Bang Madong Soroti Seragam Sekolah Mahal: Jangan Jadikan Koperasi Alat Pemaksaan!

- Redaksi

Rabu, 9 Juli 2025 - 19:18 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🎯 Promosikan Bisnis Anda di rakyatjabarnews.com
Hubungi Kami !

Anggota Komisi IV DPRD Kota Bekasi, Ahmadi, angkat suara dengan nada kecewa dan geram.

i

Anggota Komisi IV DPRD Kota Bekasi, Ahmadi, angkat suara dengan nada kecewa dan geram.

Bekasi – Anggota Komisi IV DPRD Kota Bekasi, Ahmadi atau yang akrab disapa Bang Madong, angkat suara terkait maraknya keluhan masyarakat soal harga seragam sekolah yang dinilai membebani orang tua murid, khususnya di tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP).

“Saya dapat laporan, harga seragam SMP di beberapa sekolah itu bervariasi dan cukup tinggi. Ada yang sampai Rp1,5 juta, ada juga Rp1,2 juta, bahkan Rp900 ribu. Itu bukan angka kecil untuk banyak keluarga,” tegas Bang Madong, pada Rabu (9/7/2025) malam.

Ia menekankan, sebagian besar laporan yang masuk berasal dari wilayah Jatiasih, dan mayoritas menyoroti SMP. “Ini mayoritas di SMP negeri. Bahkan ada yang mewajibkan pembelian satu paket lengkap mulai dari baju olahraga, batik sekolah, jas almamater, dasi, sampai bed nama dan kaos kaki. Kalau semua wajib beli di koperasi, ya memberatkan,” ucapnya.

“Koperasi Jangan Jadi Alat Pemaksaan”

Menurut Bang Madong, koperasi sekolah seharusnya menjadi sarana membantu, bukan memaksa. Ia menegaskan bahwa orang tua berhak membeli seragam di luar sekolah selama kualitasnya sepadan.

“Kalau kualitas dan modelnya sama, silakan beli di luar. Apalagi kalau orang tua punya seragam dari kakaknya atau saudara, kenapa harus dipaksa beli baru?” ujarnya. Ia pun menyindir, “Negara ini udah merdeka, jangan rakyatnya dijajah harga seragam.”

Baca Juga :  Ribuan Jamaah Muhammadiyah Salat Id di Bekasi, Kawasan Grand Wisata Padat

Langkah Konkret: Hotline dan Aduan Terbuka

Komisi IV DPRD Kota Bekasi membuka pintu lebar-lebar bagi masyarakat yang ingin melapor. “Silakan datang ke kantor, bisa juga kirim WA langsung ke saya. Kami sudah siapkan hotline. Bahkan dulu saya minta dipasang spanduk hotline di sekolah-sekolah agar warga tahu ke mana harus mengadu,” kata Bang Madong.

Baca Juga :  Wawali Harris Bobihoe Hadiri Maulid Nabi di Pondokgede, Ajak Warga Teladani Rasulullah

Desak Dinas Pendidikan Buat Regulasi Tegas

Bang Madong juga menyayangkan sikap pasif Dinas Pendidikan Kota Bekasi yang hanya menerbitkan surat imbauan tanpa regulasi yang mengikat. “Kalau cuma imbauan, nggak ada efeknya. Harus ada standarisasi harga dan sanksi tegas kalau ada pemaksaan,” tegasnya.

Dalam forum rapat bersama Dinas Pendidikan, Komisi IV telah menyampaikan keprihatinan ini dan mendesak agar aturan segera disusun. “Regulasi soal koperasi sekolah harus dibuat. Harga seragam harus dikendalikan, minimal ada batas atas. Jangan sampai beda sekolah, beda harga, dan semuanya mahal,” pungkasnya. (*)

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Parlemen Bayangan Kritik Survei CELIOS, Nilai Zulhas Tak Layak Masuk Menteri Terburuk
SMAN 1 Tambun Selatan Perkuat Karakter Siswa di Era AI Lewat Program BAGEUR
Syahrir DPRD Jabar Bekali Siswa SMAN 1 Tambun Selatan Ilmu Kepemimpinan
Pemkab Bekasi Normalisasi Kali CBL 16 Km, Target Rampung Akhir Tahun
Bapenda Kejar Tunggakan Pajak Kendaraan, Operasi Digelar hingga Akhir Tahun
Bapenda Tegaskan Air Tanah Rumah Tangga Tak Otomatis Kena Pajak
Pajak Kabupaten Bekasi Tembus Rp2,93 Triliun, BPHTB Baru Capai 65,43 Persen
Camat Cibitung Pastikan Pelayanan Desa Pascapilkades Tetap Berjalan Normal

Berita Terkait

Rabu, 14 Oktober 2026 - 15:29 WIB

Parlemen Bayangan Kritik Survei CELIOS, Nilai Zulhas Tak Layak Masuk Menteri Terburuk

Rabu, 14 Oktober 2026 - 15:03 WIB

SMAN 1 Tambun Selatan Perkuat Karakter Siswa di Era AI Lewat Program BAGEUR

Rabu, 14 Oktober 2026 - 12:38 WIB

Syahrir DPRD Jabar Bekali Siswa SMAN 1 Tambun Selatan Ilmu Kepemimpinan

Selasa, 13 Oktober 2026 - 18:59 WIB

Pemkab Bekasi Normalisasi Kali CBL 16 Km, Target Rampung Akhir Tahun

Selasa, 13 Oktober 2026 - 14:34 WIB

Bapenda Kejar Tunggakan Pajak Kendaraan, Operasi Digelar hingga Akhir Tahun

Berita Terbaru

Pemain PERSIB Bandung merayakan kemenangan 1-0 atas Cong Viettel FC pada pertandingan Grup E AFC Champions League Two 2026/2027 di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, Rabu (14/10/2026). Foto istimewa Persib Bandung.

Olahraga

Drama Dua Kartu Merah, PERSIB Tetap Tekuk Cong Viettel 1-0

Rabu, 14 Okt 2026 - 22:16 WIB