Atribut PDIP di Bekasi Dicopot, Mantan Walkot Protes

- Redaksi

Kamis, 7 September 2017 - 22:05 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🎯 Promosikan Bisnis Anda di rakyatjabarnews.com
Hubungi Kami !

RakyatJabarNews.com, Bekasi – Pencopotan atribut partai PDI Perjuangan bergambar Mochtar Mohammad yang dilakukan Pemerintah Kota Bekasi yang belakangan ini ramai dipasang di sepanjang jalan protokol Kota Bekasi ditanggapi keras oleh mantan Wali Kota Bekasi, Mochtar Muhamad.

Pria yang akrab disapa Babe M2 mengemukakan bahwa ada kecenderungan bahwa Wali Kota Bekasi yang sedang menjabat, Rahmat Effendi memiliki rasa paranoid atau ketakutan terhadap dirinya.

“Ini tanda bahwa petahana panik ketika saya muncul lagi di hadapan publik, mungkin ada ketakutan jika saya mencalonkan lagi jadi calon Wali Kota, jelas terlihat karena bendera PDI Perjuangan saja yang dicopot oleh pemerintah, sedangkan yang lain tidak, ini namanya diskriminasi,” ujar Mochtar Mohamad.

Selain itu, Ia mengaku pemasangan atribute bendera partai tidak melanggar aturan. Apalagi, Ia memasang tidak pada lokasi yang dilarang.” Masa bendera baru dipasang langsung di copot. Bendera Golkar itu banyak di jalan. Dicopot juga dong. Apalagi, katanya Golkar mau koalisi dengan PDIP. Tapi kok caranya begitu. Nanti juga kena apesnya dia,” ujarnya.

Baca Juga :  Penetapan Jalur Angkot Baru Dimanfaatkan Oknum Sopir Nakal

Ia mengungkapkan ada sekitar 2 ribu bendera yang dicopot oleh Pemkot Bekasi dalam hal ini Dinas PUPR Kota Bekasi atas intruksi Wali Kota, Rahmat Effendi.

“Saya masih ada 20 ribu bendera. Nanti saya pasang diseluruh Kota Bekasi,” tegasnya.

Baca Juga :  Hardiknas 2025, Bupati Bekasi Dorong Wujudkan Pendidikan Berkualitas

Terkait kabar santer dirinya akan mendapat rekomendasi pencalonan kepala daerah dari DPP PDI Perjuangan, M2 masih menunggu keputusan final yang ditetapkan dsri meja Megawati Soekarnoputri.

“Untuk rekomendasi pencalonan, saya pun bersama tingkat DPC masih menunggu keputusan finalnya, kita tunggu kabar minggu depan dari meja DPP siapa yang akan direkomendasikan untuk maju jadi calon Wali Kota Bekasi,” tandasnya.(ziz/RJN)

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Abu Vulkanik Anak Krakatau Jadi Perhatian, Pemkot Bekasi Bagikan Masker
Demokrat Mulai Panaskan Mesin Politik, AHY Masuk Radar Capres 2029
Fajar Paper Siapkan Fasilitas Pengolahan Limbah, Aktivitas Truk Bakal Ditata
PSI Cirebon Percepat Konsolidasi, Struktur Organisasi Ditargetkan Rampung hingga Desa
Kota Bekasi Peringkat 6 Wilayah Terinovatif Indonesia
Abu Vulkanik Anak Krakatau Sampai Bekasi, Tri Adhianto Minta Warga Waspada
Jalan Ditutup, Warga Terdampak! Komisi III Desak Pengembang Punya Akses Sendiri
Komisi III DPRD Kabupaten Bekasi Panggil Fajar Paper, Pastikan Perizinan Pengolahan Limbah Lengkap

Berita Terkait

Selasa, 8 September 2026 - 15:27 WIB

Abu Vulkanik Anak Krakatau Jadi Perhatian, Pemkot Bekasi Bagikan Masker

Selasa, 8 September 2026 - 15:13 WIB

Demokrat Mulai Panaskan Mesin Politik, AHY Masuk Radar Capres 2029

Senin, 7 September 2026 - 19:24 WIB

Fajar Paper Siapkan Fasilitas Pengolahan Limbah, Aktivitas Truk Bakal Ditata

Senin, 7 September 2026 - 16:53 WIB

PSI Cirebon Percepat Konsolidasi, Struktur Organisasi Ditargetkan Rampung hingga Desa

Senin, 7 September 2026 - 16:35 WIB

Kota Bekasi Peringkat 6 Wilayah Terinovatif Indonesia

Berita Terbaru