Imbas Jalur Lumpuh Total, PT KAI Kembalikan Bea 100%

- Redaksi

Jumat, 23 Februari 2018 - 14:39 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🎯 Promosikan Bisnis Anda di rakyatjabarnews.com
Hubungi Kami !

RakyatJabarNews.com, Cirebon – Imbas dari lumpuhnya jalur rel kereta di wilayah Daop 3 Cirebon akibat banjir, tepatnya di Ciledug-Ketanggungan yang berada di jalur selatan, dan Tanjung-Losari yang berada di jalur utara, maka PT KAI mengembalikan bea tiket 100% ke penumpang yang tertahan, Jumat (23/2) siang.

Baca Juga :  Jalan Raya Selalu Langganan Banjir, Warga Kedawung Mengeluh

Menurut penuturan Manajer Humas PT KAI Daop 3 Cirebon Krisbiyantoro, semua kereta tujuan Stasiun Tegal diturunkan di Stasiun Cirebon maupun Stasiun Prujakan. Misalnya, penumpang kereta Tegal Bahari dari arah Cirebon menuju Tegal, diturunkan di Stasiun Cirebon. Begitu juga untuk penumpang kereta Tegal Ekspres, diturunkan di Stasiun Prujakan.

Baca Juga :  Kepala Pelaksana BPBD Tinjau Banjir di Teluk Pucung

Untuk kereta Tegal Bahari yang seharusnya berangkat dari Stasiun Tegal, hari ini diberangkatkan dari Stasiun Cirebon. Demikian juga dengan kereta Tegal Ekspres dengan  pemberangkatan awal dari Stasiun Prujakan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sedangkan untuk penumpang kereta Argo Anggrek tujuan Stasiun Gambir dan tujuan Stasiun Surabaya Turi dilakukan Oper Stapen atau pengalihan dengan moda bus di Stasiun Cirebon dan Stasiun Tegal. Adapun busnya disediakan oleh pihak PT KAI.

Baca Juga :  KPU Kabupaten Cirebon Tetapkan 1,84 Juta Pemilih, Partisipasi Masyarakat Jadi Kunci Akurasi Data

“Penumpang kereta Argo Anggrek tujuan Stasiun Surabaya Turi yang diturunkan sebanyak 379 orang, dan diangkut dengan 8 bus,” pungkas Kris.(Juf/RJN)

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Air Ciremai Jadi Sorotan, Aktivis Ingatkan Dampak Geotermal bagi Cirebon Timur
Bisri: Putusan MK Tegaskan Gibran Sah, Polemik Ijazah Dinilai Bermotif Politik
Geotermal Ciremai Ditolak, Hamzaiya Ingatkan Cirebon Timur Tak Abaikan Lingkungan
BBWS Cimancis Salurkan 15.000 Liter Air ke Sawah Terdampak Kekeringan di Cirebon
Bukan di China, Gedung Bertulisan Mandarin Ini Berdiri di Bypass Cirebon
Pemkab Cirebon Bekali 100 Calon PMI, Tekankan Berangkat Lewat Jalur Resmi
18 Pemegang Saham Pendiri Tolak RUPSLB PT RSB, Persoalkan Legalitas Pengangkatan Direksi-Komisaris
APINDO Cirebon Ingatkan Polemik PT Yihong Novatex Jangan Digiring Jadi Opini

Berita Terkait

Jumat, 9 Oktober 2026 - 19:07 WIB

Air Ciremai Jadi Sorotan, Aktivis Ingatkan Dampak Geotermal bagi Cirebon Timur

Kamis, 8 Oktober 2026 - 14:30 WIB

Bisri: Putusan MK Tegaskan Gibran Sah, Polemik Ijazah Dinilai Bermotif Politik

Senin, 5 Oktober 2026 - 21:00 WIB

Geotermal Ciremai Ditolak, Hamzaiya Ingatkan Cirebon Timur Tak Abaikan Lingkungan

Minggu, 4 Oktober 2026 - 18:53 WIB

BBWS Cimancis Salurkan 15.000 Liter Air ke Sawah Terdampak Kekeringan di Cirebon

Rabu, 30 September 2026 - 19:59 WIB

Bukan di China, Gedung Bertulisan Mandarin Ini Berdiri di Bypass Cirebon

Berita Terbaru

Ilustrasi.

Pendidikan

Revitalisasi Sekolah Bekasi Tembus Rp64,8 Miliar, Ini Rinciannya

Jumat, 16 Okt 2026 - 14:03 WIB