Hampir Setiap Hari Warga Desa Cemara Indramayu di Hantui Banjir Rob

- Redaksi

Rabu, 12 September 2018 - 12:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Yoseph melakukan pinjauan bersama pejabat BBWS Cimanuk Cisanggarung, Asda II Pemkab Indramayu, Suwenda, Camat Cantigi Rusyad Nurdin ST MSi, Sekretaris Umum AKSI Wartono SPd, serta Kuwu se-Kecamatan Cantigi dan desa lain.

i

Yoseph melakukan pinjauan bersama pejabat BBWS Cimanuk Cisanggarung, Asda II Pemkab Indramayu, Suwenda, Camat Cantigi Rusyad Nurdin ST MSi, Sekretaris Umum AKSI Wartono SPd, serta Kuwu se-Kecamatan Cantigi dan desa lain.

RJN, Indramayu– Banjir yang diakibatkan gelombang pasang laut (rob) terus menghantui warga Desa Cemara, Kecamatan Cantigi, Kabupaten Indramayu, hampir setiap hari. Terutama memasuki November hingga awal tahun, desa tersebut dilanda banjir.

Masalah itu menjadi persoalan bagi masyarakat maupun pemerintah desa setempat. Warga berharap masalah banjir bisa segera ditanggulangi.

Majid, tokoh masyarakat Desa Cemara mengatakan, banjir rob rutin merendam permukiman penduduk. Bahkan tidak hanya terjadi pada akhir hingga awal tahun saja, tapi juga saat air sedang pasang.

“Ini masalah yang terus dihadapi warga Cemara. Meskipun rob menjadi langganan, namun warga merasakan lelah. Harapan warga masalah ini segera ditanggulangi,” ujarnya.

Pada kesempatan itu Tahjudin mengajak Yoseph untuk melihat bantaran sungai. Yoseph melakukan pinjauan bersama pejabat BBWS Cimanuk Cisanggarung, Asda II Pemkab Indramayu, Suwenda, Camat Cantigi Rusyad Nurdin ST MSi, Sekretaris Umum AKSI Wartono SPd, serta Kuwu se-Kecamatan Cantigi dan desa lain.

Baca Juga :  Disambut Bak Pahlawan, 13 ABK Tiba di Indramayu

Sementara Anggota Komisi V DPR RI Yoseph Umarhadi, mengatakan, pembangunan tembok di sepanjang sungai Cemara dinilai bisa menjadi solusi menanggulangi banjir rob. Karena tembok tersebut bisa menahan air pasang sehingga tidak limpas ke darat.

Baca Juga :  Makpiyah PMI Asal Indramayu Tertahan di Mesir Selama 11 Tahun

“Masalah ini harus kita pikirkan, karena menyangkut kelangsungan hidup dan hajat masyarakat serta perekonomian Desa Cemara. Memang untuk membangun tembok di pinggiran sepanjang sungai ini anggaranya cukup besar. Namun, saya akan membantu memperjuangkannya,” ujarnya.

Yoseph mengatakan pihaknya akan menyampaikan dan mengonsultasikan masalah ini dengan Kementerian PUPR. (red/RJN)

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Plesiran Ke Jepang Tanpa Izin, Bupati Indramayu Akui Kesalahan
One Way dan Ganjil Genap Akan Diberlakukan di Tol Cipali Saat Arus Mudik Lebaran 2022
BPBD Indramayu Mencatat 2 Ribu Warga Terdampak Kebakarang Kilang Minyak
Datangi Pengungsian Korban Kebakaran Kilang Pertamina, Berikut Catatan Anggota Komisi VIII
BMKG: Tidak Ada Sambaran Petir Saat Kejadian Kilang Minyak Balongan Meledak
Diundang Sejajar dengan Kepala Daerah Lain, Lian: Memang Ayu Siapa?
Pengelolaan Obyek Wisata di Indramayu Diduga Sarat Korupsi
50 Persen Warga Indramayu Anggap Money Politic Pilkada Wajar

Berita Terkait

Selasa, 8 April 2025 - 22:04 WIB

Plesiran Ke Jepang Tanpa Izin, Bupati Indramayu Akui Kesalahan

Sabtu, 16 April 2022 - 04:26 WIB

One Way dan Ganjil Genap Akan Diberlakukan di Tol Cipali Saat Arus Mudik Lebaran 2022

Rabu, 31 Maret 2021 - 14:03 WIB

BPBD Indramayu Mencatat 2 Ribu Warga Terdampak Kebakarang Kilang Minyak

Rabu, 31 Maret 2021 - 13:57 WIB

Datangi Pengungsian Korban Kebakaran Kilang Pertamina, Berikut Catatan Anggota Komisi VIII

Selasa, 30 Maret 2021 - 21:15 WIB

BMKG: Tidak Ada Sambaran Petir Saat Kejadian Kilang Minyak Balongan Meledak

Berita Terbaru