Korban Banjir Bandang Garut, Berdampak Lebaran di Pengungsian

- Redaksi

Minggu, 25 Juni 2017 - 08:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RakyatJabarNews.com, Garut – Merayakan Lebaran adalah hal yang sangat membahagiakan bagi Umat Islam di dunia. Tradisinya, berkumpul dengan sanak saudara, saling tukar ampau serta yang tak kalah pentingnya saling memaafkan dari segala dosa dan khilaf.

Namun tidak yang dirasakan korban banjir bandang Garut. Mereka harus rela berlebaran di tempat pengungsian yang serba terbatas.

Pemandangan yang sangat menyedihkan pun tersirat dari raut wajah para korban banjir bandang. Usai melaksanakan Salat Ied mereka langsung kembali ke tempat pengungsian.

Baca Juga :  BPJS Ketenagakerjaan Kembali Gelar Mudik Bersama

Berdasarkan pantauan di lapangan, kondisinya sangat menyayat hati. Dimana, tidak nampak makanan khas lebaran, yakni santapan ketupat, pakaian baju koko (lebaran). Mereka hanya mengenakan pakaian biasa.

Juga tak nampak satu orang pejabat Pemkab Garut yang datang mengucapkan permohonan maaf. Padahal, mereka sangat menantikan kedatangan para pejabat tersebut.

Baca Juga :  Perempuan Indonesia Expo 2022, Bangkitkan UMKM Pasca Pandemi COVID-19

” Sangat berbeda dengan tahun sebelumnya, berlebaran bisa berkumpul dengan keluarga di tempat yang layak, serta bisa menggunakan pakaian baru,” ujar Asep salah satu pengungsi yang menempati pengungsian wisma LEC yang berada di Kecamatan Tarogong Kidul.

Dikatakannya, kesedihan sangat dirasakan ketika anak-anak kecil melihat anak lainnya yang bukan warga korban banjir bandang mengenakan pakaian baru.

Baca Juga :  H+1 Lebaran, GT Cikarang Utama Catat Kenaikan Lalin Arah Jakarta Sebesar 20% dari Lalin Normal

Sementara pengungsi lainnya, Mimin mengaku, lebaran tahun ini sangat berbeda dengan lebaran tahun lalu. Soalnya, selain berlebaran di pengungsian, anak, suami dan menantu tewas diterjang banjir bandang dan ada yang masih belum ditemukan.

” Saya bisa berlebaran dengan para pengungsi lainnya, tidak ada keluarga yang menemani,” singkatnya. (ded/rjn)

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Indonesia Energy Week Surabaya 2026 Resmi Dibuka, Hadirkan 200 Peserta dari 17 Negara
8 UMKM Kota Bekasi Tampil di HUT Dekranas 2026, Siap Rebut Pasar Nasional
IEE Series 2026 Digelar Perdana di Balikpapan
Polda Riau Ungkap 1.333 Kasus Kejahatan Jalanan, 525 Tersangka Berhasil Diamankan
IEE Series 2026 Hadir di Surabaya, Perkuat Ekosistem Energi dan Manufaktur
One Way TransJawa
55 Ribu Kendaraan Sudah Lewat Tol Fungsional Prosiwangi Saat Mudik Lebaran 2026
Tol Surabaya–Gempol Diperlebar, Progres Proyek Capai 62,30%

Berita Terkait

Kamis, 16 Juli 2026 - 11:00 WIB

Indonesia Energy Week Surabaya 2026 Resmi Dibuka, Hadirkan 200 Peserta dari 17 Negara

Sabtu, 11 Juli 2026 - 07:59 WIB

8 UMKM Kota Bekasi Tampil di HUT Dekranas 2026, Siap Rebut Pasar Nasional

Kamis, 11 Juni 2026 - 13:40 WIB

IEE Series 2026 Digelar Perdana di Balikpapan

Rabu, 3 Juni 2026 - 18:02 WIB

Polda Riau Ungkap 1.333 Kasus Kejahatan Jalanan, 525 Tersangka Berhasil Diamankan

Selasa, 7 April 2026 - 08:33 WIB

IEE Series 2026 Hadir di Surabaya, Perkuat Ekosistem Energi dan Manufaktur

Berita Terbaru

Kerjasama Hubungi Kami