Debat Pilwalkot Bekasi: Nur Supriyanto Bakal Canangkan Program Zero Waste City

- Redaksi

Kamis, 3 Mei 2018 - 19:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RakyatJabarNews.com, Bekasi – Calon Wali Kota Bekasi nomor urut 2, Nur Supriyanto mencita-citakan Kota Bekasi menjadi zore waste city atau kota yang lingkungannya terbebas dari sampah. Konsep green city menjadi salah satu yang bakal ditawarkan Nur sebagai salah satu program jika menang kelak.

“Saya tetap memegang konsep kota hijau, green city. Salah satu program kami adalah zero waste,” kata Nur dalam agenda debat kandidat Pilwalkot Bekasi, Kamis (3/5/2018).

Baca Juga :  Giat TMMD ke 110, Pembangunan Posyandu Capai 80 Persen

Panelis menyinggung soal persoalan lingkungan yang pelik di TPA Bantargebang yang dianggap mengganggu warga sekitar. Menanggapi hal tersebut, Nur mengatakan bahwa dengan zero waste, dampak-dampak seperti yang terjadi pada TPA Bantargebang bisa dikurangi.

Zero waste bisa diterapkan dengan 3R yang di antaranya reuse (menggunakan kembali sampah yang bisa digunakan), reduce (mengurangi hal yang mengakibatkan munculnya sampah) dan recycle (mengolah sampah untuk menjadi sesuatu yang bermanfaat).

Baca Juga :  Ridwan Kamil Kunjungi TPST Bantargebang

“Konsep zero waste ini harus bisa terlaksana dengan cara penyadaran masyarakat agar mengetahui cara mengelola sampah dari mulai hulu sehingga yang keluar ke rumah tangga itu menjadi zero. Ujung-ujungnya adalah bagaimana kami mengoptimalkan sampah ini menjadi sesuatu yang berharga,” jelas Nur.

Nur menerangkan, persoalan sampah di Bantargebang juga bukan hanya jadi urusan Pemerintah Kota Bekasi, karena salah satu lokasinya digunakan sebagai TPA Provinsi DKI Jakarta. Menurutnya pengurusan sampah DKI Jakarta lebih baik dan dapat jadi rujukan bagi Pemerintah Kota Bekasi.

Baca Juga :  Disnaker Kota Bekasi Sosialisasikan Prasyarat Kartu Prakerja

“Maka kerja sama dengan Pemerintah DKI akan coba kami tinjau ulang, termasuk mengkaji proses perjalanan sampah dari Jakarta ke Bekasi, dan proses perjalanannya dari rumah-rumah warga (Bekasi) ke Bantargebang,” kata Nur.(Ant/RJN)

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Perselisihan di Depan Salon Berujung Maut
Sekretariat DPRD Kota Bekasi Raih Predikat Pelayanan Sangat Baik, IKM Capai 93,3
Bapenda Sidak 7 Perusahaan, Optimalkan Pajak Air Tanah
Rp10,8 Miliar Sudah Digelontorkan, IPL TPA Burangkeng Masih Mandek! DPRD Desak Inspektorat Bongkar Penyebabnya
Fahrul Fauzi: Meningkatnya Laporan Menunjukkan Kesadaran Masyarakat Kian Baik
Hari Anak Nasional, Komisi IV DPRD Kabupaten Bekasi Soroti Perlindungan Anak
PAD Kota Bekasi Baru 85 Persen, PKS: WTP Tak Boleh Jadi Alasan Berpuas Diri
Open Dumping TPST Bantargebang Ditargetkan Berakhir pada 2029
Tag :

Berita Terkait

Jumat, 24 Juli 2026 - 12:57 WIB

Perselisihan di Depan Salon Berujung Maut

Jumat, 24 Juli 2026 - 08:29 WIB

Sekretariat DPRD Kota Bekasi Raih Predikat Pelayanan Sangat Baik, IKM Capai 93,3

Jumat, 24 Juli 2026 - 08:19 WIB

Bapenda Sidak 7 Perusahaan, Optimalkan Pajak Air Tanah

Jumat, 24 Juli 2026 - 06:21 WIB

Rp10,8 Miliar Sudah Digelontorkan, IPL TPA Burangkeng Masih Mandek! DPRD Desak Inspektorat Bongkar Penyebabnya

Kamis, 23 Juli 2026 - 17:44 WIB

Fahrul Fauzi: Meningkatnya Laporan Menunjukkan Kesadaran Masyarakat Kian Baik

Berita Terbaru

Kerjasama Hubungi Kami