Presiden Prabowo Merasa Ada Raja Kecil Dalam Birokrasi, Diduga Tak Terima Penghematan Anggaran

- Redaksi

Selasa, 11 Februari 2025 - 11:40 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🎯 Promosikan Bisnis Anda di rakyatjabarnews.com
Hubungi Kami !

Presiden Prabowo Subianto terus menunjukkan komitmennya dalam melakukan penghematan anggaran.

i

Presiden Prabowo Subianto terus menunjukkan komitmennya dalam melakukan penghematan anggaran.

Nasional – Presiden Prabowo Subianto terus menunjukkan komitmennya dalam melakukan penghematan anggaran. Lantaran dana tersebut akan berfokus pada kesejahteraan rakyat.

Apa yang diupayakan Presiden ke-8 dirasa mendapatkan dukungan banyak pihak khusus rakyat. Prabowo menyebut rakyat Indonesia tidak bisa dibohongi lagi.

Saya benar-benar merasa mendapat perkuatan hari ini, dan setiap saat ketika saya turun melihat rakyat di mana-mana. Saya merasakan rakyat Indonesia sudah tidak bisa dibohongi lagi,” kata Prabowo dalam sambutannya di Kongres XVIII Muslimat NU, Senin (10/2/2025).

Prabowo juga mengatakan akan terus melakukan penghematan, menurutnya masih banyak pengeluaran yang dirasa tidak perlu. Dia pun ingin menutup celah korupsi tersebut sebagai upaya menciptakan pemerintah yang bersih

“Saya ingin pengeluaran-pengeluaran yang tidak perlu, pengeluaran-pengeluaran yang mubazir, pengeluaran-pengeluaran yang hanya menjadi alasan untuk korupsi, dihentikan dan dibersihkan,” jelasnya.

Dari kebijakan tersebut Prabowo menyebut ada pihak yang melawannya, Ia juga menyinggung seolah ada raja kecil di dalam birokrasi yang merasa kebal hukum.

Baca Juga :  Banjir Bandang Terjang Kampung Pansiunan Bogor

Namun, Prabowo tak gentar untuk terus melakukan penghematan dirinya menegaskan uang tersebut untuk rakyat termasuk menjalankan program makanan bergizi gratis untuk seluruh anak di Indonesia.

“Ada yang melawan saya, Ada yang dalam birokrasi merasa sudah kebal hukum, merasa sudah menjadi raja kecil. Tapi saya ingin menghemat uang! Uang itu untuk rakyat, untuk memberi makan anak-anak rakyat.

Sebelumnya Presiden Prabowo Subianto menerbitkan Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 1 Tahun 2025 yang mengatur efisiensi belanja dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) serta Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tahun 2025.

Baca Juga :  Dian Siswarini Resmi Pimpin ATSI 2025–2029, Komit Dorong Akselerasi Transformasi Digital Indonesia

Kebijakan ini bertujuan untuk mengoptimalkan penggunaan anggaran guna meningkatkan efektivitas pengelolaan keuangan negara.

Dalam instruksi tersebut, pemerintah menargetkan efisiensi anggaran sebesar Rp 306,7 triliun. Dari jumlah itu, Rp 256,1 triliun berasal dari pemangkasan belanja kementerian dan lembaga (K/L), sementara Rp 50,6 triliun dihemat dari dana transfer ke daerah (TKD). (*)

Penulis : Aldi Salman

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Demi Keselamatan Siswa, Akses SMAN 20 Bekasi Dibongkar dan Diperlebar 8 Meter
HUT ke-105, RSD Gunung Jati Perkuat Layanan Rujukan
Rp4,5 Miliar Jadi Sorotan, Kasus Korupsi Tirta Bhagasasi Segera Meja Hijau
Bukan Perkara Pidana, Datun Kejari Kabupaten Bekasi Justru Pulihkan Rp4 Miliar Lebih
Kejari Bekasi Selamatkan Rp40,1 Miliar Uang Negara, 739 Perkara Ditangani
Wayang Ajen Meriahkan Pembukaan PNBK Jilid III di Plaza Patriot Bekasi
BPBD Kabupaten Bekasi Kirim 20 Ton Bantuan ke NTT
DLH Kota Bekasi Susur Kali Bekasi, Tak Temukan Pipa Limbah Industri

Berita Terkait

Selasa, 1 September 2026 - 16:28 WIB

Demi Keselamatan Siswa, Akses SMAN 20 Bekasi Dibongkar dan Diperlebar 8 Meter

Selasa, 1 September 2026 - 06:44 WIB

HUT ke-105, RSD Gunung Jati Perkuat Layanan Rujukan

Senin, 31 Agustus 2026 - 18:15 WIB

Rp4,5 Miliar Jadi Sorotan, Kasus Korupsi Tirta Bhagasasi Segera Meja Hijau

Senin, 31 Agustus 2026 - 13:00 WIB

Kejari Bekasi Selamatkan Rp40,1 Miliar Uang Negara, 739 Perkara Ditangani

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 20:21 WIB

Wayang Ajen Meriahkan Pembukaan PNBK Jilid III di Plaza Patriot Bekasi

Berita Terbaru

RSD Gunung Jati Kota Cirebon genap berusia 105 tahun. Wali Kota Effendi Edo mendorong penguatan layanan dan transformasi rumah sakit sebagai rujukan utama Ciayumajakuning.

Cirebon

HUT ke-105, RSD Gunung Jati Perkuat Layanan Rujukan

Selasa, 1 Sep 2026 - 06:44 WIB