Mahasiswa Tantang KAJARI Cikarang Transparan!

- Redaksi

Selasa, 22 Agustus 2017 - 20:37 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🎯 Promosikan Bisnis Anda di rakyatjabarnews.com
Hubungi Kami !

RakyatJabarNews.com, Bekasi – Kejaksaan Negeri Kabupaten Bekasi sebagai lembaga penegak hukum yang dituntut untuk lebih berperan dalam menegakkan supremasi hukum, perlindungan kepentingan umum, penegakan hak asasi manusia, serta pemberantasan Korupsi, Kolusi, dan Nepotisme (KKN) di Kabupaten Bekasi nampaknya belum menonjolkan prestasi yang cukup signifikan semenjak dipimpin oleh Risman Tarihoran.

Hal tersebut dinyatakan dalam keterangan Rillis Rahmat Hidayat salah satu pegiat Barisan Rakyat Anti Korupsi (BARA AKSI), ketika dikonfirmasi media dirinya menuntut kepekaan pihak Kejaksaan Negeri (KEJARI) Kabupaten Bekasi untuk menyelidiki temuan-temuan ataupun dugaan Tindak Pidana Korupsi (TIPIKOR) yang mendasar walau tanpa adanya laporan dari masyarakat.

Baca Juga :  Merasa Dicurangi, Pendukung Calon Tak Terpilih Mendemo

“Kejari seyogyanya peka dan menindaklanjuti terhadap kasus ambruknya SMAN Muaragembong, Mangkraknya Jembatan Bagedor, dan Gedung Baru PDAM Tirta Bhagasasi yang di Tegal Danas serta Anggaran Pemeliharaan Mess Mahasiswa KAPEMASI-IKAMASI, Rumah Dinas Bupati, Wakil Bupati dan Sekda-nya,” kata Abu, sapaan akrabnya.

Bersamaan dengan itu juga, Abu meminta agar kejari transparan atas laporan-laporan dari masyarakat ataupun lembaga kemasyarakatan dan memblow up apa saja proses penanganan korupsi yang sudah diselesaikan maupun yang sedang didalami termasuk yang sudah Dibuatkan Surat Pemberhentian Penangan Perkara (SP3).

“Kami (BARA AKSI) sepakat mendesak kejari yang kini dipimpin Risman agar menggelar konferensi press terkait ini semua, agar publik tahu,” tegas Abu yang juga Mantan Ketua BEM STT Pelita Bangsa periode 2015-2016

Baca Juga :  Aher Imbau untuk Masyarakat Konsumsi Daging Sapi Beku

Selain itu, dirinya menambahkan, demi membuat jera pelaku Tindak Pidana Korupsi (TIPIKOR) dirinya meminta kejari kabupaten Bekasi agar melibatkan undang-undang Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) dalam penanganan kasus.

“Sejauh ini mereka tak terbuka, apakah melibatkan Pasal TPPU dalam penanganan atau tidak? Kalau pake Pasal TPPU sok sebutkan kasus apa? Follow money harus ditegakkan,” tutupnya. (Ziz/RJN)

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Asep Surya Atmaja Tunggu Proses Jadi Bupati Definitif, DPRD Bekasi Siapkan Usulan
Belum Masuk 7 Besar, Remaja Cikarang Ini Justru Raih Penghargaan Berbakat
DPRD Bekasi Siapkan Paripurna Bupati Definitif, Ade Sukron Ungkap Tahapannya
Pemkab Bekasi Diberi Tenggat 7 Hari, Wartawan Desak Kejelasan Pemeriksaan Kadis LH
Plt Bupati Bekasi Minta Maaf ke Media, Undang Perwakilan Massa Berdialog
Verrell Bramasta Gelar Pasar Murah dan Salurkan Bantuan Pendidikan
Parlemen Bayangan Kritik Survei CELIOS, Nilai Zulhas Tak Layak Masuk Menteri Terburuk
SMAN 1 Tambun Selatan Perkuat Karakter Siswa di Era AI Lewat Program BAGEUR

Berita Terkait

Jumat, 16 Oktober 2026 - 17:42 WIB

Asep Surya Atmaja Tunggu Proses Jadi Bupati Definitif, DPRD Bekasi Siapkan Usulan

Kamis, 15 Oktober 2026 - 15:44 WIB

DPRD Bekasi Siapkan Paripurna Bupati Definitif, Ade Sukron Ungkap Tahapannya

Kamis, 15 Oktober 2026 - 15:15 WIB

Pemkab Bekasi Diberi Tenggat 7 Hari, Wartawan Desak Kejelasan Pemeriksaan Kadis LH

Kamis, 15 Oktober 2026 - 13:54 WIB

Plt Bupati Bekasi Minta Maaf ke Media, Undang Perwakilan Massa Berdialog

Rabu, 14 Oktober 2026 - 19:27 WIB

Verrell Bramasta Gelar Pasar Murah dan Salurkan Bantuan Pendidikan

Berita Terbaru

Ilustrasi.

Pendidikan

Revitalisasi Sekolah Bekasi Tembus Rp64,8 Miliar, Ini Rinciannya

Jumat, 16 Okt 2026 - 14:03 WIB