Bekasi – Kota Bekasi genap berusia 29 tahun pada Selasa (10/3/2026). Momentum hari jadi ini dimaknai sebagai penguat komitmen seluruh pihak untuk memastikan pembangunan kota berjalan merata dan dirasakan oleh seluruh masyarakat.
Ketua Fraksi PAN DPRD Kota Bekasi, Evi Mafriningsianti menegaskan, pembangunan Kota Bekasi membutuhkan kolaborasi semua pihak, mulai dari pemerintah, legislatif hingga masyarakat.
“Ini meneguhkan komitmen bersama seluruh stakeholder di Kota Bekasi, baik eksekutif, legislatif maupun masyarakat. Kita punya tanggung jawab bersama untuk membangun Kota Bekasi,” ujar Evi kepada awak media, Selasa (10/3/2026).
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Menurutnya, pembangunan tidak hanya berfokus pada infrastruktur fisik, tetapi juga harus menyentuh kebutuhan dasar masyarakat, seperti pendidikan, kesehatan, serta layanan publik lainnya.
Ia menilai DPRD memiliki peran strategis untuk mengawal program pembangunan agar benar-benar memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
“Insya Allah secara bertahap kami akan mengawasi dan memastikan pembangunan sampai ke masyarakat serta benar-benar dirasakan oleh mereka. Persoalan mendasar seperti pendidikan dan kesehatan harus menjadi prioritas,” katanya.
Evi menjelaskan, dalam sektor pendidikan masih diperlukan perhatian terhadap pemerataan fasilitas dan akses belajar bagi masyarakat. Meski anggaran pendidikan sudah mendekati 30 persen sesuai amanah undang-undang, masih terdapat sejumlah persoalan yang perlu dibenahi.
Beberapa di antaranya terkait kebutuhan tenaga pengajar, sarana dan prasarana sekolah, mebel, hingga akses pendidikan bagi warga kurang mampu.
“Kita perlu memastikan anggaran pendidikan benar-benar sampai ke masyarakat yang membutuhkan. Apakah fasilitas pendidikan sudah merata dan apakah masyarakat tidak mampu sudah mendapatkan akses pendidikan yang layak,” jelasnya.
Selain pendidikan, sektor kesehatan juga menjadi perhatian. Ia menegaskan layanan kesehatan harus mudah diakses seluruh masyarakat, mulai dari fasilitas tingkat dasar hingga rumah sakit.
“Kesehatan juga harus bisa dirasakan oleh seluruh lapisan masyarakat Kota Bekasi. Pemerintah harus hadir menyediakan fasilitas dan sarana prasarana yang memadai, terutama layanan kesehatan yang paling dekat dengan masyarakat,” tegasnya. (ADV)









