Datangi Pengungsian Korban Kebakaran Kilang Pertamina, Berikut Catatan Anggota Komisi VIII

- Redaksi

Rabu, 31 Maret 2021 - 13:57 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🎯 Promosikan Bisnis Anda di rakyatjabarnews.com
Hubungi Kami !

RJN, Indramayu – Anggota Komisi VIII DPR RI, Hj Selly Andriany  Gantina AMd meninjau lokasi pengungsian warga terdampak kebakaran kilang PT Pertamina RU VI Balongan, Selasa (30/3/2021) malam, di GOR Bumi Patra Kabupaten Indramayu.

Selly mengapresiasi PT Pertamina yang sudah bertanggung jawab terhadap warga yang terdampak. Sedangkan Kementerian Sosial (Kemensos), BPBD Indramayu dan Dinas Sosial akan membantu kebutuhan dasar sesuai aturan undang-undang.

” Jangan sampai warga tidak terurus oleh negara. Negara ini maksudnya bisa pemda maupun pemerintah pusat,” ujarnya.

Dalam peninjauan tersebut, Selly memberikan catatan khusus, baik untuk Kemensos RI, Pemerintah Kabupaten Indramayu maupun PT Pertamina (Persero) dalam penanggulangan bencana non-alam, seperti kegagalan teknologi.

“Undang-undang Penanggulangan Bencana masih dalam pembahasan dan memungkinkan penanggulangan bencana non-alam, seperti karena kegagalan teknologi, bisa dimasukkan,” ujar Selly.

Politisi PDI Perjuangan itu juga menegaskan, bahwa ada pembelajaran dari insiden ini. Bagi Pemkab Indramayu harus tegas apabila ada investor yang hendak eksploitasi dan eksplorasi alam di Indramayu.

Baca Juga :  Anggota DPRD Kota Bekasi Dukung Vaksinasi Covid-19 Sesi Pertama

Dari insiden ini pasti ada zat kimia yang jangan dianggap sepele. Kemudian radius berapa jarak aman untuk permukiman warga. Hal ini perlu dibahas secara tegas,” kata dia.

Selly juga meminta kepada Pemkab Indramayu untuk memperhatikan juga nasib pengungsi yang masih sekolah, terutama kelas 12 SMA.

Baca Juga :  Dinas Sosial Kirim Bantuan di Sejumlah Wilayah Terdampak Banjir

“Jangan sampai mereka tidak bisa mengikuti ujian secara nasional. Perlu ada fasilitas memadai agar tetap bisa ikut meski kondisinya darurat,” jelas mantan wakil bupati Cirebon.

Sedangkan catatan untuk Kemensos RI, Selly mengatakan, harus diperhatikan juga terkait protokol kesehatan di tempat pengungsian. Karena saat ini masih dalam kondisi pandemi Covid-19.

” Jangan sampai pengungsian jadi kluster baru penyebaran Covid-19. Maka harus diperhatikan juga,” paparnya.

(red)

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Asep Surya Atmaja Tunggu Proses Jadi Bupati Definitif, DPRD Bekasi Siapkan Usulan
DPRD Bekasi Siapkan Paripurna Bupati Definitif, Ade Sukron Ungkap Tahapannya
Plt Bupati Bekasi Minta Maaf ke Media, Undang Perwakilan Massa Berdialog
Pemkab Bekasi Normalisasi Kali CBL 16 Km, Target Rampung Akhir Tahun
Bapenda Kejar Tunggakan Pajak Kendaraan, Operasi Digelar hingga Akhir Tahun
Bapenda Tegaskan Air Tanah Rumah Tangga Tak Otomatis Kena Pajak
Pajak Kabupaten Bekasi Tembus Rp2,93 Triliun, BPHTB Baru Capai 65,43 Persen
Monev PPID 2026, BPKAD dan Kecamatan Bekasi Utara Terbaik

Berita Terkait

Jumat, 16 Oktober 2026 - 17:42 WIB

Asep Surya Atmaja Tunggu Proses Jadi Bupati Definitif, DPRD Bekasi Siapkan Usulan

Kamis, 15 Oktober 2026 - 15:44 WIB

DPRD Bekasi Siapkan Paripurna Bupati Definitif, Ade Sukron Ungkap Tahapannya

Kamis, 15 Oktober 2026 - 13:54 WIB

Plt Bupati Bekasi Minta Maaf ke Media, Undang Perwakilan Massa Berdialog

Selasa, 13 Oktober 2026 - 18:59 WIB

Pemkab Bekasi Normalisasi Kali CBL 16 Km, Target Rampung Akhir Tahun

Selasa, 13 Oktober 2026 - 14:34 WIB

Bapenda Kejar Tunggakan Pajak Kendaraan, Operasi Digelar hingga Akhir Tahun

Berita Terbaru

Anggota Pokdarwis Kuya Asih Belawa mengikuti pendampingan digital marketing pariwisata untuk meningkatkan promosi destinasi wisata Kura-kura Belawa. (Istimewa)

Cirebon

Pokdarwis Kuya Asih Perkuat Promosi Digital Wisata Belawa

Minggu, 18 Okt 2026 - 18:14 WIB