Bekasi Menjadi Kota Pertama yang Mengolah Sampah Menjadi Energi Listrik

- Redaksi

Rabu, 22 November 2017 - 15:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RakyatJabarNews.com, Bekasi – Kota Bekasi menjadi daerah pertama di Indonesia yang menjadikan olahan sampah sebagai pembangkit tenaga listrik. Hal tersebut diungkapkan oleh Direktur Pengelolaan Sampah Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Sudirman, Rabu (22/12/2017) sore.

Teknologi mengubah sampah menjadi sumber listrik di Kota Bekasi itu terdapat pada Pembangkit Listrik berbasis Sampah (PLTSa) Sumur Batu yang terletak di Kecamatan Bantar Gebang.

PLTSa Sumur Batu sendiri telah dihadirkan oleh Pemerintah Kota Bekasi bersama pihak swasta sejak tahun 2015 lalu. Pada awalnya, PLTSa ini tidak berjalan maksimal akibat hambatan teknis, namun pada tahun ini sistem itu diklaim telah dapat beroperasi.

“Kota Bekasi menjadi percontohan bagi kota dan kabupaten lainnya, jika kota dan kabupaten yang ada di Indonesia menerapkan seperti yang ada di Kota Bekasi, maka persoalan sampah akan selesai dan Indonesia tidak akan kekurangan energi,” ujar Sudirman.

Sementara itu, PT Nusa Wijaya Abadi, selaku operator PLTSa, melalui Komisarisnya, Tedy Sujayanto mengatakan, uji coba pengelolaan sampah menjadi energi listrik sudah dilakukan oleh pihaknya sejak Maret 2017 dan saat ini pengelolaan sampah dapat menghasilkan listrik 1,5 megawatt dari setiap 144 ton sampah per hari. 

“Ke depan kami rencanakan ada empat pembangkit lagi di tiap zona TPA (Tempat Pembuangan Akhir) sehingga mampu menghasilkan 34 megawatt dari pembakaran sampah hingga 2.200 ton per hari,” kata Tedy.

Baca Juga :  Damkar Kabupaten Bekasi : Masyarakat Tingkatkan Kewaspadaan Kebakaran di Musim Kemarau

Tedy menuturkan, pembangunan pengolahan sampah menjadi energi listrik ini merupakan sebuah upaya untuk menekan volume sampah yang ada di Kota Bekasi sekaligus menciptakan energi terbarukan.

“Dalam operasi yang kita lakukan tidak melakukan pencemaran karena kita membakar sampah kurang dari tiga detik. Keuntungan bagi warga Kota Bekasi sampah menjadi energi listrik, yang dapat mengurangi gunungan sampah yang ada di TPA Sumur Bekasi,” kata Tedy.

Namun saat ini, kata Tedy, listrik yang dihasilkan oleh pihaknya belum bisa disalurkan ke warga Kota Bekasi karena terlebih dahulu harus ada izin dari pemerintah pusat.

“Listrik yang digunakan sementara ini hanya untuk keperluan operasional kantor kami dulu sambil menunggu keputusan pemerintah pusat,” katanya.

Baca Juga :  Walikota Cirebon Bagikan 219 Sertifikat Tanah Gratis

Sementara itu, Wali Kota Bekasi, Rahmat Effendi mengatakan, teknologi pemusnahan sampah berbasis energi ini akan dikelola sepenuhnya oleh pihak ketiga tanpa menggunakan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Kota Bekasi.

“Yang membangun dan mengelola pembangkit listrik tenaga sampah ini pihak swasta,” kata Rahmat.

Dalam hal ini, tambah Rahmat, Pemkot Bekasi akan mendapatkan kompensasi dari produksi listrik berbahan sampah dari pihak ketiga tersebut. “Dan keuntungan lainnya, volume sampah yang ada di Kota Bekasi akan terus berkurang sehingga alokasi dana bagi perluasan lahan TPA bisa ditekan,” katanya. (Ziz/RJN)

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

TPS Ilegal di Tambun Utara Ditutup, Plt Bupati Bekasi: Dampaknya Sudah Ganggu Kesehatan
Tirta Bhagasasi Evaluasi Kerja Sama Air Curah demi Layanan Lebih Optimal
Tropicana Slim Ajak Masyarakat Kejar Remisi Diabetes Lewat Beat Diabetes 2026
PHD Bekasi Dorong Pelayanan Jemaah Haji Mandiri Lebih Optimal dan Merata
Bekasi Luncurkan Sekolah Peduli Pendengaran
Dokter Gigi Bekasi Kurang
Wawali Bekasi Dukung Pelatihan Vokasi Nasional, Targetkan Tekan Pengangguran
Musrenbang RKPD 2027 Bekasi Fokus Pembangunan Merata

Berita Terkait

Selasa, 14 April 2026 - 13:25 WIB

TPS Ilegal di Tambun Utara Ditutup, Plt Bupati Bekasi: Dampaknya Sudah Ganggu Kesehatan

Senin, 13 April 2026 - 16:37 WIB

Tirta Bhagasasi Evaluasi Kerja Sama Air Curah demi Layanan Lebih Optimal

Minggu, 12 April 2026 - 10:40 WIB

PHD Bekasi Dorong Pelayanan Jemaah Haji Mandiri Lebih Optimal dan Merata

Minggu, 12 April 2026 - 10:03 WIB

Bekasi Luncurkan Sekolah Peduli Pendengaran

Sabtu, 11 April 2026 - 09:57 WIB

Dokter Gigi Bekasi Kurang

Berita Terbaru

Rapat koordinasi rencana pembangunan PSEL di TPA Burangkeng yang diikuti jajaran Pemerintah Kabupaten Bekasi bersama Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara secara daring di Command Center Diskominfosantik, Selasa (14/4/2026).

Pemerintahan

PSEL TPA Burangkeng Bekasi Siap Dilelang, Target Operasi 2028

Selasa, 14 Apr 2026 - 20:21 WIB

Anda Kurang Beruntung !