STIT Nusantara Bekasi, Kampus Baru yang Menjaga Kualitas Pendidikannya

- Redaksi

Senin, 9 Oktober 2017 - 17:42 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🎯 Promosikan Bisnis Anda di rakyatjabarnews.com
Hubungi Kami !

RakyatJabarNews.com, Bekasi – Sebagai kampus yang baru saja meresmikan pembukaannya, STIT Nusantara masih melakukan kuliah umum sebelum melakukan kuliah biasa untuk mahasiswa angkatan pertamanya. Berdasarkan informasi, ada sekitar 40 mahasiswa baru yang terdaftar.

Eddi Supriadi, Ketua STIT Nusantara mengatakan bahwa ini adalah momentum untuk memberikan mahasiswa-mahasiswa batu untuk tetap bersemangat hingga lulus nanti.

“Kita berikan motivasi supaya tidak putus di tengah jalan,” jelasnya saat ditemui oleh RakyatJabarNews.com di kampus yang terletak di Jl. Kebon Kelapa Pekopen Tambun, Bekasi hari Minggu (8/10).

Dengan berkembang dan majunya teknologi, Eddi berharap agar mahasiswanya tidak ketinggalan saat lulus S1 nanti. Karena itu, pihak kampus mendatangkan tenaga pendidik yang memang berpengalaman, demi terjaga kualitasnya.

“Kita melihat mutu, kita belajar untuk berusaha menjadi mitra bagi kampus lain, mungkin bisa berorganisasi, atau pertukaran dosen. Tidak ada persaingan dan saling menjatuhkan. Karena tujuannya satu, mencerdaskan bangsa. Dengan begitu harapan kita terus sampai sarjana sampai selesai,” harapnya.

Baca Juga :  Waryanto: Ngapepar Wadahi Peningkatan Program Pariwisata di Kabupaten Bekasi

Nurainun, salah satu mahasiswa baru STIT Nusantara mengaku sangat senang bisa masuk ke kampus yang terbilang masih baru ini.

“Awalnya mau masuk ke PTN, tapi gagal. Akhirnya memilih kampus ini karena ada pelajaran agamanya, deket rumah, dan ada manajemen pendidikan Islam,” tutur gadis asal Bekasi ini.

Baca Juga :  Breaking News : Pintu Pagar Rusak, Ratusan Mahasiswa Demo di Gedung DPRD Kota Bekasi

Gadis yang juga guru TK dan pengajar les tersebut berharap, semoga kampus ini terus berkembang dan maju, banyak angkatan, ada akademik dan luar akademik.

Hal senada pun dilontarkan oleh Lulu, seorang alumni Ponpes Al Istiqomah dan pindahan dari Jakarta 5 tahun yang lalu. Dia sangat senang dengan kampus ini.

“Saya juga guru TK. Awalnya dikasih tau ada beasiswa, dikasih sertifikatnya. Akhirnya masuk ke sini,” pungkasnya.(Ziz/RJN)

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

OTT Rektor Jadi Alarm, Prof Sugianto Soroti Integritas dan Tata Kelola Kampus
Rp4,5 Miliar Jadi Sorotan, Kasus Korupsi Tirta Bhagasasi Segera Meja Hijau
Bukan Perkara Pidana, Datun Kejari Kabupaten Bekasi Justru Pulihkan Rp4 Miliar Lebih
Kejari Bekasi Selamatkan Rp40,1 Miliar Uang Negara, 739 Perkara Ditangani
Wayang Ajen Meriahkan Pembukaan PNBK Jilid III di Plaza Patriot Bekasi
DLH Kota Bekasi Susur Kali Bekasi, Tak Temukan Pipa Limbah Industri
Pemkot Bekasi Perketat Pengawasan MBG, 249 SPPG Jadi Perhatian
Semarak HUT Bekasi dan RI, Cibitung Dorong Warga Makin Gemar Berolahraga

Berita Terkait

Selasa, 1 September 2026 - 06:34 WIB

OTT Rektor Jadi Alarm, Prof Sugianto Soroti Integritas dan Tata Kelola Kampus

Senin, 31 Agustus 2026 - 18:15 WIB

Rp4,5 Miliar Jadi Sorotan, Kasus Korupsi Tirta Bhagasasi Segera Meja Hijau

Senin, 31 Agustus 2026 - 18:05 WIB

Bukan Perkara Pidana, Datun Kejari Kabupaten Bekasi Justru Pulihkan Rp4 Miliar Lebih

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 20:21 WIB

Wayang Ajen Meriahkan Pembukaan PNBK Jilid III di Plaza Patriot Bekasi

Jumat, 28 Agustus 2026 - 13:16 WIB

DLH Kota Bekasi Susur Kali Bekasi, Tak Temukan Pipa Limbah Industri

Berita Terbaru

RSD Gunung Jati Kota Cirebon genap berusia 105 tahun. Wali Kota Effendi Edo mendorong penguatan layanan dan transformasi rumah sakit sebagai rujukan utama Ciayumajakuning.

Cirebon

HUT ke-105, RSD Gunung Jati Perkuat Layanan Rujukan

Selasa, 1 Sep 2026 - 06:44 WIB