Puluhan Siswa Terancam Tak Sekolah, Kades Muktiwari Bersama ACP dan LAMI Datangi DPRD Bekasi

- Redaksi

Senin, 6 Juli 2026 - 17:12 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🎯 Promosikan Bisnis Anda di rakyatjabarnews.com
Hubungi Kami !

Kepala Desa Muktiwari Bahrudin, S.E., didampingi BPD terpilih Anen Cerdik Parwoto (ACP), Koordinator LAMI Sutarno dan Karimun, bersama jajaran Pemerintah Desa Muktiwari melakukan audiensi dengan anggota DPRD Kabupaten Bekasi Jiovano Nahampun di ruang Fraksi PDI Perjuangan, Kabupaten Bekasi. Pertemuan tersebut membahas aspirasi penambahan rombongan belajar (rombel) di SMP Negeri 7 Cibitung agar puluhan calon siswa yang belum tertampung dapat memperoleh akses pendidikan pada tahun ajaran baru

i

Kepala Desa Muktiwari Bahrudin, S.E., didampingi BPD terpilih Anen Cerdik Parwoto (ACP), Koordinator LAMI Sutarno dan Karimun, bersama jajaran Pemerintah Desa Muktiwari melakukan audiensi dengan anggota DPRD Kabupaten Bekasi Jiovano Nahampun di ruang Fraksi PDI Perjuangan, Kabupaten Bekasi. Pertemuan tersebut membahas aspirasi penambahan rombongan belajar (rombel) di SMP Negeri 7 Cibitung agar puluhan calon siswa yang belum tertampung dapat memperoleh akses pendidikan pada tahun ajaran baru

BEKASI – Perjuangan agar puluhan calon siswa asal Desa Muktiwari memperoleh bangku sekolah negeri terus berlanjut. Setelah mendampingi para orang tua mendatangi SMP Negeri 7 Cibitung, Pemerintah Desa Muktiwari kini membawa aspirasi warga langsung ke DPRD Kabupaten Bekasi.

Kepala Desa Muktiwari, Bahrudin, S.E., memimpin langsung rombongan yang menemui anggota DPRD Kabupaten Bekasi dari Fraksi PDI Perjuangan, Jiovano Nahampun, guna mencari solusi atas terbatasnya kuota penerimaan murid baru di SMP Negeri 7 Cibitung.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Turut hadir dalam pertemuan tersebut BPD Desa Muktiwari terpilih Anen Cerdik Parwoto (ACP), Koordinator Lembaga Aspirasi Masyarakat Indonesia (LAMI) Sutarno dan Karimun, serta jajaran Pemerintah Desa Muktiwari.

Baca Juga :  Bang Aldo Puji Pemuda Cibitung: Ini Bukan Sekadar Seremoni, Ini Gerakan!

Mereka menyampaikan kondisi puluhan calon peserta didik yang hingga kini belum mendapatkan sekolah negeri akibat keterbatasan daya tampung.

Kepala Desa Muktiwari, Bahrudin, menegaskan pemerintah desa tidak ingin ada anak yang kehilangan kesempatan mengenyam pendidikan.

“Kami datang membawa aspirasi masyarakat. Harapan kami sederhana, jangan sampai ada anak-anak Desa Muktiwari yang kehilangan kesempatan sekolah hanya karena keterbatasan kuota. Pemerintah harus hadir memberikan solusi,” kata Bahrudin.

Koordinator LAMI, Sutarno, menegaskan pihaknya akan terus mengawal persoalan tersebut hingga ada kepastian bagi seluruh siswa.

“Kami akan terus mengawal persoalan ini sampai ada solusi nyata. Pendidikan merupakan hak setiap anak. Kami mengapresiasi respons cepat DPRD Kabupaten Bekasi yang langsung menerima aspirasi kami,” ujarnya.

Senada, BPD Desa Muktiwari terpilih Anen Cerdik Parwoto (ACP) menilai persoalan keterbatasan rombongan belajar harus segera menjadi perhatian pemerintah daerah karena jumlah lulusan sekolah dasar terus meningkat setiap tahun.

Baca Juga :  Pemkot Bekasi Ancam Menahan Tunjangan Transportasi Anggota DPRD

Menurut ACP, kapasitas sekolah negeri harus disesuaikan dengan pertumbuhan jumlah siswa agar tidak ada anak yang kehilangan hak memperoleh pendidikan.

“Kami berharap penambahan rombongan belajar dapat segera direalisasikan sehingga seluruh anak memperoleh kesempatan belajar secara adil,” ucapnya.

Merespons aspirasi tersebut, anggota DPRD Kabupaten Bekasi Jiovano Nahampun langsung mengambil langkah cepat. Dalam pertemuan itu, ia segera berkoordinasi dengan Bupati Bekasi dan Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bekasi untuk mencari solusi atas persoalan yang dihadapi warga Muktiwari.

Baca Juga :  Bupati dan Medical Checkup Wakil Bupati Terpilih Kabupaten Bekasi

Langkah tersebut disambut positif oleh rombongan Pemerintah Desa Muktiwari. Mereka berharap koordinasi antara DPRD, Pemerintah Kabupaten Bekasi, dan Dinas Pendidikan segera menghasilkan keputusan mengenai penambahan rombongan belajar maupun solusi lain agar seluruh siswa yang belum tertampung dapat melanjutkan pendidikan pada tahun ajaran baru.

Pemdes Muktiwari menegaskan akan terus mengawal proses tersebut hingga seluruh anak yang belum memperoleh sekolah mendapatkan kepastian untuk melanjutkan pendidikan.

(*)

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

JTT Alihkan Truk Lowbed di SS Cikunir hingga 19 Oktober, Ini Jalur Alternatifnya
Asep Surya Atmaja Tunggu Proses Jadi Bupati Definitif, DPRD Bekasi Siapkan Usulan
Belum Masuk 7 Besar, Remaja Cikarang Ini Justru Raih Penghargaan Berbakat
Pemkab Bekasi Diberi Tenggat 7 Hari, Wartawan Desak Kejelasan Pemeriksaan Kadis LH
Plt Bupati Bekasi Minta Maaf ke Media, Undang Perwakilan Massa Berdialog
Parlemen Bayangan Kritik Survei CELIOS, Nilai Zulhas Tak Layak Masuk Menteri Terburuk
SMAN 1 Tambun Selatan Perkuat Karakter Siswa di Era AI Lewat Program BAGEUR
Syahrir DPRD Jabar Bekali Siswa SMAN 1 Tambun Selatan Ilmu Kepemimpinan

Berita Terkait

Jumat, 16 Oktober 2026 - 20:55 WIB

JTT Alihkan Truk Lowbed di SS Cikunir hingga 19 Oktober, Ini Jalur Alternatifnya

Jumat, 16 Oktober 2026 - 17:42 WIB

Asep Surya Atmaja Tunggu Proses Jadi Bupati Definitif, DPRD Bekasi Siapkan Usulan

Jumat, 16 Oktober 2026 - 08:12 WIB

Belum Masuk 7 Besar, Remaja Cikarang Ini Justru Raih Penghargaan Berbakat

Kamis, 15 Oktober 2026 - 15:15 WIB

Pemkab Bekasi Diberi Tenggat 7 Hari, Wartawan Desak Kejelasan Pemeriksaan Kadis LH

Kamis, 15 Oktober 2026 - 13:54 WIB

Plt Bupati Bekasi Minta Maaf ke Media, Undang Perwakilan Massa Berdialog

Berita Terbaru

Teknologi Super Intelligent Valet Parking (SIVP) dan Super AI Cockpit yang dikembangkan OMODA & JAECOO untuk menghadirkan pengalaman parkir otomatis dan interaksi cerdas antara kendaraan dan pengguna. Kedua teknologi tersebut akan diuji dalam ajang International User Summit di China pada 19–21 Oktober 2026.

Otomotif

OMODA & JAECOO Uji Teknologi Parkir Otomatis dan AI di China

Sabtu, 17 Okt 2026 - 07:43 WIB

Keterangan foto: Ilustrasi tindak pidana korupsi yang berdampak terhadap kepentingan dan kesejahteraan masyarakat.

Jakarta

Prof Romli Nilai Korupsi Rugikan Hak Sosial Masyarakat

Sabtu, 17 Okt 2026 - 06:02 WIB

Kondisi bangunan Rumah Sakit Watunggong di Manggarai Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT), yang akan didukung pembangunannya melalui bantuan kemanusiaan Rp2,1 miliar dari masyarakat Kota Bekasi.

Nasional

Warga Bekasi Galang Rp2,1 Miliar, Bangun Rumah Sakit di NTT

Jumat, 16 Okt 2026 - 16:37 WIB