Korban Banjir Bandang Garut, Berdampak Lebaran di Pengungsian

- Redaksi

Minggu, 25 Juni 2017 - 08:30 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🎯 Promosikan Bisnis Anda di rakyatjabarnews.com
Hubungi Kami !

RakyatJabarNews.com, Garut – Merayakan Lebaran adalah hal yang sangat membahagiakan bagi Umat Islam di dunia. Tradisinya, berkumpul dengan sanak saudara, saling tukar ampau serta yang tak kalah pentingnya saling memaafkan dari segala dosa dan khilaf.

Namun tidak yang dirasakan korban banjir bandang Garut. Mereka harus rela berlebaran di tempat pengungsian yang serba terbatas.

Pemandangan yang sangat menyedihkan pun tersirat dari raut wajah para korban banjir bandang. Usai melaksanakan Salat Ied mereka langsung kembali ke tempat pengungsian.

Berdasarkan pantauan di lapangan, kondisinya sangat menyayat hati. Dimana, tidak nampak makanan khas lebaran, yakni santapan ketupat, pakaian baju koko (lebaran). Mereka hanya mengenakan pakaian biasa.

Juga tak nampak satu orang pejabat Pemkab Garut yang datang mengucapkan permohonan maaf. Padahal, mereka sangat menantikan kedatangan para pejabat tersebut.

Baca Juga :  Polytron Rayakan 47 Tahun, Optimis Lebih Gemilang di Tahun Depan

” Sangat berbeda dengan tahun sebelumnya, berlebaran bisa berkumpul dengan keluarga di tempat yang layak, serta bisa menggunakan pakaian baru,” ujar Asep salah satu pengungsi yang menempati pengungsian wisma LEC yang berada di Kecamatan Tarogong Kidul.

Dikatakannya, kesedihan sangat dirasakan ketika anak-anak kecil melihat anak lainnya yang bukan warga korban banjir bandang mengenakan pakaian baru.

Baca Juga :  Lyodra Hibur Pengunjung, Metropolitan Mall Bekasi Penuh Bintang dan Diskon

Sementara pengungsi lainnya, Mimin mengaku, lebaran tahun ini sangat berbeda dengan lebaran tahun lalu. Soalnya, selain berlebaran di pengungsian, anak, suami dan menantu tewas diterjang banjir bandang dan ada yang masih belum ditemukan.

” Saya bisa berlebaran dengan para pengungsi lainnya, tidak ada keluarga yang menemani,” singkatnya. (ded/rjn)

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bukan Cuma Pulihkan Jaringan, XLSMART Kirim Bantuan untuk Warga NTT
81 Miles for Indonesia: XLSMART Jelajahi Semarang-Solo-Yogyakarta Bawa 5G dan Aksi Sosial
Tim SAR Temukan Satu Korban Tewas Ledakan Gas di Medan, Satu Orang Masih Dicari
Indonesia Energy Week Surabaya 2026 Resmi Dibuka, Hadirkan 200 Peserta dari 17 Negara
8 UMKM Kota Bekasi Tampil di HUT Dekranas 2026, Siap Rebut Pasar Nasional
IEE Series 2026 Digelar Perdana di Balikpapan
Polda Riau Ungkap 1.333 Kasus Kejahatan Jalanan, 525 Tersangka Berhasil Diamankan
IEE Series 2026 Hadir di Surabaya, Perkuat Ekosistem Energi dan Manufaktur

Berita Terkait

Jumat, 28 Agustus 2026 - 11:17 WIB

Bukan Cuma Pulihkan Jaringan, XLSMART Kirim Bantuan untuk Warga NTT

Senin, 24 Agustus 2026 - 20:05 WIB

81 Miles for Indonesia: XLSMART Jelajahi Semarang-Solo-Yogyakarta Bawa 5G dan Aksi Sosial

Selasa, 21 Juli 2026 - 18:09 WIB

Tim SAR Temukan Satu Korban Tewas Ledakan Gas di Medan, Satu Orang Masih Dicari

Kamis, 16 Juli 2026 - 11:00 WIB

Indonesia Energy Week Surabaya 2026 Resmi Dibuka, Hadirkan 200 Peserta dari 17 Negara

Sabtu, 11 Juli 2026 - 07:59 WIB

8 UMKM Kota Bekasi Tampil di HUT Dekranas 2026, Siap Rebut Pasar Nasional

Berita Terbaru

Kerjasama Hubungi Kami