670 KK di Bekasi Krisis Air Bersih, BPBD Langsung Kirim 10 Ribu Liter ke Cibarusah

- Redaksi

Senin, 6 Juli 2026 - 14:28 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Warga Kampung Cihanjuang, Desa Ridogalih, Kecamatan Cibarusah, mengantre mengisi jeriken dan penampung air dari mobil tangki BPBD Kabupaten Bekasi. Sebanyak 10 ribu liter air bersih disalurkan untuk membantu ratusan keluarga yang terdampak kekeringan selama musim kemarau. Foto: Humas Pemkab Bekasi.

i

Warga Kampung Cihanjuang, Desa Ridogalih, Kecamatan Cibarusah, mengantre mengisi jeriken dan penampung air dari mobil tangki BPBD Kabupaten Bekasi. Sebanyak 10 ribu liter air bersih disalurkan untuk membantu ratusan keluarga yang terdampak kekeringan selama musim kemarau. Foto: Humas Pemkab Bekasi.

KABUPATEN BEKASI – Musim kemarau mulai dirasakan warga Kabupaten Bekasi. Sebanyak 670 kepala keluarga (KK) di Desa Ridogalih, Kecamatan Cibarusah, mengalami krisis air bersih akibat pasokan yang terus berkurang dalam beberapa bulan terakhir.

Merespons kondisi tersebut, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bekasi menyalurkan 10 ribu liter air bersih ke Kampung Cihanjuang RT 02 RW 06, Senin (6/7/2026).

Bantuan itu diprioritaskan untuk memenuhi kebutuhan dasar warga, mulai dari memasak, mencuci hingga air minum.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Satgas Penanggulangan Bencana BPBD Kabupaten Bekasi, Haidir, mengatakan distribusi air bersih dilakukan sebagai respons cepat atas laporan yang diajukan pemerintah desa terkait dampak kekeringan.

Baca Juga :  Panglima TNI dan Kapolri Pantau Posko PPKM Mikro di Bekasi

“BPBD terus berupaya memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat yang terdampak kekeringan. Kami bergerak cepat menyalurkan bantuan air bersih agar kebutuhan dasar warga tetap terpenuhi selama musim kemarau,” kata Haidir.

Ia menegaskan BPBD akan terus memantau wilayah yang berpotensi mengalami krisis air bersih. Koordinasi dengan pemerintah desa dan instansi terkait juga terus dilakukan agar penanganan berjalan cepat dan berkelanjutan.

Baca Juga :  Tangani Kekeringan di Kuningan, Tiap Hari BPBD Suplai Air Bersih

Sementara itu, Kepala Seksi Pelayanan Desa Ridogalih, Ahmad Sapruddin, menjelaskan kekeringan melanda Dusun II dan Dusun III, dengan kondisi paling parah terjadi di Dusun III karena berada di ujung jaringan distribusi air Perumda Tirta Bhagasasi.

“Total ada sekitar 670 kepala keluarga yang terdampak. Selama air tidak mengalir, banyak warga terpaksa membeli air bersih untuk kebutuhan sehari-hari,” ujarnya.

Menurut Ahmad, bantuan dari BPBD sangat membantu masyarakat sekaligus memenuhi kebutuhan air di rumah maupun tempat ibadah. Ia juga mengapresiasi respons cepat Pemerintah Kabupaten Bekasi setelah pihak desa mengajukan permohonan bantuan.

Baca Juga :  Penyebar Ujaran Kebencian Terhadap Bekasi Ditangkap

Di sisi lain, warga Kampung Cihanjuang, Anik, mengaku keluarganya sudah mengalami kesulitan air bersih selama dua hingga tiga bulan terakhir. Bantuan air dari BPBD, kata dia, menjadi penyelamat untuk memenuhi kebutuhan harian.

“Alhamdulillah bantuan ini sangat membantu untuk memasak, mencuci, dan kebutuhan minum keluarga,” katanya.

Meski demikian, warga berharap pemerintah tidak hanya memberikan bantuan darurat, tetapi juga menghadirkan solusi permanen agar persoalan kekeringan yang berulang setiap musim kemarau dapat segera diatasi.

(*)

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kasus Pungli Pasar Bantargebang Memanas, Kadis Disdagperin Dipanggil Kejari
DLH Bekasi Ingatkan Pengelolaan Sampah Jadi Kunci Pengembangan Destinasi Wisata
Konsultan Ungkap Alasan Perda Pariwisata Kabupaten Bekasi Direvisi, Draf Sudah Capai 80 Pasal
Meski Raih WTP, DPRD Temukan 17 OPD Masih Bermasalah dalam LHP BPK
DPR Dorong Wisata Religi dan Desa Wisata Naik Kelas Lewat Perda Baru
Sekda Bekasi Endin Samsudin Akui Kendala Tindak Lanjut BPK, Rencana Aksi OPD Segera Disusun
Ombi: Perda Pariwisata Fokus Awasi THM, Bukan Melegalkan
Puluhan Siswa Terancam Tak Sekolah, Kades Muktiwari Bersama ACP dan LAMI Datangi DPRD Bekasi

Berita Terkait

Selasa, 7 Juli 2026 - 20:57 WIB

Kasus Pungli Pasar Bantargebang Memanas, Kadis Disdagperin Dipanggil Kejari

Selasa, 7 Juli 2026 - 18:13 WIB

DLH Bekasi Ingatkan Pengelolaan Sampah Jadi Kunci Pengembangan Destinasi Wisata

Selasa, 7 Juli 2026 - 16:46 WIB

Konsultan Ungkap Alasan Perda Pariwisata Kabupaten Bekasi Direvisi, Draf Sudah Capai 80 Pasal

Selasa, 7 Juli 2026 - 10:59 WIB

Meski Raih WTP, DPRD Temukan 17 OPD Masih Bermasalah dalam LHP BPK

Senin, 6 Juli 2026 - 19:12 WIB

DPR Dorong Wisata Religi dan Desa Wisata Naik Kelas Lewat Perda Baru

Berita Terbaru

Anda Kurang Beruntung !