Dicuri ‘Kucing’, M. Lutfi Gagal Ikut Pilkada Kabupaten Cirebon

- Redaksi

Selasa, 9 Januari 2018 - 22:17 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🎯 Promosikan Bisnis Anda di rakyatjabarnews.com
Hubungi Kami !

RakyatJabarNews.com, Cirebon – Berembusnya isu PKB ‘Jomblo’ ditinggal oleh Partai Demokrat di luar prediksi. Muhammad Luthfi yang digadang-gadang maju Pilbup Kabupaten Cirebon gagal sudah. Setelah beredar isu rekomendasi dicuri ‘kucing’, kini Luthfi harus gigit jari karena tidak bisa ikut kompetisi pada Pemilihan Kepala Daerah Kabupaten Cirebon.

Isu ‘Jomblonya’ PKB makin dipertegas oleh pernyataan dari calon Petahana Sunjaya, ketika memberikan orasi politik di depan para pimpinan parpol pendukung Sunjaya Imron di salah satu Hotel di bilangan Jl. Tuparev Cirebon, Selasa (9/1).

Baca Juga :  Mesra dengan PKS dan PAN, Demokrat Yakin Menang Usung Deddy-Syaikhu

“Isu ‘Jomblo’ PKB menjadi celah bergabungnya dalam koalisi, di mana Imron yang seorang kyai yang memimpin Kemenag Kabupaten Cirebon,” jelasnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ditambahkan Sunjaya, kini hanya tersisa pasangan calon Kalinga-Dian yang belum begitu dikenal oleh masyarakat Kabupaten Cirebon. Sehingga, hal tersebut bukan menjadi tandingan dirinya yang hampir seluruh lapisan masyarakat sudah sangat mengenal siapa itu Sunjaya. Ditambah lagi dengan wakilnya dari kalangan NU, bisa dipastikan para kyai akan mendukung dirinya bersama Imron dalam Pilkada Kabupaten Cirebon.

Sedangkan saat awak media mencoba mengkonfirmasi kepada Kang Luthfi yang mendapatkan rekomendasi bersama Haji Qomar, tidak merespon apapun. Sampai berita ini diterbitkan belum ada info ke mana PKB akan berlabuh.(Ymd/RJN)

Baca Juga :  Parah, Sekitar 2.400-an Surat Suara Pilbup Cirebon Hilang

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pengamat UGM Sebut Zulhas Layak Dipertimbangkan Gantikan Gibran
Parlemen Bayangan Soroti Lemahnya Pengawasan MBG Usai 400 Siswa Diduga Keracunan di Cirebon
Pokdarwis Kuya Asih Perkuat Promosi Digital Wisata Belawa
Babarik Kanci Bertahan di Era Modern, Tradisi Leluhur Satukan Warga Cirebon
Verrell Bramasta Gelar Pasar Murah dan Salurkan Bantuan Pendidikan
Air Ciremai Jadi Sorotan, Aktivis Ingatkan Dampak Geotermal bagi Cirebon Timur
Bisri: Putusan MK Tegaskan Gibran Sah, Polemik Ijazah Dinilai Bermotif Politik
Geotermal Ciremai Ditolak, Hamzaiya Ingatkan Cirebon Timur Tak Abaikan Lingkungan
Tag :

Berita Terkait

Senin, 2 November 2026 - 21:33 WIB

Pengamat UGM Sebut Zulhas Layak Dipertimbangkan Gantikan Gibran

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 12:00 WIB

Parlemen Bayangan Soroti Lemahnya Pengawasan MBG Usai 400 Siswa Diduga Keracunan di Cirebon

Minggu, 18 Oktober 2026 - 18:14 WIB

Pokdarwis Kuya Asih Perkuat Promosi Digital Wisata Belawa

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 15:28 WIB

Babarik Kanci Bertahan di Era Modern, Tradisi Leluhur Satukan Warga Cirebon

Rabu, 14 Oktober 2026 - 19:27 WIB

Verrell Bramasta Gelar Pasar Murah dan Salurkan Bantuan Pendidikan

Berita Terbaru