APBD 2018 Kota Bekasi Diproyeksikan Mencapai Rp 5,9 Triliun

- Redaksi

Rabu, 8 November 2017 - 13:45 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🎯 Promosikan Bisnis Anda di rakyatjabarnews.com
Hubungi Kami !

RakyatJabarNews.com, Bekasi – Anggota Badan Anggaran dari Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Ahmad Ustuchri mengatakan, Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) 2018 diproyeksikan mencapai Rp 5,9 triliun.

Ustuchri mengaku, dirinya sangat mendukung program kemasyarakatan di dalam anggaran daerah tersebut. Ia mencontohkan, kenaikan alokasi anggaran untuk biaya kartu sehat (KS) hingga Rp200 miliar.

Ustuchri melanjutkan, dukungan itu dilakukan menyusul terkait infrastuktur di Kota Bekasi cukup bagus. Menurut dia, nyaris tak ada jalan rusak. Hanya saja, kata dia, perbaikan saluran mesti digenjot lagi. Karena itu, porsi anggaran untuk Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) juga cukup besar, hampir Rp1 triliun.

Ustuchri menambahkan, secara tidak langsung program – program yang bersentuhan langsung dengan masyarakat menguntungkan calon walikota petahana di Pilkada Kota Bekasi tahun depan. Meski demikian, ia mengaku tak melihat peningkatan anggaran di program tertentu yang syarat dengan kepentingan Pilkada tahun depan.

“Saya melihat masih wajar, asalkan tepat sasaran,” kata dia kepada RakyatJabarNews.com pada Rabu (08/11).

Baca Juga :  Sekda Karawang Menerima Kunjungan Audiensi Persenika

Sementara, Anggota Badan Anggaran dari Fraksi PPP, Mohamad Said mengatakan, nilai APBD Kota Bekasi tahun depan diproyeksikan mencapai hampir Rp6 triliun. Fraksinya tak mempermasalahkan ada kenaikan alokasi anggaran untuk program kemasyarakatan. “Program itu sudah ada dari dulu, sekarang lebih maksimal lagi, karena menyangkut kesejahteraan masyarakat,” kata Said.

Ia mencontohkan, jaminan kesehatan daerah sudah ada dari tahun ke tahun. Namun, mulai tahun ini mendapatkan anggaran yang besar. Apalagi tahun depan anggarannya naik 100 persen menjadi sekitar Rp 200 miliar. “Kemudian pendidikan, kami juga mendorong pemberian subsidi kepada sekolah SMA/SMK Negeri dan swasta,” kata dia.

Baca Juga :  Komisi IV Kabupaten Banjar Kunjungi Kota Bekasi

Ditanya soal dukungan pada Pilkada 2018 mendatang, Said mengatakan, partainya di tingkat cabang sudah menyatakan mendukung petahana yang kini menjabat sebagai Wali Kota Bekasi, Rahmat Effendi. Namun, secara resmi menunggu rekomendasi dari tingkat provinsi dan pusat.

“Apapun keputusan pusat, kami akan mengikuti,” kata Said.(Ziz/RJN)

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Abu Vulkanik Anak Krakatau Jadi Perhatian, Pemkot Bekasi Bagikan Masker
Fajar Paper Siapkan Fasilitas Pengolahan Limbah, Aktivitas Truk Bakal Ditata
Kota Bekasi Peringkat 6 Wilayah Terinovatif Indonesia
Abu Vulkanik Anak Krakatau Sampai Bekasi, Tri Adhianto Minta Warga Waspada
Jalan Ditutup, Warga Terdampak! Komisi III Desak Pengembang Punya Akses Sendiri
Komisi III DPRD Kabupaten Bekasi Panggil Fajar Paper, Pastikan Perizinan Pengolahan Limbah Lengkap
Video CCTV Lift Viral, Eks Caleg Jabar VII Siapkan Langkah Hukum
8.000 PPPK Kota Bekasi Tuntaskan Orientasi, Tri Adhianto Tekankan Kualitas Pelayanan
Tag :

Berita Terkait

Selasa, 8 September 2026 - 15:27 WIB

Abu Vulkanik Anak Krakatau Jadi Perhatian, Pemkot Bekasi Bagikan Masker

Senin, 7 September 2026 - 16:35 WIB

Kota Bekasi Peringkat 6 Wilayah Terinovatif Indonesia

Senin, 7 September 2026 - 16:20 WIB

Abu Vulkanik Anak Krakatau Sampai Bekasi, Tri Adhianto Minta Warga Waspada

Senin, 7 September 2026 - 16:04 WIB

Jalan Ditutup, Warga Terdampak! Komisi III Desak Pengembang Punya Akses Sendiri

Senin, 7 September 2026 - 15:09 WIB

Komisi III DPRD Kabupaten Bekasi Panggil Fajar Paper, Pastikan Perizinan Pengolahan Limbah Lengkap

Berita Terbaru