Vonis Ade Kuswara Ditunda, Sidang Perkara Korupsi Digelar 14 September

- Redaksi

Senin, 7 September 2026 - 20:22 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🎯 Promosikan Bisnis Anda di rakyatjabarnews.com
Hubungi Kami !

Keterangan foto:
Bupati Bekasi nonaktif Ade Kuswara Kunang dikawal petugas saat meninggalkan ruang sidang Pengadilan Tipikor Bandung setelah pembacaan vonis dalam perkara dugaan korupsi ditunda, Senin (7/9/2026). Sidang vonis dijadwalkan kembali pada 14 September 2026.

i

Keterangan foto: Bupati Bekasi nonaktif Ade Kuswara Kunang dikawal petugas saat meninggalkan ruang sidang Pengadilan Tipikor Bandung setelah pembacaan vonis dalam perkara dugaan korupsi ditunda, Senin (7/9/2026). Sidang vonis dijadwalkan kembali pada 14 September 2026.

KOTA BANDUNG – Majelis hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Bandung menunda pembacaan vonis terhadap Bupati Bekasi nonaktif Ade Kuswara Kunang dan ayahnya, HM Kunang, dalam perkara dugaan korupsi ijon proyek.

Sidang yang sedianya digelar pada Senin (7/9/2026) ditunda hingga 14 September 2026. Penundaan terjadi karena salah satu anggota majelis hakim berhalangan hadir setelah penerbangannya terkendala penutupan bandara akibat erupsi Gunung Anak Krakatau.

Hakim yang memimpin persidangan menyampaikan alasan tersebut di hadapan para pihak yang hadir.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Bandara masih ditutup, tidak bisa ke sini, oleh karena itu sidang tidak bisa dilanjutkan dan sidang kita tunda,” ujar hakim.

Baca Juga :  Tirta Bhagasasi Rampungkan Relokasi Pipa, 4.000 Pelanggan Terdampak Terlayani

Penundaan tersebut mendapat respons dari sejumlah simpatisan Ade Kuswara yang hadir di ruang persidangan. Suasana sempat ramai setelah terdengar sorakan dari arah pengunjung sidang.
Majelis hakim kemudian mengingatkan agar persidangan berikutnya berlangsung tertib.

“Pihak keamanan, untuk sidang berikutnya, siapa yang teriak suruh keluar,” kata hakim.

Dalam perkara tersebut, jaksa penuntut umum sebelumnya menuntut Ade Kuswara dengan pidana penjara selama 7 tahun. Sementara HM Kunang dituntut 4 tahun penjara serta denda Rp300 juta subsider 100 hari kurungan.

Baca Juga :  Belanja Pegawai Bekasi Membengkak, DPRD Soroti Lemahnya Peningkatan PAD

Jaksa juga menuntut pembayaran uang pengganti. Ade Kuswara dituntut membayar Rp11 miliar, sedangkan HM Kunang sebesar Rp1 miliar. Total uang pengganti yang dituntut kepada keduanya mencapai Rp12 miliar.

Jaksa meyakini Ade Kuswara dan HM Kunang terbukti melakukan tindak pidana sebagaimana dakwaan kedua yang berkaitan dengan penerimaan gratifikasi atau suap berdasarkan ketentuan Undang-Undang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.

Dalam tuntutannya, jaksa menyebut perbuatan kedua terdakwa telah berdampak terhadap kepercayaan masyarakat Kabupaten Bekasi terhadap penyelenggaraan pemerintahan. Hal tersebut menjadi salah satu pertimbangan yang memberatkan.

Sementara itu, sejumlah hal menjadi pertimbangan yang meringankan. Keduanya disebut belum pernah dihukum, memiliki tanggungan keluarga, serta bersikap kooperatif selama menjalani proses persidangan.

Baca Juga :  Ir Toto Muhammad Taha Resmi Pj Walkot Bekasi

Dengan ditundanya pembacaan vonis, majelis hakim belum menentukan hukuman terhadap Ade Kuswara dan HM Kunang. Putusan sepenuhnya akan ditentukan berdasarkan pertimbangan majelis hakim dalam persidangan.

Setelah sidang ditunda, Ade Kuswara kembali dibawa ke rumah tahanan. Ia hanya meminta dukungan doa dari masyarakat.

“Ditunda, minggu depan. Mohon doanya,” ujar Ade singkat.

Pembacaan vonis terhadap Ade Kuswara Kunang dan HM Kunang dijadwalkan kembali pada 14 September 2026.

(*)

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

GIIAS Bandung 2026 Hadirkan 19 Merek, Ada 5 Merek Baru
Otomotif di Jabar Tertinggi Nasional, GIIAS Bandung 2026 Resmi Digelar
Persib Hajar Sabah FC 3-0, Umpan Notsuda Bikin Gol Ini Jadi Sorotan
Adira Expo Bandung 2026 Hadirkan Promo Kredit Mobil dan Motor Spesial HUT RI, Ini Daftar Keuntungannya
Kota Bekasi Borong Empat Medali di Kejurnas BMX Freestyle 2026
Maxim Gelar Turnamen Badminton di Bandung
Kota Bekasi Siap Jadi Tuan Rumah Sejumlah Nomor Balap Sepeda Porprov Jabar 2026
ParagonCorp dan ITB Revitalisasi Dome Theater, Hadirkan Ruang Belajar Imersif

Komentar

Berita Terkait

Senin, 7 September 2026 - 20:22 WIB

Vonis Ade Kuswara Ditunda, Sidang Perkara Korupsi Digelar 14 September

Minggu, 6 September 2026 - 15:26 WIB

GIIAS Bandung 2026 Hadirkan 19 Merek, Ada 5 Merek Baru

Kamis, 3 September 2026 - 06:05 WIB

Otomotif di Jabar Tertinggi Nasional, GIIAS Bandung 2026 Resmi Digelar

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 22:00 WIB

Persib Hajar Sabah FC 3-0, Umpan Notsuda Bikin Gol Ini Jadi Sorotan

Selasa, 4 Agustus 2026 - 10:41 WIB

Adira Expo Bandung 2026 Hadirkan Promo Kredit Mobil dan Motor Spesial HUT RI, Ini Daftar Keuntungannya

Berita Terbaru

Wali Kota Bekasi Tri Adhianto memberikan keterangan kepada awak media didampingi jajaran Pemerintah Kota Bekasi terkait capaian Kota Bekasi dalam Indeks Inovasi Daerah (IID) 2025, Senin (7/9/2026). Kota Bekasi menempati peringkat keenam nasional dengan skor 94,43.

Pemerintahan

Kota Bekasi Peringkat 6 Wilayah Terinovatif Indonesia

Senin, 7 Sep 2026 - 16:35 WIB