Dua Kali Gagal Operasi, Sumantri Tergolek Tak Berdaya

- Redaksi

Minggu, 13 Agustus 2017 - 17:02 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🎯 Promosikan Bisnis Anda di rakyatjabarnews.com
Hubungi Kami !

RakyatJabarNews.com – Nuansa malam menyiratkan ketemaraman, tatkala kerumunan remaja lelaki meriung di serambi kediaman Sumantri. Lelaki berusia 43 tahun, tergolek tak berdaya, akibat dua kali gagal operasi Hernia oleh RSUD Kota Bekasi.

Melalui informasi, Muhammad Ali, saudara Sumantri, dipandu Mujiyanto anggota Pokdarkamtibmas, didampingi relawan pada Selasa (8/8/2017) malam menyambangi Ahmad yang masih terkulai di atas pembaringan.

Tampak Tony sang adik sedang sibuk mempersiapkan kain kanvas dan perban untuk menutupi luka menganga di bagian perutnya Sumantri alias Ahmad. Di sebelah kanan seorang pria menggosok tangan kanan Ahmad dengan sebilah bambu.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Meski perutnya tampak banyak jahitan pasca operasi Hernia yang kurang elok dilihat, dan terlihat faeces keluar dari lubang perut sebelah kiri. Meski demikian, Sumantri masih tampak familiar di tengah sakit yang menderanya.

Baca Juga :  Tim SAR Temukan Titik Bangkai Pesawat Latih Cessna

“Ya, sudah lebih dari sebulan, tergeletak. Badan terasa sakit dan masih nyeri. Selain nyeri juga pegal,” tukas anggota Pokdarkamtibmas jajaran Selat 27.10 Kelurahan Jaka Mulya saat berbincang ringan dengan Megapolindonesia.

Ditandaskan Ahmad panggilan akrab suami Masnah ini, bahwasanya selain ia menjalani operasi Hernia, ususnya pun dipotong sekitar satu meter lebih.

“Alhamdulillah sekarang terasa sudah mulai membaik. Yang jelas keinginan pasti cepat sembuh. Dan, tentang usus yang dipotong, saya nggak tahu, kan yang bawa pulang keluarga saya,”tukasnya.

Ditandaskan Sumantri, “Ya awalnya Hernia dan bagian kemaluan bengkak, lalu ususnya dipotong satu meter lebih katanya. Saya kan nggak sadar. Katanya ususnya dianggap rusak sehingga harus dipotong dan sudah dikubur ususnya.”

Operasi pertama sehari pasca Idul Fitri dianggap gagal dan kali yang kedua diperkirakan jeda seminggu setelah operasi pertama. Operasi pertama jahitan jebol terbilang mengenaskan.

Baca Juga :  Bhayangkara FC vs Mitra Kukar, akan Tampil dengan Kekuatan Penuh

“Ya operasi pertama gagal, dan perutnya bocor, yang pertama parah dan yang ke dua kemarin mendingan,”t ukas Tony.

Dampak kegagalan operasi yang dilakukan tim dokter RSUD telah membuat bagian perut Ahmad penuh tambalan. Diakui oleh Tony dokter yang menangani 3 kali operasi Hernia kakaknya (operasi pertama ditambah 2 kali gagal) dokternya sama.

“Dokter RSUD yang nangani dari operasi yang pertama hingga 2 kali operasi lagi dokter. Ya, habis operasi juga nggak dikasih tahu dan dokter Raiya juga nggak ngasih pesan pesan apa dan arahan dokter nggak ada.”

Diakui Tony perban dan yang lainnya, ia tebus sendiri. “Perbannya beli sendiri, kalau dijumlah banyaklah dan kemarin dalam seminggu terakhir habis 2 juta lebih. Yang ganti verban ya saya rutin setiap hari,” urainya.

Baca Juga :  Mitsubishi Lebaran Care Campaign, Dari Ramadhan Sampai Lebaran Lewat

Diakui oleh Tony bahwa pasca keluar dari RSUD operasi yang terakhir mendapatkan obatnya dan kondisi yang terakhir sudah membaik.

“Ya, untuk obat sih dikasih dari RSUD Kota Bekasi. Kini kondisinya sudah lebih baik, lumayanlah dibanding yang pertama.”

Selain kerap panggil dokter, ada pula seorang mantri yang rutin datang kontrol kondisi warga yang bermukim di Kampung Ceger Cikunir RT 01 RW 12, Kelurahan Jaka Mulya, Bekasi Selatan.

“Ya kalau setiap hari manggil dokter pasti duit juga. Kalau pak Ujang mantri memang sering datang dan setiap datang kita bayar jasanya Rp 75 ribu dan itu di luar obat,” pungkasnya. (RJN)

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

DLH Kota Bekasi Susur Kali Bekasi, Tak Temukan Pipa Limbah Industri
Semarak HUT Bekasi dan RI, Cibitung Dorong Warga Makin Gemar Berolahraga
Ada Apa? KAMMI Kota Bekasi Temui Kapolres Putu Kholis, Ini yang Dibahas
Tak Banyak yang Tahu, Hotel Manager Ini Pernah Jadi Staff Laundry hingga Driver
Bukan Sekadar Lomba Cerpen, 15 Pelajar Bekasi Berebut Juara dan Karya Mereka Bakal Dibukukan
1.800 Ton Sampah Menumpuk Tiap Hari, Zulhas Ungkap PR Besar Kota Bekasi
Primebiz Hotel Cikarang Tawarkan Satu Tempat untuk Bisnis, Staycation hingga Perayaan
Pemkab Bekasi Dorong Museum KH. Noer Ali, Jadi Pusat Edukasi Sejarah
Tag :

Berita Terkait

Jumat, 28 Agustus 2026 - 13:16 WIB

DLH Kota Bekasi Susur Kali Bekasi, Tak Temukan Pipa Limbah Industri

Jumat, 28 Agustus 2026 - 11:41 WIB

Semarak HUT Bekasi dan RI, Cibitung Dorong Warga Makin Gemar Berolahraga

Jumat, 28 Agustus 2026 - 11:10 WIB

Ada Apa? KAMMI Kota Bekasi Temui Kapolres Putu Kholis, Ini yang Dibahas

Jumat, 28 Agustus 2026 - 09:14 WIB

Tak Banyak yang Tahu, Hotel Manager Ini Pernah Jadi Staff Laundry hingga Driver

Kamis, 27 Agustus 2026 - 19:12 WIB

Bukan Sekadar Lomba Cerpen, 15 Pelajar Bekasi Berebut Juara dan Karya Mereka Bakal Dibukukan

Berita Terbaru

Kerjasama Hubungi Kami