Bekasi — Wali Kota Bekasi Tri Adhianto mengapresiasi keberadaan Museum Catur Utut Adianto, destinasi wisata edukatif baru yang menambah ragam pilihan rekreasi di Kota Bekasi. Museum yang terletak di Kelurahan Sepanjang Jaya, Kecamatan Rawalumbu, ini tidak hanya menampilkan sejarah perjalanan catur nasional, tetapi juga menjadi pusat pembinaan bagi para pecinta olahraga berpikir itu.
Dalam kunjungannya, Tri meninjau langsung ruangan-ruangan museum yang didesain dengan nuansa catur di setiap sudutnya. Di dalamnya terpajang berbagai memorabilia, papan catur klasik, foto-foto perjalanan karier Grand Master (GM) Utut Adianto, serta dokumentasi perkembangan olahraga catur di Indonesia.
Selain berfungsi sebagai ruang pamer, museum ini juga menaungi Sekolah Catur Utut Adianto, tempat anak-anak dan remaja belajar dari pelatih profesional. Fasilitas ini diharapkan menjadi wadah lahirnya bibit unggul yang mampu mengharumkan nama Kota Bekasi di ajang nasional maupun internasional.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Keberadaan museum dan sekolah ini luar biasa. Selain menambah destinasi wisata, tempat ini memiliki nilai edukatif tinggi. Saya berharap generasi muda Bekasi bisa memanfaatkan fasilitas ini untuk belajar, berlatih, dan berprestasi,” ujar Tri Adhianto, Rabu, 15 Oktober 2025.
Tri menyebut, Pemerintah Kota Bekasi akan terus mendorong pembinaan olahraga catur secara berkelanjutan melalui kolaborasi dengan sekolah, komunitas, dan lembaga pelatihan. Museum Catur Utut Adianto, katanya, akan dijadikan mitra strategis dalam mencetak atlet berprestasi.
Selain sarana edukasi, kawasan museum juga dilengkapi Café Tutur, kafe bertema catur yang dirancang sebagai ruang interaktif bagi pengunjung. Dengan desain interior yang dipenuhi ornamen bidak catur, tempat ini menawarkan pengalaman berbeda—menggabungkan suasana santai dengan semangat intelektual khas permainan catur.
Menurut Tri, kehadiran Museum Catur Utut Adianto menjadi bukti nyata kolaborasi antara tokoh nasional dan pemerintah daerah dalam menghadirkan ruang publik yang edukatif dan inspiratif.
“Kota Bekasi punya potensi besar di bidang olahraga dan pendidikan. Dengan dukungan tokoh seperti Pak Utut Adianto, saya yakin Bekasi akan melahirkan banyak juara,” kata Tri.
Dalam kunjungan itu, Tri Adhianto juga sempat bermain catur melawan robot dan berhasil menuntaskan permainan hanya dalam waktu empat menit. (*)









