Jalan Berlubang dan Dipenuhi Pasir, Sebabkan Kecelakaan Motor

- Redaksi

Minggu, 19 November 2017 - 13:43 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🎯 Promosikan Bisnis Anda di rakyatjabarnews.com
Hubungi Kami !

RakyatJabarNews.com, Cirebon – Warga pengguna kendaraan roda dua harus ekstra berhati-hati ketika melewati Jalan di jalur Sindanglaut Ciawigajah. Pasalnya, jalan tersebut dipenuhi lobang dan tumpahan pasir dari mobil truk pengangkut pasir dari lahan quarry di Kecamatan Susukan Lebak.

Menurut pantauan awak media ketika sedang berada di depan lokasi hari Sabtu (18/11), mobil truk pengangkut pasir keluar masuk area quarry menyaksikan langsung kecelakaan tunggal ketika seorang pengendara sepeda motor jatuh karena jalan licin oleh tumpahan material pasir. Hal tersebut mengakibatkan luka ringan dan box lampu motornya pecah. Pengendara teraebut pun langsung diantarkan ke Puskesmas Lemahabang dan mendapatkan rujukan ke Rumah Sakit terdekat untuk dilakukan ronsen karena tulang ibu jari kaki diduga patah.

Baca Juga :  TPA Burangkeng Akan Diperluas, Pemkab Bekasi Libatkan Warga dalam Konsultasi Publik

Saat ditanyakan apa penyebab kendaraan hilang kendali, Adi warga Kecamatan Lemahabang mengatakan bahwa roda motornya slip akibat licin oleh tumpahan material pasir di dekat jalan berlobang, sehingga kendaraan hilang keseimbangan dan langsung jatuh dan mengakibtakan luka lecet di kaki dan tangan, bahkan ada luka cukup dalam di kaki kanan yang mengeluarkan banyak darah.

“Licin sama pasir, dan jalan juga berlubang sehingga motor hilang keseimbangan,” jelasnya.

Ditambahkan Adi bahwa kecelakaan ini murni akibat buruknya infrastruktur jalan dan kelalaian pihak penjaga pembersih jalan dekat keluar masuk kendaraan truk dari lahan pertambangan pasir. Hal ini seharusnya diperhatikan oleh para penjaga agar kejadian serupa tidak perlu dialami oleh pengguna jalan.

“Harusnya pihak-pihak baik penjaga jalan dan pihak terkait segera membersihkan tumpahan pasir di jalan raya dan segera Dinas PU PR menambal jalan berlobang agar kami penggunaan kendaraan roda dua tidak berjatuhan,” jelasnya.

Baca Juga :  Akibat Ulah Oknum Penegak Hukum kepada Anaknya, Keluarga Tomi Tak Terima

Selain itu, pihak Dinas terkait terkesan membiarkan karena terbukti tidak segera memperbaiki infrastruktur jalan yang merupakan urat nadi perekonomian yang menghubungkan Kecamatan Lemahabang, Susukan Lebak dan Sedong. Hal ini sangat mengecewakan masyarakat padahal sudah memasuki musim penghujan.

“Padahal ini jalan Kabupaten yang menghubungkan antara Lemahabang Susukan dan Sedong dan merupakan jalur vital ekonomi masyarakat, namun sudah masuk musim penghujan Dinas PU Kabupaten Cirebon lamban memperbaiki jalanan berlobang,” kesalnya sambil menahan sakit.(Juf/RJN)

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

APINDO Cirebon Ingatkan Polemik PT Yihong Novatex Jangan Digiring Jadi Opini
HUT ke-105, RSD Gunung Jati Perkuat Layanan Rujukan
OTT Rektor Jadi Alarm, Prof Sugianto Soroti Integritas dan Tata Kelola Kampus
34 OPD Adu Gaya di Panggung Bekasi
KPU Kabupaten Cirebon Tetapkan 1,84 Juta Pemilih, Partisipasi Masyarakat Jadi Kunci Akurasi Data
JTT Tanam 300 Pohon di Tol Trans Jawa, Dorong Infrastruktur Hijau dan Berkelanjutan
Jakarta Fair Kemayoran 2026 Resmi Dibuka, Hari Pertama Langsung Diserbu Pengunjung
Siqom Tancap Gas Bentuk DPRt NasDem di 187 Desa dan Kelurahan Kabupaten Bekasi

Berita Terkait

Rabu, 2 September 2026 - 12:25 WIB

APINDO Cirebon Ingatkan Polemik PT Yihong Novatex Jangan Digiring Jadi Opini

Selasa, 1 September 2026 - 06:44 WIB

HUT ke-105, RSD Gunung Jati Perkuat Layanan Rujukan

Selasa, 1 September 2026 - 06:34 WIB

OTT Rektor Jadi Alarm, Prof Sugianto Soroti Integritas dan Tata Kelola Kampus

Jumat, 7 Agustus 2026 - 12:46 WIB

34 OPD Adu Gaya di Panggung Bekasi

Sabtu, 4 Juli 2026 - 11:55 WIB

KPU Kabupaten Cirebon Tetapkan 1,84 Juta Pemilih, Partisipasi Masyarakat Jadi Kunci Akurasi Data

Berita Terbaru