Awas, Titik Rawan Begal Jalur Pantura Berada di Sini

- Redaksi

Selasa, 4 September 2018 - 18:19 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🎯 Promosikan Bisnis Anda di rakyatjabarnews.com
Hubungi Kami !

RJN, Cirebon– Gelap gulita itulah kondisi jalan pantura di Mundu arah Kanci, kurangnya Penerangan Jalan Umum (PJU) di jalur Pantura ini menjadi surga tindak kejahatan berupa pembegalan kendaraan roda dua (Red. Sepeda Motor).

Adalah Desa Citemu Kecamatan Mundu Kabupaten Cirebon Provinsi Jawa Barat, menjadi titik rawan pembegalan kendaraan bermotor pada saat malam hari. Menjadi momok yang menghantui para pengendara motor (Red. bikers), Pengendara motor pun jika melewati jalur ini harus ektra hati hati selain rawan kecelakaan juga rawan kejahataan.

Baca Juga :  Herman Khaeron: Stok BBM Hingga Lebaran Masih Cukup

Kondisi ini menjadi keprihatinan tersendiri untuk Kuwu Citemu, Supriyadi atau biasa di sapa Yusup dimana daerahnya menjadi tempat kejahatan pembegalan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kami sangat prihatin jika mulai pukul 19.00 Wib (Red.Jam 7 malam) di wilayah kami setiap malam terjadi pembegalan motor” ungkapnya pada rakyatjabarnews.com saat ditemui diruang kantornya, Selasa (4/9/2018).

Baca Juga :  Gardu Listrik Meledak, Sebagian Jawa Barat Gelap

Yusup menambahkan jika pihaknya pernah mengajukan Penerangan Jalan Umum PJU ke Dinas Perhubungan Kabupaten Cirebon namun baru di berikan 5 titik dan hanya menyala selama 2 bulan saja.

“Padahal yang kami harapkan 50 PJU, namun dari hasil pengajuan kami ke Dishub Kabupaten Cirebon, kami mendapat sebanyak 5 titik saja, padahal jalur rawan begal membentang sepanjang 2 KM dari perbatasan Desa Bendungan sampai Desa Waruduwur”.

Yusup berharap Instansi terkait agar bisa memberikan PJU yang cukup agar bisa mengurangi tindak kejahatan di jalur rawan begal di pantura. Kami sangat menghimbau pada masyarakat baik Citemu maupun masyarakat pengguna jalan agar selalu berhati hati.

Baca Juga :  Ulama di Cirebon Dukung Gatot Maju Menjadi Capres

“Alhamdulillah sudah satu bulan ini aman, kami sangat mengapresiasi pihak Kepolisian yang telah secara rutin menjaga kamtibmas dan kami harapkan baik Dishub kabupaten atau Kementerian Perhubungan untuk memberikan rasa aman pada masyarakat melalui penerangan jalan di pantura,”pungkasnya. (ymd/RJN)

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

APINDO Cirebon Ingatkan Polemik PT Yihong Novatex Jangan Digiring Jadi Opini
HUT ke-105, RSD Gunung Jati Perkuat Layanan Rujukan
OTT Rektor Jadi Alarm, Prof Sugianto Soroti Integritas dan Tata Kelola Kampus
Debt Collector Ditahan, Diduga Hantam Warga Pakai Kursi hingga Terluka
KPU Kabupaten Cirebon Tetapkan 1,84 Juta Pemilih, Partisipasi Masyarakat Jadi Kunci Akurasi Data
JTT Tanam 300 Pohon di Tol Trans Jawa, Dorong Infrastruktur Hijau dan Berkelanjutan
Balita 2 Tahun Tewas di Bekasi, Paman Kandung Jadi Terduga Pelaku, Polisi Selidiki Dugaan Gangguan Jiwa
Misteri Kematian WNA Korea di Bekasi, Polisi Temukan Luka Benda Tajam dan Tumpul

Berita Terkait

Rabu, 2 September 2026 - 12:25 WIB

APINDO Cirebon Ingatkan Polemik PT Yihong Novatex Jangan Digiring Jadi Opini

Selasa, 1 September 2026 - 06:44 WIB

HUT ke-105, RSD Gunung Jati Perkuat Layanan Rujukan

Selasa, 1 September 2026 - 06:34 WIB

OTT Rektor Jadi Alarm, Prof Sugianto Soroti Integritas dan Tata Kelola Kampus

Rabu, 12 Agustus 2026 - 12:59 WIB

Debt Collector Ditahan, Diduga Hantam Warga Pakai Kursi hingga Terluka

Sabtu, 4 Juli 2026 - 11:55 WIB

KPU Kabupaten Cirebon Tetapkan 1,84 Juta Pemilih, Partisipasi Masyarakat Jadi Kunci Akurasi Data

Berita Terbaru