Posyandu di Bekasi Bakal Berubah Total, Kini Urus 6 Layanan Dasar Warga

- Redaksi

Rabu, 6 Mei 2026 - 13:21 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🎯 Promosikan Bisnis Anda di rakyatjabarnews.com
Hubungi Kami !

Iman Santoso saat memberikan arahan dalam rapat implementasi Permendagri Nomor 3 Tahun 2024 tentang transformasi Posyandu 6 SPM di Gedung Wibawamukti, Kompleks Pemkab Bekasi, Cikarang Pusat, Rabu (6/5/2026).

i

Iman Santoso saat memberikan arahan dalam rapat implementasi Permendagri Nomor 3 Tahun 2024 tentang transformasi Posyandu 6 SPM di Gedung Wibawamukti, Kompleks Pemkab Bekasi, Cikarang Pusat, Rabu (6/5/2026).

Kabupaten Bekasi – Pemerintah Kabupaten Bekasi mulai mendorong transformasi besar pada Posyandu. Ke depan, Posyandu tidak hanya fokus pada layanan kesehatan ibu dan anak, tetapi juga akan terlibat dalam enam layanan dasar masyarakat.

Hal itu dibahas dalam rapat implementasi Permendagri Nomor 3 Tahun 2024 tentang Posyandu yang digelar Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Bekasi di Gedung Wibawamukti, Rabu (6/5/2026).

Kepala DPMD Kabupaten Bekasi, Iman Santoso mengatakan transformasi Posyandu berbasis 6 Standar Pelayanan Minimal (SPM) dilakukan agar pelayanan masyarakat di tingkat desa lebih terpadu dan maksimal.

Enam layanan tersebut meliputi bidang kesehatan, pendidikan, sosial, pekerjaan umum, perumahan rakyat, hingga ketenteraman dan ketertiban umum.

“Posyandu sekarang tidak hanya soal kesehatan. Ke depan perannya lebih luas untuk membantu pelayanan masyarakat di desa,” ujar Iman.

Menurutnya, keberhasilan program tersebut sangat bergantung pada kekuatan kader Posyandu di tingkat desa dan kelurahan.

Baca Juga :  Gani Muhammad Titip Pesan Ke ASN dan Non ASN ini yang Disampaikan

Ia menegaskan Posyandu merupakan bagian penting dari kelembagaan desa. Karena itu, kader di lapangan harus diperkuat agar program pemerintah bisa berjalan efektif.

Selain memperkuat kader, DPMD juga menyoroti pentingnya data administrasi yang akurat. Sebab, program pelayanan masyarakat dinilai tidak akan maksimal jika data di lapangan tidak valid.

“Kerja di lapangan harus dibarengi data yang kuat supaya program tepat sasaran,” katanya.

Sebagai tindak lanjut, Pemkab Bekasi juga akan menggelar lomba Posyandu mulai tingkat kecamatan hingga kabupaten untuk mencari Posyandu terbaik yang nantinya dijadikan percontohan.

Baca Juga :  GMNI Kota Bekasi :DPRD Kota Bekasi Jangan Hanya Sibuk Euforia Saja !

Melalui transformasi ini, Pemkab Bekasi berharap Posyandu bisa menjadi pusat pelayanan masyarakat yang lebih modern, aktif, dan berdampak langsung bagi warga. (*)

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tri Adhianto Ajak Warga Bekasi Perkuat Solidaritas untuk Korban Bencana NTT
Bapenda Kantongi Rp2,22 Triliun, Iwan Ridwan Optimistis Target Pajak 2026 Tercapai
Naik Panzer Anoa Gratis! Pameran Alutsista TNI Bikin Anak-anak Antusias di Bekasi
Warga Sambut Taman Ruang Terbuka Hijau di Wisma Jaya
Pemkot Bekasi Gandeng IROPIN, 300 Siswa SMPN 54 Dapat Kacamata
Bikin Bangga! 83,10 Persen Pemuda Bekasi Ternyata Tak Merokok, Tertinggi di Jabar
Ada Pesan Khusus Presiden Prabowo untuk Putra Sayuti Melik, Wawali Bekasi Datang Langsung
Atlet Paralimpik Kota Bekasi Bikin Bangga

Berita Terkait

Minggu, 23 Agustus 2026 - 15:58 WIB

Tri Adhianto Ajak Warga Bekasi Perkuat Solidaritas untuk Korban Bencana NTT

Jumat, 21 Agustus 2026 - 15:54 WIB

Naik Panzer Anoa Gratis! Pameran Alutsista TNI Bikin Anak-anak Antusias di Bekasi

Selasa, 18 Agustus 2026 - 12:38 WIB

Warga Sambut Taman Ruang Terbuka Hijau di Wisma Jaya

Selasa, 11 Agustus 2026 - 11:51 WIB

Pemkot Bekasi Gandeng IROPIN, 300 Siswa SMPN 54 Dapat Kacamata

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 14:45 WIB

Bikin Bangga! 83,10 Persen Pemuda Bekasi Ternyata Tak Merokok, Tertinggi di Jabar

Berita Terbaru

Kerjasama Hubungi Kami