Diduga Korban Pembunuhan, Polisi Bongkar Makam Kasromi

- Redaksi

Selasa, 22 Oktober 2019 - 21:12 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RJN, Kuningan – Adanya dugaan pembunuhan terhadap kematian Kasromi (61), warga Desa Sindangjawa, Kecamatan Cibingbin, Kabupaten Kuningan, membuat petugas kepolisian membongkar makam korban untuk keperluan otopsi. Langkah ini dilakukan sebagai upaya penyelidikan petugas dan atas persetujuan dari keluarga korban.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, keluarga korban merasa janggal atas kematian korban yang ditemukan tewas di area persawahan Desa Cipondok Kecamatan Cibingbin Kabupaten Kuningan. Atas rasa kecurigaan itu, keluarga korban akhirnya melaporkan kepada petugas kepolisian.

Kecurigaan keluarga korban sendiri muncul setelah memandikan jenazah sebelum dimakamkan. Sebab ada beberapa luka lebam di bagian tubuh korban.

Namun pihak keluarga baru memberanikan diri melaporkan kepada petugas, setelah beberapa hari usai dimakamkan. Mendapat laporan dari pihak keluarga korban, petugas kepolisian langsung melakukan penyelidikan.

Korban sudah dimakamkan sejak 12 hari lalu di TPU Desa Sindangjawa, dan kini baru dilakukan pembongkaran makam guna mengotopsi jenazah. Otopsi langsung dilakukan tim medis dari RS Bhayangkara Losarang Indramayu.

Kapolres Kuningan AKBP Iman Setiawan SIK melalui Kasat Reskrim AKP Reza Fahlevi dalam keterangan persnya, Selasa (22/10/2019), menuturkan, bahwa pembongkaran makam korban dilakukan untuk keperluan otopsi dan memastikan penyebab kematian korban.

Baca Juga :  Jabar Timur Berpotensi Menjadi Pusat Ibu Kota Provinsi

“Pada saat korban ditemukan dalam kondisi meninggal, menurut keterangan saksi terdapat beberapa luka lebam di muka dan di punggung. Dugaan kuat korban meninggal akibat mengalami kekerasan, maka kami melakukan otopsi ini untuk memastikan penyebab korban meninggal, apakah karena dibunuh atau ada penyebab lain,” jelasnya.

Dia menyebutkan, tim medis yang diterjunkan untuk otopsi jenazah korban dari dokter forensik RS Bhayangkara Losarang Indramayu. Hasil otopsi memperlihatkan bahwa pada organ dalam jenazah korban terdapat air, pasir, dan lumpur.

Baca Juga :  Polisi Bekuk Pencuri Sapi

“Saat ini petugas sudah mengantongi identitas pelaku, tapi kami masih melakukan pemeriksaan intensif. Motif pembunuhan terhadap korban juga masih kami dalami,” imbuhnya.

Saat ini, pihaknya masih meminta, beberapa keterangan dari para saksi yang ada dalam kasus tersebut. Usai di otopsi petugas, jenazah korban akhirnya dibawa mobil ambulans untuk dipindah ke pemakaman yang dekat dengan tempat tinggal anak korban.

(dri/rjn)

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Masjid Baitul Makmur Cibitung Gelar Kurban 15 Hewan, Warga RW 016 Gotong Royong
Bapenda Kabupaten Bekasi Tegaskan Nilai Rp1 Juta per Meter Bukan Ketentuan Wajib dalam Perhitungan BPHTB
Revisi DPT BPD Muktiwari Disepakati, Ditarget Rampung 30 April
DPT Desa Muktiwari Diprotes Warga, Panitia BPD Buka Suara
PHD Bekasi Dorong Pelayanan Jemaah Haji Mandiri Lebih Optimal dan Merata
Plt Bupati Bekasi Ajak Mahasiswa Kolaborasi Bangun Daerah, DPRD Siap Kawal Aspirasi
Pemkab Bekasi Terapkan WFH 50% untuk ASN
Wawalkot Bekasi Resmikan SPKLU Ultra Fast Charging di Summarecon Mall
Tag :

Berita Terkait

Rabu, 27 Mei 2026 - 17:23 WIB

Masjid Baitul Makmur Cibitung Gelar Kurban 15 Hewan, Warga RW 016 Gotong Royong

Senin, 25 Mei 2026 - 10:20 WIB

Bapenda Kabupaten Bekasi Tegaskan Nilai Rp1 Juta per Meter Bukan Ketentuan Wajib dalam Perhitungan BPHTB

Sabtu, 25 April 2026 - 13:22 WIB

Revisi DPT BPD Muktiwari Disepakati, Ditarget Rampung 30 April

Jumat, 24 April 2026 - 14:00 WIB

DPT Desa Muktiwari Diprotes Warga, Panitia BPD Buka Suara

Minggu, 12 April 2026 - 10:40 WIB

PHD Bekasi Dorong Pelayanan Jemaah Haji Mandiri Lebih Optimal dan Merata

Berita Terbaru