Bedah Film Balukarna dengan Tema Kids Zaman Now, Film yang Mengedukasi

- Redaksi

Sabtu, 11 November 2017 - 14:48 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🎯 Promosikan Bisnis Anda di rakyatjabarnews.com
Hubungi Kami !

RakyatJabarNews.com, Cirebon – Edukasi tentang pentingnya penggunaan teknologi secara positif banyak caranya. Salah satunya adalah dengan menggunakan media film. Poltekkes Kemenkes Tasikmalaya wilayah Cirebon menggelar Bedah Film 2 bertema “Kids Zaman Now” yang bertempat di aula Poltekkes Kemenkes Tasikmalaya wilayah Cirebon, Jl. Pemuda no. 38 Kota Cirebon hari Sabtu pagi (11/11). Dalam kegiatan tersebut, film yang dibedah adalah Balukarna arahan sutradara Glen Kainama.

Film tersebut bercerita tentang dampak negatif penggunaan teknologi. Sehingga, ada tangan-tangan jahat yang menjebak seseorang dengan memanfaatkan teknologi. Film ini mendapatkan apresiasi yang besar dari para penonton yang jumlahnya hampir mencapai 200.

Baca Juga :  DPP PDIP Jawa Barat Mengirimkan Dua Nama Bakal Calon Walikota Cirebon

Acara tersebut dibuka oleh sambutan Bambang Karmanto selaku Koordinator Poltekkes Kemenkes Tasikmalaya wilayah Cirebon. Dan setelah pemutaran film, dilakukan sesi edukasi dan tanya jawab oleh tiga orang pembicara, yakni Syaiful Badar selaku Perkumpulan Warga Siaga Cirebon, Dr. Junny Satyawati selaku Kepala Puskesmas Kejaksan, dan Muhammad Ridwan selaku Relawan TIK (Teknologi Informasi DNA Komunikasi) Kota Cirebon.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurut Dr. Junny, media sosial bisa menjadi sebagai bahan kekerasan dengan memanfaatkan teknologi. Bahkan hal tersebut bisa melalui hp atau smartphone, padahal orangnya sama sekali belum pernah bertemu.

Baca Juga :  Resmi Dilantik, Budiyanto: Menjunjung Tinggi dan Semangat Kebersamaan

“Kekerasan bisa terjadi sama siapa saja dan melalui apa saja. Jadi, kita harus berhati-hati terhadap segala tindak kekerasan, terutama kemajuan teknologi,” ucap sang dokter.

Sedangkan menurut Syaiful Badar, kegiatan ini sangat positif. Kegiatan yang mengedukasi ini sangat penting, apalagi sekarang teknologi sudah menjadi gaya hidup. Dia menjelaskan, bahwa film yang mengedukasi ini akan tetap diputar seperti ini, terutama tentang kepolosan sebuah teknologi. Sebab, kepolosan bisa dimanfaatkan oleh orang lain yang tidak bertanggung jawab.

“Pada dasarnya, kepolosan kita bisa dimanfaatkan oleh orang lain,” jelasnya.

Menurut Badar, ada dua kemungkinan di era teknologi ini, yakni menjadi budak teknologi atau memainkan teknologi. Karena itu,
pemanfaatan teknologi harus positif ketimbang negatif. Jadi, hal itu tergantung bagaimana orang menggunakan teknologi yang ada.

Baca Juga :  Survei Indikator: Pemerintah Masih Kurang Sosialisi UU PDP

Badar melanjutkan, persoalan teknologi ini tidak bisa dielakkan. Ini adalah suatu bagian dari kehidupan yang harus dihadapi. Selain itu, peran pemerintah juga punya kewajiban menyetop konten-konten yang membahayakan. Regulasinya harus cepat dilakukan pemerintah.

“Banyaknya kriminal yang memanfaatkan teknologi adalah bukti bahwa pemerintah gagal meregulasi persoalan teknologi,” tuturnya.

Dengan adanya kemajuan teknologi ini, Badar berharap remaja-remaja Indonesia akan lebih cerdas dalam menggunakan teknologi.(Juf/RJN)

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

DPRD Kabupaten Bekasi Fokuskan APBD 2027 untuk Infrastruktur dan Kesehatan
Abu Vulkanik Anak Krakatau Jadi Perhatian, Pemkot Bekasi Bagikan Masker
APINDO Cirebon Ingatkan Polemik PT Yihong Novatex Jangan Digiring Jadi Opini
Medan Dikebut 5G, XLSMART Siapkan 1.000 Lebih BTS
HUT ke-105, RSD Gunung Jati Perkuat Layanan Rujukan
OTT Rektor Jadi Alarm, Prof Sugianto Soroti Integritas dan Tata Kelola Kampus
Bukan Sekadar Lomba Cerpen, 15 Pelajar Bekasi Berebut Juara dan Karya Mereka Bakal Dibukukan
Harris Bobihoe Sidak SDN 05 Rusak Puting Beliung

Berita Terkait

Kamis, 17 September 2026 - 11:59 WIB

DPRD Kabupaten Bekasi Fokuskan APBD 2027 untuk Infrastruktur dan Kesehatan

Selasa, 8 September 2026 - 15:27 WIB

Abu Vulkanik Anak Krakatau Jadi Perhatian, Pemkot Bekasi Bagikan Masker

Rabu, 2 September 2026 - 12:25 WIB

APINDO Cirebon Ingatkan Polemik PT Yihong Novatex Jangan Digiring Jadi Opini

Selasa, 1 September 2026 - 09:33 WIB

Medan Dikebut 5G, XLSMART Siapkan 1.000 Lebih BTS

Selasa, 1 September 2026 - 06:44 WIB

HUT ke-105, RSD Gunung Jati Perkuat Layanan Rujukan

Berita Terbaru