Atap Stadion Wibawa Mukti Rusak, Pemkab Bekasi dan PUPR Lakukan Inventarisasi

- Redaksi

Selasa, 22 Oktober 2024 - 15:32 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🎯 Promosikan Bisnis Anda di rakyatjabarnews.com
Hubungi Kami !

Bekasi – Pemerintah Kabupaten Bekasi dan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melakukan inventarisasi kerusakan pada stadion Wibawa Mukti yang rusak akibat diterjang angin kencang, pada Senin (21/10/2024).

Penjabat (Pj) Bupati Bekasi Dedi Supriyadi mengatakan, dari hasil tinjauannya terdapat kerusakan parah pada atap stadion dibagian tribun barat, padahal menurutnya dalam waktu dekat stadion Wibawa Mukti akan segera diresmikan.

“Itu lumayan cukup parah di sisi tribun barat hampir terdampak dari sisi atap, reling yang tadi dilihat juga terbang. Dan syukur alhamdulillah nya pada saat kejadian tidak ada korban jiwa dan sedang tidak ada kegiatan atau event,” jelas Dedi usai meninjau kondisi terkini stadion, pada Selasa (22/10/2024).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sebelumnya kata Dedi, beberapa perbaikan fisik juga sudah dilakukan oleh Kementerian PUPR untuk kenyamanan, seperti ruang ganti serta beberapa kursi penonton di tribun karena rencananya stadion kebanggaan masyarakat Bekasi itu rencana akan segera diresmikan.

Baca Juga :  Tri Adhianto Bidik Stadion Patriot Jadi Magnet Sport City Bekasi

“Tentunya kita tetap berkordinasi dengan semua pihak terkait, kebetulan juga Stadion Wibawa Mukti, Kabupaten Bekasi sebenarnya posisi saat ini sedang ingin diresmikan,” ungkapnya.

Namun, peristiwa hujan deras disertai angin kencang yang berakibat rusaknya sebagian atap stadion Wibawa Mukti, sehingga rencana peresmian pun harus di tunda. Dedi menyebut, berdasarkan informasi data dari Badan Meteorologi dan Geofisika (BMKG) angin kencang yang terjadi pada Senin 21 Oktober 2024 kemarin memiliki kecepatan 50 kilometer perjam.

“Jadi berdasarkan data BMKG di wilayah ini tepatnya di lokasi stadion wibawamukti angin kencang, hujan lebat dan sebagainya kecepatan angin dengan badai dan sebagainya hampir mendekati 50 tepatnya 49 km per jam,” ujarnya.

Baca Juga :  Genjot Penjualan, Goldmart Bekasi Kampanyekan Perhiasan di Bulan Ramadan dan Idul Fitri

“Upaya-upaya pemerintah kita tetap melakukan dan tentunya ini masih asesmen dan sampai sekarang masih di hitung kerugian dan segala macam nya termasuk ada beberapa rumah warga di sekitar,” ujarnya ded

Dedi mengatakan, Pemerintah Kabupaten Bekasi berusaha melakukan penanganan dengan cepat kerusakan yang terjadi pada sejumlah fasilitas stadion Wibawa Mukti akibat diterjang angin puting beliung.

Untuk sementara waktu Ia menegaskan bahwa stadion Wibawa Mukti tidak dapat dipergunakan kegiatan dan event hingga proses perbaikan selesai dilakukan.

“Tentunya kami akan segera mengajukan permohonan karena ini menjelang di penghujung tahun anggaran di 2025 mungkin ini juga anggaran nya lumayan jadi kita berupaya untuk mengajukan kepada Pemerintah Pusat untuk upaya-upaya perbaikan nya karena ini kalo memang sepenuhnya disempurnakan tentunya membutuhkan biaya yang cukup besar,” ujarnyam

Baca Juga :  Pemkab Bekasi dan Deltamas Kaji Pelebaran Exit Tol untuk Atasi Kemacetan

Sebelumnya, atap stadion Wibawa Mukti di Kecamatan Cikarang Timur, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat porak poranda setelah diterjang angin kencang yang terjadi saat hujan deras turun mengguyur wilayah Kabupaten Bekasi, pada Senin (21/10/2024) kemarin sore.

Menurut Asep (39) warga disekitar lokasi stadion Wibawa Mukti mengatakan, atap stadion berbahan polikarbonat itu berhamburan diterpa angin kencang yang disertai dengan turunnya hujan deras.

“Tadi itu sekitar jam setengah tigaan lah, angin itu dibarengin sama hujan kaya badai gitu dah,” jelas Asep saat ditemui di lokasi. (*)

 

Penulis : Aziz

Editor : Dodo

Sumber Berita: rakyatjabarnews.com

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pilkades Muktiwari Memanas! Bahrudin No. 1 dan Rusdi No. 2 Mulai Adu Program 12 September
Abu Vulkanik Anak Krakatau Jadi Perhatian, Pemkot Bekasi Bagikan Masker
Fajar Paper Siapkan Fasilitas Pengolahan Limbah, Aktivitas Truk Bakal Ditata
Kota Bekasi Peringkat 6 Wilayah Terinovatif Indonesia
Abu Vulkanik Anak Krakatau Sampai Bekasi, Tri Adhianto Minta Warga Waspada
Jalan Ditutup, Warga Terdampak! Komisi III Desak Pengembang Punya Akses Sendiri
Komisi III DPRD Kabupaten Bekasi Panggil Fajar Paper, Pastikan Perizinan Pengolahan Limbah Lengkap
Video CCTV Lift Viral, Eks Caleg Jabar VII Siapkan Langkah Hukum

Berita Terkait

Jumat, 11 September 2026 - 19:32 WIB

Pilkades Muktiwari Memanas! Bahrudin No. 1 dan Rusdi No. 2 Mulai Adu Program 12 September

Selasa, 8 September 2026 - 15:27 WIB

Abu Vulkanik Anak Krakatau Jadi Perhatian, Pemkot Bekasi Bagikan Masker

Senin, 7 September 2026 - 19:24 WIB

Fajar Paper Siapkan Fasilitas Pengolahan Limbah, Aktivitas Truk Bakal Ditata

Senin, 7 September 2026 - 16:35 WIB

Kota Bekasi Peringkat 6 Wilayah Terinovatif Indonesia

Senin, 7 September 2026 - 16:20 WIB

Abu Vulkanik Anak Krakatau Sampai Bekasi, Tri Adhianto Minta Warga Waspada

Berita Terbaru

Pengunjung melihat produk dan teknologi industri yang dipamerkan dalam GIFA Indonesia dan METEC Indonesia 2026 di JIExpo Kemayoran, Jakarta, Rabu (9/9/2026). Pameran ini diikuti lebih dari 260 eksibitor dari 19 negara dan menampilkan berbagai solusi teknologi untuk industri logam dan manufaktur.

Jakarta

GIFA Indonesia dan METEC Indonesia 2026 Resmi Dibuka

Rabu, 9 Sep 2026 - 12:23 WIB