Datangi Pengungsian Korban Kebakaran Kilang Pertamina, Berikut Catatan Anggota Komisi VIII

  • Whatsapp

RJN, Indramayu – Anggota Komisi VIII DPR RI, Hj Selly Andriany  Gantina AMd meninjau lokasi pengungsian warga terdampak kebakaran kilang PT Pertamina RU VI Balongan, Selasa (30/3/2021) malam, di GOR Bumi Patra Kabupaten Indramayu.

Selly mengapresiasi PT Pertamina yang sudah bertanggung jawab terhadap warga yang terdampak. Sedangkan Kementerian Sosial (Kemensos), BPBD Indramayu dan Dinas Sosial akan membantu kebutuhan dasar sesuai aturan undang-undang.

Bacaan Lainnya

” Jangan sampai warga tidak terurus oleh negara. Negara ini maksudnya bisa pemda maupun pemerintah pusat,” ujarnya.

Dalam peninjauan tersebut, Selly memberikan catatan khusus, baik untuk Kemensos RI, Pemerintah Kabupaten Indramayu maupun PT Pertamina (Persero) dalam penanggulangan bencana non-alam, seperti kegagalan teknologi.

“Undang-undang Penanggulangan Bencana masih dalam pembahasan dan memungkinkan penanggulangan bencana non-alam, seperti karena kegagalan teknologi, bisa dimasukkan,” ujar Selly.

Politisi PDI Perjuangan itu juga menegaskan, bahwa ada pembelajaran dari insiden ini. Bagi Pemkab Indramayu harus tegas apabila ada investor yang hendak eksploitasi dan eksplorasi alam di Indramayu.

Dari insiden ini pasti ada zat kimia yang jangan dianggap sepele. Kemudian radius berapa jarak aman untuk permukiman warga. Hal ini perlu dibahas secara tegas,” kata dia.

Selly juga meminta kepada Pemkab Indramayu untuk memperhatikan juga nasib pengungsi yang masih sekolah, terutama kelas 12 SMA.

“Jangan sampai mereka tidak bisa mengikuti ujian secara nasional. Perlu ada fasilitas memadai agar tetap bisa ikut meski kondisinya darurat,” jelas mantan wakil bupati Cirebon.

Sedangkan catatan untuk Kemensos RI, Selly mengatakan, harus diperhatikan juga terkait protokol kesehatan di tempat pengungsian. Karena saat ini masih dalam kondisi pandemi Covid-19.

” Jangan sampai pengungsian jadi kluster baru penyebaran Covid-19. Maka harus diperhatikan juga,” paparnya.

(red)

Pos terkait

Comment