur tol Cipali, Suyitno menghimbau kepada para pemudik agar tidak terlalu lama, sehingga pemudik lainya bisa beristirahat di Rest Area.

“Kami himbau maksimal 1 jam, tetapi kami tidak bisa mengaturnya secara ketat karena tidak ada dalam aturanya,” himbaunya.

Agar pemudik lancar dalam perjalanan Suyitno menyarankan supaya tidak lupa mengisi saldo pembayaran elektronik tol.

“Jika saldo sedikit segera tambah saldo,” katanya.

Sementara itu Kapolres Indramayu AKBP M.Yoris M.Y Marzuki memastikan Rest Area tol Cipali yang masuk di Wilayah Hukum Indramayu akan mendapat pengamanan ketat guna mengantisipasi terjadinya tindak pidana kejahatan.

“Penebalan petugas pengamanan di Rest Area untuk antisipasi pencurian dan lainya,” tegasnya.

Selain peningkatan pengamanan pada Rest Area tol Cipali, hal yang sama pun akan dilakukan pada jalur Panturan dan jalan alternatif.

“Sistem One Way arus mudik diberlakukan dari Tanggal 30 Mei-2 Juni,” pungkasnya. 

(fis/rjn)

Komentar

News Feed