BMKG Peringatkan Pemudik Waspada Cuaca Ekstrem

- Redaksi

Senin, 10 Juni 2019 - 17:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RJN, Majalengka – Perjalanan pemudik kembali ke perantauan dibayangi cuaca ekstrem hingga H+5. Dari data BMKG Stasiun Jatiwangi, Kabupaten Majalengka, diketahui terdapat indikasi fase basah dari aktivitas gelombang atmosfer Madden Jullian Oscillation (MJO) yang dapat disertai dengan perlambatan angin, pembentukan pusaran, dan belokan angin.

Kondisi itu berpotensi terjadi di Aceh, Sumatera Utara, Riau, Kepulauan Riau, Bengkulu, Jambi, Kalimantan Tengah, Kalimantan Timur, Kalimantan Utara, Sulawesi Tengah, Sulawesi Barat, Maluku Utara, Maluku, Papua Barat, dan Papua.

“Ini dapat berdampak pada peningkatan kondisi cuaca signifikan di beberapa wilayah di Indonesia,” kata Prakirawan BMKG Stasiun Jatiwangi, Ahmad Faa Izyn, Senin (10/6/2019).

Baca Juga :  Wiranto Diserang, Kang Maman: Kok Bisa Kecolongan?

Hingga 10 Juni 2019, diperkirakan potensi hujan lebat dan angin kencang melanda Indonesia. Jawa Barat khususnya, berpotensi dilanda angin kencang. “Selain Jabar, provinsi lain yang juga berpotensi dilanda angin kencang yakni Banten, Jawa Tengah, Jawa Timur, Bali, NTB, NTT, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan, Maluku, dan Papua,” tuturnya.

Sementara, hujan lebat diprediksi dapat terjadi di beberapa wilayah, antara lain Aceh, Sumatera Utara, Riau, Sumatera Barat, Kepulauan Riau, Jambi, Bengkulu, Sumatera Selatan, Bangka Belitung, Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan, Kalimantan Utara, Kalimantan Timur, Kalimantan Barat, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, Sulawesi Barat, Sulawesi Tengah, Sulawesi Utara, Gorontalo, Maluku Utara, Maluku, Papua Barat, dan Papua.

Baca Juga :  Polda Metro Ungkap Kronologi Mobil MBG Tabrak Pedagang di Bekasi Timur, 1 Tewas

Tidak hanya hujan lebat dan angin kencang, BMKG juga mengingatkan potensi peningkatan gelombang hingga lebih dari 2,5 meter di beberapa wilayah.

Gelombang setinggi 2,5-4 meter di antaranya berpotensi terjadi di Samudera Hindia Barat Aceh hingga Samudera Hindia Selatan NTT, Perairan Selatan Banten, Perairan Selatan Jabar hingga Jatim, Selat Sunda bagian Selatan, Perairan Bengkulu, Perairan Barat Lampung, Selat Bali bagian Selatan, Laut Timor Selatan NTT, Laut Arafuru Barat hingga Timur, Perairan Kepulauan Sermata sampai Kepulauan Leti, Perairan Kepulauan Babar, Perairan Kepulauan Tanimbar, Laut Banda Timur Sulawesi Tenggara, Perairan Selatan Ambon, Laut Banda bagian Utara, Perairan Kepulauan Kai, Perairan Kepulauan Aru, dan Laut Banda bagian Selatan.

Baca Juga :  Gunung Semeru Meletus, Warga Histeris

“Kami juga ingatkan masyarakat waspadai dan berhati-hati terhadap dampak yang dapat ditimbulkan dari cuaca ekstrem tersebut seperti banjir, tanah longsor, banjir bandang, serta potensi gangguan transportasi laut akibat angin kencang dan gelombang tinggi,” ungkapnya.

(uan/rjn)

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Firefighter Skill Competition 2026 di Bekasi Diikuti Puluhan Tim Pemadam Industri
Jiovanno: Tujuan Revisi Tutup Celah Hukum
Balita 2 Tahun Tewas di Bekasi, Paman Kandung Jadi Terduga Pelaku, Polisi Selidiki Dugaan Gangguan Jiwa
500 Personel Gabungan Amankan Eksekusi Rumah di Medan Satria Bekasi, Situasi Berjalan Kondusif
Masjid Baitul Makmur Cibitung Gelar Kurban 15 Hewan, Warga RW 016 Gotong Royong
Bapenda Kabupaten Bekasi Tegaskan Nilai Rp1 Juta per Meter Bukan Ketentuan Wajib dalam Perhitungan BPHTB
Revisi DPT BPD Muktiwari Disepakati, Ditarget Rampung 30 April
DPT Desa Muktiwari Diprotes Warga, Panitia BPD Buka Suara

Berita Terkait

Senin, 13 Juli 2026 - 12:31 WIB

Firefighter Skill Competition 2026 di Bekasi Diikuti Puluhan Tim Pemadam Industri

Kamis, 9 Juli 2026 - 14:47 WIB

Jiovanno: Tujuan Revisi Tutup Celah Hukum

Rabu, 3 Juni 2026 - 16:53 WIB

Balita 2 Tahun Tewas di Bekasi, Paman Kandung Jadi Terduga Pelaku, Polisi Selidiki Dugaan Gangguan Jiwa

Rabu, 3 Juni 2026 - 16:36 WIB

500 Personel Gabungan Amankan Eksekusi Rumah di Medan Satria Bekasi, Situasi Berjalan Kondusif

Rabu, 27 Mei 2026 - 17:23 WIB

Masjid Baitul Makmur Cibitung Gelar Kurban 15 Hewan, Warga RW 016 Gotong Royong

Berita Terbaru