Bekasi -Komitmen dalam meningkatkan pelayanan air bersih terus ditunjukkan Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Tirta Bhagasasi. Terbaru, Perumda milik Pemerintah Kabupaten Bekasi ini secara resmi menyerahkan dua unit aset operasional lengkap dengan personelnya kepada Perumda Tirta Patriot milik Pemerintah Kota Bekasi.
Penyerahan berlangsung di Pendopo Pemkot Bekasi, Bekasi Selatan, Selasa (22/7), sebagai bagian dari proses pemisahan aset antara dua pemerintah daerah, Kabupaten dan Kota Bekasi.
Dua unit aset yang diserahkan yakni Cabang Rawalumbu dan Cabang Pembantu Setiamekar, yang secara administratif memang berada di wilayah Kota Bekasi. Proses serah terima dilakukan secara simbolis melalui penandatanganan Berita Acara Serah Terima Aset dan Layanan oleh Bupati Bekasi, Ade Kuswara Kunang, dan Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto.
“Pemkab Bekasi menjalankan kewajiban dengan menyerahkan dua titik aset, dan ini menjadi langkah awal dari proses yang lebih besar. Kami harap aset ini bisa dimanfaatkan dengan maksimal oleh Pemkot Bekasi demi pelayanan kepada masyarakat,” ujar Bupati Ade Kunang.
Alih Tugas Pegawai dan Transformasi Layanan
Penyerahan aset ini juga mencakup alih status pegawai. Dua perwakilan dari Tirta Bhagasasi, Fauzi Zain (Kepala Cabang Pembantu Setiamekar) dan Eko Robian (Kepala Instalasi Zona 4 Cabang Rawalumbu), secara simbolis berganti seragam sebagai tanda resmi menjadi bagian dari Perumda Tirta Patriot.
Direktur Utama Perumda Tirta Bhagasasi, Reza Lutfi, menegaskan bahwa langkah ini adalah bagian dari restrukturisasi pelayanan air minum yang mengedepankan kepentingan publik.
“Pemisahan ini tidak mengakhiri kerja sama dua perusahaan. Sinergi tetap kami jaga, terutama di wilayah perbatasan yang butuh kolaborasi teknis dan operasional,” jelas Reza.
Reza juga menambahkan bahwa proses ini merupakan bagian dari transformasi tata kelola air bersih, yang diharapkan membawa dampak positif terhadap keandalan pasokan air di wilayah Kabupaten dan Kota Bekasi.
Empat Aset, Dua Tahap, Satu Tujuan
Dalam sambutannya, Bupati Ade Kunang menyebutkan bahwa dua aset lainnya akan diserahkan pada akhir tahun 2025. Ia juga menegaskan bahwa penyelesaian kepemilikan aset di luar struktur Perumda yang berada lintas wilayah harus dilakukan secara kekeluargaan dan berdasarkan aturan yang berlaku.
“Kami berkomitmen untuk menyelesaikan seluruh proses ini demi kepentingan bersama. Yang utama adalah masyarakat tetap mendapatkan pelayanan air bersih yang optimal,” ungkapnya.
Sinergi Tanpa Batas Wilayah
Meski dilakukan pemisahan administrasi dan aset, Reza Lutfi menekankan bahwa semangat kerja sama dan prinsip aglomerasi tetap menjadi ruh utama hubungan Tirta Bhagasasi dan Tirta Patriot.
“Ini bukan akhir, melainkan penataan ulang. Kami tetap saling membutuhkan. Sinergi dan pelayanan publik tetap jadi fokus utama kami,” pungkas Reza.
Acara serah terima tersebut turut dihadiri oleh jajaran pejabat dari kedua daerah, termasuk Asda II Kabupaten Bekasi Iwan Ridwan, Asda I Kota Bekasi Sri Enny Mainiarti, Sekda Kota Bekasi Junaedi, dan Dirut Perumda Tirta Patriot Ali Imam Fariyadi. (Adv)










