Viral, Satpol PP Kota Bandung Memukuli PKL

- Redaksi

Rabu, 24 Januari 2018 - 22:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RakytJabarNews.com, Bandung – Habis kesabaran setelah berulang kali ditegur keras agar tidak berjualan di taman Dewi Sartika kawasan Balai Kota Bandung, sejumlah anggota Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Bandung memukul pedagang kaki lima (PKL) pada Minggu (21/1/2018) siang sekitar pukul 12.30 WIB.

Pemukulan yang sempat direkam video oleh seseorang  dan menjadi viral di sosial media itu diakui Kasatpol PP Dadang Iriana. Hal itu terjadi akibat petugas saat itu dimaki kata-kata kasar dan dilempari barang dagangan.

Baca Juga :  Aksi Bela Palestina, Pj Bupati Bekasi : Dukungan Moral Untuk Palestina Merdeka

“Ia video itu betul. Itu karena anggota kehabisan kesabaran, itu klikmasnya setelah beberapa kali PKL selalu melawan,” jelas Dadang di Alun -alun Bandung, Rabu (24/01/2018).

Menurut  Dadang, setiap hari minggu PKL banyak berjualan dan sering dihalau namun tetap membandel bahkan melawan. Beberapa kali dibiarkan bahkan sampai ada tukang cuanki melempar barangnya ke tengah jalan menolak ditertibkan.

Baca Juga :  Cegah Penyebaran Covid-19,Satpol PP Giat Razia Dimalam Hari

“Hari minggu kemarin saat ditertibkan malah mencaci maki dengan kata-kata kasar sambil melempar sebagai manusia pasti terpancing emosi apalagi sedang cape dan lapar,” ujarnya.

Dadang menyayangkan dalam video hanya satpol PP saja yang ditayangkan memukul PKL sedangkan PKL yang mendahului melempar tak ada.
Menurut Dadang, walau sikap Satpol membela diri tetap tak dibenarkan main kasar, makanya anggota yang terlibat pemukulan dibina dan tegur.

Baca Juga :  Satpol PP Sosialisasikan Protokol Covid-19 Pakai Basa Cerbon

Dadang menduga bandelnya PKL dan berani melawan satpol karena ada oknum aparat yang jadi backing PKL.

“Sudah lapor ada oknum aparat dan Dadenpom sudah siap membantu menindak jika ada oknum aparat yang terlibat, “tegas Dadang seraya mengatakan orang yang merekam kejadian itu sudah minta maaf.

Pada kesempatan itu Dadang pun meminta maaf jika tindakan anggotanya kurang berkenan dan berharap juga PKL tidak bertindak kasar. (RJN Group)

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Komisi III Desak Percepat Realisasi Infrastruktur
Harris Bobihoe: Sinergi Pusat-Daerah Kunci Sukses Cek Kesehatan Gratis
Tri Adhianto Ajak Sahabat MUI Berantas Judi Online dan Perkuat Pembinaan Sosial
2.416 KK di Bekasi Terdampak Kekeringan, BPBD Salurkan 575 Ribu Liter Air Bersih ke 20 Titik
DPRD Kabupaten Bekasi Revisi Perda Desa, Sesuaikan dengan UU Desa Terbaru
Plt. Bupati Bekasi Akan Panggil Direktur RSUD, Soroti Pelayanan hingga Kondisi Keuangan
Tri Adhianto Tinjau Hari Pertama Sekolah di SMPN 12 Bekasi, Pastikan MPLS Ramah Berjalan Optimal
Wali Kota Bekasi Dukung Pendataan BPS
Tag :

Berita Terkait

Kamis, 16 Juli 2026 - 22:48 WIB

Komisi III Desak Percepat Realisasi Infrastruktur

Kamis, 16 Juli 2026 - 16:34 WIB

Harris Bobihoe: Sinergi Pusat-Daerah Kunci Sukses Cek Kesehatan Gratis

Rabu, 15 Juli 2026 - 20:48 WIB

Tri Adhianto Ajak Sahabat MUI Berantas Judi Online dan Perkuat Pembinaan Sosial

Selasa, 14 Juli 2026 - 12:06 WIB

2.416 KK di Bekasi Terdampak Kekeringan, BPBD Salurkan 575 Ribu Liter Air Bersih ke 20 Titik

Senin, 13 Juli 2026 - 23:43 WIB

DPRD Kabupaten Bekasi Revisi Perda Desa, Sesuaikan dengan UU Desa Terbaru

Berita Terbaru

Anggota Komisi III DPRD Kabupaten Bekasi dari Fraksi Partai Gerindra, H. Bodin, memberikan keterangan kepada awak media di sela-sela rapat Panitia Khusus (Pansus) DPRD Kabupaten Bekasi, Kamis (16/7/2026).

Pemerintahan

Komisi III Desak Percepat Realisasi Infrastruktur

Kamis, 16 Jul 2026 - 22:48 WIB

Kepala Desa Burangkeng Nemin Bin H. Sain.

Pilkades

Kades Burangkeng Minta Perda Desa Tak Tergesa-gesa

Kamis, 16 Jul 2026 - 19:41 WIB

Kerjasama Hubungi Kami